GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Fantastis! Thailand Dominan Total di SEA Games 2025 dengan 233 Emas, Pecahkan Rekor yang Sulit Dikejar Indonesia dan Vietnam

Thailand menorehkan tinta emas dalam sejarah SEA Games 2025. Sebagai tuan rumah, Thailand tampil dominan dan mencatatkan capaian yang belum pernah terjadi
Sabtu, 20 Desember 2025 - 22:39 WIB
Fantastis! Thailand Dominan Total di SEA Games 2025 dengan 233 Emas, Pecahkan Rekor yang Sulit Dikejar Indonesia dan Vietnam
Sumber :
  • Antara

tvOnenews.com - Thailand menorehkan tinta emas dalam sejarah SEA Games 2025. Sebagai tuan rumah, Negeri Gajah Putih tampil dominan dan mencatatkan capaian yang belum pernah terjadi sebelumnya di kawasan Asia Tenggara.

Dengan raihan 233 medali emas, Thailand bukan hanya keluar sebagai juara umum, tetapi juga melampaui rekor tertinggi yang sebelumnya dipegang Vietnam dan Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Data resmi penyelenggara mencatat angka tersebut sebagai perolehan emas terbanyak sepanjang sejarah SEA Games, sebuah lompatan besar yang langsung mengubah peta kekuatan olahraga regional.

Prestasi Thailand ini menjadi sorotan karena dicapai di tengah persaingan ketat dan jumlah cabang olahraga yang tidak mencetak rekor terbanyak sepanjang sejarah SEA Games. 

Bagi Indonesia, torehan tersebut menjadi cermin sekaligus tantangan besar. Kontingen Merah Putih di SEA Games 2025 tetap menunjukkan daya saing di sejumlah cabang.

Namun dominasi Thailand menegaskan bahwa peta persaingan Asia Tenggara kini semakin kompetitif dan menuntut pembinaan jangka panjang yang lebih konsisten.

Dominasi Thailand di SEA Games 2025

Pada SEA Games edisi ke-33 ini, Thailand mengoleksi total 233 medali emas. Jumlah tersebut tergolong fantastis karena hampir mencapai setengah dari total emas yang diperebutkan. 

Berdasarkan data resmi, SEA Games 2025 mempertandingkan 50 cabang olahraga dengan total 574 medali emas. 

Artinya, Thailand berhasil mengamankan sekitar 40 persen lebih dari seluruh emas yang tersedia, sebuah dominasi yang jarang terjadi dalam sejarah pesta olahraga Asia Tenggara.

Menariknya, jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan di SEA Games 2025 bukanlah yang terbanyak. Rekor jumlah cabor masih dipegang SEA Games 2019 di Filipina dengan 56 cabang olahraga. 

Bahkan, dari sisi total emas, SEA Games 2025 juga masih berada di bawah SEA Games 2023 di Kamboja yang memperebutkan 580 medali emas. Namun, keterbatasan jumlah cabor tidak menghalangi Thailand untuk tampil luar biasa dan mencetak rekor baru.

Keberhasilan Thailand juga didukung oleh status tuan rumah, dengan pertandingan yang tersebar di tiga kota utama: Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Dukungan publik, kesiapan infrastruktur, serta kedalaman atlet di berbagai cabang menjadi kombinasi yang sulit ditandingi negara lain.

Rekor Indonesia dan Vietnam Resmi Terpatahkan

Sebelum SEA Games 2025, rekor perolehan emas terbanyak dipegang Vietnam dengan 205 emas pada edisi 2021 yang digelar pada 2022. Rekor tersebut kala itu sudah dianggap sebagai pencapaian luar biasa. Namun, Thailand berhasil mematahkannya dengan selisih yang signifikan, yakni 28 emas.

Tak hanya Vietnam, sejarah yang pernah diukir Indonesia juga ikut terlewati. Saat menjadi tuan rumah SEA Games 1997, Indonesia mencatatkan 194 medali emas, sebuah prestasi yang bertahan puluhan tahun sebagai salah satu yang tertinggi. 

Torehan Thailand dengan 233 emas membuat rekor Indonesia tersebut kini resmi menjadi bagian dari sejarah yang terlampaui.

Bagi Indonesia, capaian ini menjadi pengingat bahwa dominasi masa lalu tidak bisa dijadikan patokan permanen. 

Negara-negara Asia Tenggara terus berbenah, berinvestasi pada pembinaan atlet, dan memanfaatkan momentum tuan rumah untuk mendongkrak prestasi secara maksimal.

Tantangan Kontingen Indonesia dan SEA Games 2027

Dalam konteks SEA Games 2025, kontingen Indonesia tetap mencatatkan prestasi penting di sejumlah cabang unggulan. 

Namun, jarak perolehan emas dengan Thailand menunjukkan adanya pekerjaan rumah besar, terutama dalam pemerataan prestasi lintas cabang olahraga. 

Persaingan tidak lagi hanya soal cabang tradisional, tetapi juga cabang-cabang baru yang mulai memberi kontribusi signifikan terhadap klasemen akhir.

Ke depan, tantangan akan semakin menarik karena SEA Games edisi ke-34 dijadwalkan berlangsung di Malaysia pada 2027. 

Proyeksi sementara menyebutkan jumlah cabang olahraga yang dipertandingkan hanya sekitar 38, berkurang 12 dari edisi 2025. Dengan jumlah cabor yang lebih sedikit, peluang untuk memecahkan rekor Thailand dinilai sangat kecil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini membuka ruang refleksi bagi Indonesia dan negara lain. Fokus pada kualitas pembinaan, efisiensi program pelatnas, serta strategi jangka panjang menjadi kunci agar tidak sekadar mengejar kuantitas medali.

Akan tetapi juga keberlanjutan prestasi. Rekor Thailand di SEA Games 2025 mungkin akan bertahan lama, sekaligus menjadi standar baru yang menantang seluruh Asia Tenggara. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan, Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Pendapat Shin Tae-yong soal Banyak Pemain Timnas Indonesia yang Kini Main di Liga Indonesia

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong angkat bicara terkait fenomena kembalinya sejumlah pemain naturalisasi ke kompetisi domestik Super League. Shin -
Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Penilaian Shin Tae-yong untuk Pelatih Anyar Timnas Indonesia John Herdman

Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong menyambut positif penunjukan John Herdman sebagai pelatih baru skuad Garuda. Menurut Shin Tae-yong, John Herdman -
Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya

Trending

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Ramalan Zodiak Hari Ini, 21 Februari 2026: Gemini Jangan Abaikan Masalah Kesehatan!

Simak 12 ramalan zodiak hari ini, 21 Februari 2026, untuk Aries hingga Pisces. Simak prediksi lengkap seputar cinta, karier, dan keuangan kamu di bawah ini!
Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

Komnas HAM Bakal Punya Penyidik, Pigai: Dididik Langsung oleh Kejagung

MenHAM, Natalius Pigai, memastikan revisi Undang-Undang HAM tahun ini akan memberi kewenangan baru kepada Komnas HAM untuk memiliki penyidik sendiri. Menariknya
Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

Bareskrim Beberkan Tabiat AKBP Didik saat Jadi Kapolres Bima, Mulai Terima Serotan Miliaran dari Bandar Narkoba hingga Ancaman

AKBP Didik Putra Kuncoro yang merupakan mantan Kapolres Bima, kini Namanya masih menyedot perhatian publik hingga menuai kritik dari sebagian publik karena
Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Ketua BEM UGM Surati UNICEF Minta MBG Dihentikan, Pigai: Itu Menentang HAM

Langkah BEM UGM yang menyurati United Nations International Children’s Emergency Fund (UNICEF) dan meminta MBG dihentikan menuai respons keras dari Menteri HAM
Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Apresiasi untuk Komunitas Game Indonesia: Undian Berhadiah Gadget Digelar Selama Bulan Puasa

Menyambut kemeriahan Bulan Suci Ramadan 2026, sebuah inisiatif menarik dihadirkan bagi komunitas pecinta game di tanah air.
Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Siswi SD Dicabuli Seorang Kakek Pedagang Mainan di Deli Serdang, Polisi: Korban Capai 28 Anak-anak

Ironis diksi itu yang dialamatkan sebagian warga Sumut ketika mendengar kabar seorang kakek pedagang mainan berinisial L (65) mencabuli siswi SD di Deli Serdang
Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Eks Kapten Jerman Berdarah Surabaya Buka Pintu ke Timnas Indonesia, Bisa Gantikan Posisi Thom Haye

Nama Laurin Ulrich tengah dikaitkan dengan Timnas Indonesia setelah performanya terus menanjak di kompetisi Jerman. Gelandang berdarah Surabaya itu masuk radar?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT