News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Jason Donovan Yusuf, Atlet Renang 18 Tahun Asal Jakarta yang Persembahkan Emas untuk Indonesia di SEA Games 2025

Jason Donovan Yusuf, perenang muda 18 tahun asal Jakarta, mencuri perhatian di SEA Games 2025 setelah meraih untuk Indonesia. Berikut kisah debut sensasionalnya.
Kamis, 11 Desember 2025 - 13:44 WIB
Atlet renang Jason Donovan Yusuf
Sumber :
  • Instagram @j_dysf

tvOnenews.com - Cabang olahraga renang SEA Games 2025 memunculkan bintang baru dari Indonesia. Ia adalah Jason Donovan Yusuf, perenang 18 tahun yang sukses meraih emas di nomor 100 meter gaya punggung putra, Rabu (10/12/2025).

Prestasi Jason bukan sekadar kemenangan biasa, pencapaia ini sontak mengubah peta persaingan renang Asia Tenggara.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jason mencatat waktu 55,08 detik, meninggalkan para pesaing dari Singapura, Filipina, Malaysia, dan Thailand.

Jason Donovan Yusuf
Jason Donovan Yusuf
Sumber :
  • Instagram @j_dysf

Catatan itu terasa lebih istimewa karena sekaligus mengakhiri dominasi Quah Zheng Wen, perenang Singapura yang selama satu dekade terakhir tak tersentuh di nomor yang sama.

Quah sebelumnya selalu merebut emas sejak SEA Games 2015 hingga 2023. Namun, tahun ini ia harus puas dengan perunggu setelah disalip Jason di final.

Yuk simak kisah Jason Donovan Yusuf sang peraih emas di SEA Games 2025.

Debut Sensasional di SEA Games 2025

SEA Games 2025 merupakan debut Jason, tetapi performanya jauh dari kata pendatang baru.

Namanya mulai mendapat sorotan luas sejak PON 2024 Aceh–Sumut, ketika ia masih berstatus siswa kelas XII SMA Tarsisius 1 Jakarta.

Di PON tersebut, ia tampil mengesankan dengan koleksi:

- 2 emas: 4x100m gaya bebas & 4x100m gaya ganti

- 2 perak: 50m bebas & 50m punggung

- 2 perunggu: 200m punggung & 100m punggung

Tidak hanya itu, Jason juga berstatus sebagai pemegang dua rekor nasional KU 1 (16–18 tahun) sejak 2024:

- 50m gaya punggung: 25,47 detik

- 50m gaya bebas: 22,80 detik (memecahkan rekornya sendiri dari Sea Age 2024)

Kemampuannya sudah terbukti di level pelajar internasional melalui Asian Schools Games (ASG) 2024, tempat ia merebut dua emas dari nomor 50m punggung dan 50m bebas.

Jason Donovan Yusuf, Perenang 18 Tahun yang Sabet Emas di SEA Games 2025
Jason Donovan Yusuf, Perenang 18 Tahun yang Sabet Emas di SEA Games 2025
Sumber :
  • Instagram @j_dysf

Sejak babak kualifikasi, Indonesia sudah menunjukkan potensi besar lewat duet Jason dan Farrel Armandio Tangkas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jason melaju ke final dengan waktu 56,48 detik, sedangkan Farrel masuk sebagai urutan ketujuh.

Di final, keduanya tampil meledak. Jason melesat menjadi yang tercepat, sementara Farrel meraih perak dengan 55,89 detik.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT