Pupus Sudah! Bandung BJB Tandamata Tersingkir dari Final Four Proliga 2026 Usai Dibungkam Popsivo Polwan
- Instagram Bandung BJB Tandamata
tvOnenews.com - Harapan Bandung bjb Tandamata untuk kembali menembus final four Proliga akhirnya benar-benar kandas.Â
Kekalahan di seri keempat putaran kedua menjadi penutup pahit perjalanan mereka musim ini. Untuk kali ketiga secara beruntun, tim asal Bumi Priangan itu gagal menembus empat besar dan harus mengakhiri musim reguler dengan kekecewaan.
Pukulan telak datang saat mereka takluk dari Jakarta Popsivo Polwan di GOR Candradimuka, Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul, Bogor, Kamis (19/2/2026).Â
Skor 1-3 (12-25, 16-25, 25-20, 17-25) memastikan peluang Bandung bjb tertutup rapat, bahkan sebelum kompetisi benar-benar usai.
Tersingkir di Seri Keempat Putaran Kedua
Dalam laga krusial tersebut, Bandung bjb sempat mencoba bangkit setelah tertinggal dua set awal.
Namun perlawanan mereka hanya berbuah kemenangan di set ketiga sebelum kembali kehilangan momentum pada set keempat. Kekalahan ini menjadi yang ketujuh dari 11 pertandingan musim ini.
Dengan koleksi empat kemenangan dan 12 poin, Bandung bjb dipastikan finis di peringkat keenam klasemen Proliga 2026, meski masih menyisakan satu laga melawan Jakarta Livin Mandiri pada 22 Februari.Â
Posisi tersebut tak lagi cukup untuk mengejar dua slot tersisa menuju final four. Sebaliknya, kemenangan ini membuat Popsivo Polwan semakin dekat dengan tiket semifinal.Â
Tim asuhan Darko Dobreskov kini mengemas enam kemenangan dari 11 laga dan hanya memerlukan satu kemenangan tambahan untuk mengunci posisi empat besar.Â
Pada laga terakhir, mereka akan menghadapi Medan Falcons, tim yang pada putaran pertama sudah mereka kalahkan dengan skor 3-0 (25-20, 25-19, 25-14).

- Instagram Bandung BJB Tandamata
Peluang BJB Paling Tipis
Melansir dari instagram Volinews, pelatih Bandung bjb, Risco Herlambang, sejak awal menyadari bahwa peluang timnya paling kecil dibanding tiga pesaing lain dalam perebutan dua tiket tersisa.
Ada empat tim yang bersaing memperebutkan dua tempat di final four, dan secara realistis Bandung bjb berada di posisi dengan kans paling tipis.
Risco juga mengungkapkan bahwa dirinya telah meminta para pemain tampil tanpa tekanan agar bisa mengeluarkan kemampuan terbaik.Â
Namun ia menilai faktor mental menjadi kendala, terutama karena mayoritas skuad dihuni pemain muda. Saat tertinggal di dua set awal, performa tim cenderung menurun karena tekanan pertandingan yang begitu besar.
Menurutnya, komposisi tim yang banyak diisi pemain junior dan wajah baru membuat beban untuk menang terasa lebih berat.Â
Ia sudah meminta anak asuhnya bermain lepas sesuai kemampuan, tetapi situasi di lapangan tak selalu berjalan sesuai rencana.
Awal Menjanjikan, Akhir Mengecewakan
Ironisnya, perjalanan Bandung bjb pada awal musim sempat menjanjikan. Mereka mampu meraih tiga kemenangan dari lima laga pertama dan bahkan menempati posisi kedua klasemen sementara di bawah Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia.
Tiga kemenangan awal diraih saat menghadapi Jakarta Livin Mandiri, Medan Falcons, dan Jakarta Pertamina Enduro.Â
Risco menilai start tersebut memberi harapan besar karena timnya bahkan mampu menumbangkan Pertamina Enduro dan hampir mengalahkan PLN.
Namun situasi berubah setelah seri di Medan. Risco menjelaskan bahwa komposisi tim mulai timpang karena beberapa pemain terserang sakit, termasuk demam berdarah. Kondisi itu membuat kestabilan performa terganggu.
Di saat yang sama, performa pemain asing Bandung bjb justru menurun, sementara pemain asing tim lain menunjukkan peningkatan signifikan.
Kehadiran Madeline Guillen yang sebelumnya sukses membawa Bandung bjb meraih gelar Proliga 2022 dan 2023 juga belum mampu mengubah keadaan.Â
Ia baru bergabung ketika kompetisi hampir berakhir dan tim hanya memiliki dua laga tersisa, sehingga dampaknya tidak maksimal.
Risco menegaskan bahwa hasil musim ini menjadi tanggung jawabnya sebagai pelatih. Ia menyadari bahwa baik buruknya performa tim tetap berada di bawah kendalinya.
Dengan kegagalan ini, Bandung bjb kembali harus melakukan evaluasi besar untuk musim mendatang. Tiga musim beruntun tanpa final four menjadi alarm keras bagi manajemen.Â
Sementara Popsivo Polwan tinggal selangkah lagi mengamankan tiket semifinal, Bandung bjb harus menerima kenyataan pahit: perjuangan mereka di Proliga 2026 berhenti sebelum fase penentuan dimulai. (udn)
Â
Load more