News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnas Bowling Putra Bertekad Raih Emas pada Nomor Team of Four SEA Games Vietnam

Tim nasional bowling putra bertekad untuk merebut emas nomor team of four SEA Games Vietnam yang berlangsung di Hero World Bowling Center, Hanoi, Rabu (18/5).
Rabu, 18 Mei 2022 - 07:26 WIB
Timnas Bowling Indonesia
Sumber :
  • Antara

Hanoi - Tim nasional bowling putra yang hari ini akan bertanding bertekad untuk merebut emas nomor team of four SEA Games Vietnam yang akan dilangsungkan di Hero World Bowling Center, Hanoi, Vietnam.

Tim bowling putra belum dapat membawa pulang medali pada nomor team of four putra pada SEA Games Filipina 2019 dan harus puas dengan medali perak pada SEA Games Malaysia 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hardy Ramhadian berharap impiannya untuk mendapatkan emas team of four putra SEA Games dapat terwujud. 

Hardy sudah berhasil mempertahankan gelar ganda putra yang dia dapat di SEA Games Filipina 2019, namun dirinya belum bisa bernafas lega jika belum mendapatakan emas untuk nomor team of four SEA Games Vietnam kali ini. 

"Karena itu salah satu impian saya juga, mungkin teman-teman juga ingin di timnya dapat emas, mungkin kita kemarin enggak dapat, sebelumnya perak doang," kata Hardy.

Menurutnya keberhasilan mendapatkan emas akan menjadi suatu kebanggaan bagi dirinya dan juga tim putra Indonesia. Namun, dia mengaku tidak ada strategi khusus untuk pertandingan hari ini.

"Main santai, jangan kepancing sama lawan, fokus sih, komunikasi yang paling penting kalau kita main tim," ujar Hardy.

Pada nomor beregu empat orang putra, Hardy akan berjuang bersama Ryan Leonard Lalisang, Diwan Rezaldy Syahril dan Yeri Ramadona.

Sementara itu, untuk nomor beregu empat orang putri yang juga akan dipertandingkan hari ini akan menampilkan Putty Insavilla Armein, Sharon Adelina L Santoso, Shinta Ceysaria Yunita dan Tannya Roumimper.

Bergulir mulai Senin, timnas bowling telah mengumpulkan satu emas, satu perak dan satu perunggu. Perak dipersembahkan oleh Sharon Adelina L Santoso/Tannya Roumimper pada nomor ganda putri. Sementara, perunggu diraih oleh Ryan pada nomor tunggal putra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas bowling menargetkan juara umum pada SEA Games Vietnam dengan setidaknya tiga emas. Target tersebut jauh lebih berat karena peluang yang diperebutkan menjadi lebih sedikit dari sebelumnya sembilan menjadi enam medali emas.

Terlebih, nomor Master yang menjadi andalan tim putra tidak dipertandingkan dalam SEA Games edisi kali ini. (ant/akg)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT