News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Perenang 14 Tahun Adelia Chantika Sumbang Perunggu, Akuatik Indonesia Kembali Panen Medali di SEA Games Thailand 2025

Tim renang Indonesia kembali menambah koleksi medali pada hari ketiga SEA Games Thailand 2025 yang digelar di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Jumat (12/12/2025).
Jumat, 12 Desember 2025 - 22:26 WIB
Perenang 14 Tahun Adelia Chantika Sumbang Perunggu, Akuatik Indonesia Kembali Panen Medali di SEA Games Thailand 2025
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Tim renang Indonesia kembali menambah koleksi medali pada hari ketiga SEA Games Thailand 2025 yang digelar di Swimming Pool, Sports Authority of Thailand, Bangkok, Jumat (12/12/2025). 

Salah satu sorotan utama datang dari perenang muda debutan, Adelia Chantika Aulia, yang sukses mempersembahkan medali perunggu pada penampilan perdananya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Atlet yang baru berusia 14 tahun itu tampil percaya diri di final nomor 200 meter gaya punggung putri. 

Meski berhadapan dengan para perenang berpengalaman dari negara kuat Asia Tenggara, Adelia melesat menuju garis finis dengan catatan waktu impresif 2:16.39. 

Catatan waktu tersebut memastikan medali perunggu sekaligus menjadi torehan bersejarah dalam debutnya di arena SEA Games.

Ketua Umum PB Akuatik Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengaku bangga dengan pencapaian tim renang Indonesia sejauh ini. 

Sebab, Indonesia telah mengumpulkan 3 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu dari cabang renang.

“Sejauh ini Alhamdulillah penampilannya sudah bagus. Mudah-mudahan di sisa tiga hari lagi, renang masih bisa menambah perolehan medali, terutama medali emas,” ujar Anindya.

Dia juga menegaskan prestasi ini merupakan bagian dari langkah panjang akuatik Indonesia untuk menghadapi ajang internasional yang lebih besar. 

“Masih ada Asian Games 2026 dan Olimpiade LA 2028 yang menjadi mimpi dan target kita ke depan,” tambahnya.

Anindya mengapresiasi perkembangan para atlet muda yang dinilai semakin menunjukkan potensi besar. 

“Kita bisa lihat atlet-atlet muda kita sekarang sudah mulai bangkit, sementara yang senior juga terus membantu yang muda-muda berkembang,” tutupnya.

Selain renang, cabang renang artistik juga menyumbang satu medali perunggu untuk kontingen Merah Putih. Total, Akuatik Indonesia telah mengumpulkan 3 emas, 1 perak, dan 3 perunggu di SEA Games Thailand 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah mengingat cabang renang masih menyisakan tiga hari pertandingan, sementara renang artistik masih memiliki satu hari lagi. 

Tiga cabang lainnya, yakni polo air putra-putri, loncat indah, dan renang perairan terbuka baru akan mulai bertanding pada 15 hingga 20 Desember 2025 mendatang.(lgn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT