Alamak, Juara Bertahan Tersungkur! Megatron Cs Dibantai 3-0, Phonska Kirim Peringatan Keras di Proliga 2026
- instagram JPEVolley
Dampak ke Klasemen: Gagal Rebut Takhta Reguler
Secara klasemen, laga ini menentukan siapa yang finis sebagai pemuncak musim reguler Proliga 2026. Sebelum pertandingan, kedua tim sudah mengamankan tiket final four.
Namun status juara babak penyisihan tetap krusial karena berpengaruh pada peta persaingan selanjutnya.
Phonska kini mengoleksi sembilan kemenangan dan 26 poin, lengkap dengan rasio set impresif 2,900. Sementara Pertamina Enduro tertahan di posisi kedua dengan delapan kemenangan dan 24 poin serta rasio set 2,154.
Selisih tersebut memang tipis secara angka, tetapi dominasi head-to-head musim ini membuat Phonska tampil lebih meyakinkan.
Bagi Megatron cs, posisi runner-up tetap memberi peluang besar di final four. Namun kekalahan telak ini menjadi alarm serius.
Apalagi pada pertemuan sebelumnya di putaran pertama, Pertamina juga tumbang 1-3 dari Phonska. Artinya, sepanjang musim reguler, Enduro belum menemukan formula untuk menaklukkan rival utamanya itu.
Final Four Menanti, Mampukah Megatron Bangkit?
Meski kalah, perjalanan Jakarta Pertamina Enduro belum berakhir. Final four akan menjadi panggung sesungguhnya untuk membuktikan mental juara mereka.

- instagram JPEVolley
Pengalaman Megawati Hangestri sebagai motor serangan tetap menjadi aset penting, tetapi konsistensi tim secara keseluruhan harus segera dibenahi.
Di sisi lain, kemenangan straight set ini memperlihatkan bahwa Phonska bukan sekadar pemuncak klasemen di atas kertas.
Mereka menunjukkan kematangan taktik, kedalaman rotasi pemain, dan stabilitas performa yang membuat para pesaing wajib waspada.
Jika ingin mempertahankan mahkota, Megatron cs harus mampu membaca ulang pola permainan Phonska dan memperbaiki efektivitas serangan.
Kekalahan di Sentul bisa menjadi cambuk positif, atau justru tekanan mental, tergantung bagaimana mereka meresponsnya.
Satu hal yang pasti, Proliga 2026 memasuki fase paling menegangkan. Sang juara bertahan sudah dijatuhkan di musim reguler.
Kini pertanyaannya, mampukah Jakarta Pertamina Enduro membalikkan keadaan di final four, atau Phonska benar-benar siap merebut takhta musim ini? (udn)
Load more