Tak Seperti Megawati Hangestri? Eks Pelatih Pink Spider Jujur Soal Perlakuan Fans Liga Voli Korea, Katanya Dia…
- KOVO
tvOnenews.com - Marcello Abbondanza, mantan pelatih Incheon Heungkuk Life Pink Spiders, belum lama ini kembali menjadi sorotan publik pecinta bola voli Korea.
Pelatih asal Italia itu akhirnya mengakhiri kariernya di Liga Voli Korea setelah membawa Pink Spiders meraih gelar juara musim 2024-2025.
Namun, meskipun berhasil mempersembahkan trofi juara, pengalaman pahit justru lebih membekas di benaknya.
Dalam wawancaranya dengan media Italia OA Sports, Abbondanza secara gamblang mengungkap rasa frustrasinya selama melatih di Korea.
Salah satu hal yang paling mengejutkannya adalah budaya protes fans Korea Selatan yang dinilainya ekstrem.
Termasuk dengan mengirimkan truk berisi pesan agar dirinya dipecat.
"Saya sudah melatih di sembilan negara, tapi Korea sejauh ini yang paling asing," ujarnya.
Ia bahkan secara bercanda menyebutkan harapannya agar para fans yang dulu menuntut pemecatannya lewat truk, kini mengirimkan truk berisi permintaan maaf setelah dirinya sukses meraih gelar juara.
Abbondanza mengatakan bahwa tekanan dari fans sangat terasa di Liga Voli Korea, terlebih setelah kekalahan Pink Spiders di ajang KOVO Cup awal musim 2024.
Ketiadaan pemain asing dalam turnamen itu membuat tim tampil kurang maksimal.
Namun, justru para fans menyalahkan Abbondanza dan menuntut agar semua pemain asing disingkirkan, termasuk dirinya.
"Kehidupan di Korea benar-benar berbeda, tidak hanya dalam olahraga tapi juga dalam kehidupan. Fans di sana adalah kekuatan besar bagi klub. Mereka merasa bisa mengubah segalanya, dan mereka memang diberi kekuatan itu," tuturnya.
Tak lama setelah itu, Abbondanza memilih kembali ke Turki untuk kembali menangani Fenerbahce pada musim 2025-2026.
Ia meninggalkan Pink Spiders dalam keadaan tim sudah menunjuk pelatih baru, Tomoko Yoshihara dari Jepang, sebagai penerusnya.
Namun yang menarik, perlakuan fans Liga Voli Korea terhadap pemain asing tidaklah seragam.
Hal ini terlihat jelas dari bagaimana fans memberikan dukungan kepada Megawati Hangestri Pertiwi, opposite asal Indonesia yang bermain untuk Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Berbeda dari pengalaman getir Abbondanza, Megawati justru mendapatkan pujian setinggi langit dari para fans voli Korea.
Load more