News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pria Ini Bongkar Sifat Asli Ko Hee-jin Saat Mengantar Megawati Hangestri Pulang ke Indonesia: Ko Jelas-jelas Punya Pacar Tapi Menangisi Megatron....

Pria ini bongkar sifat asli pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin saat mengantar Magawati Hangestri ke pulang ke Indonesia. Menurutnya Ko Hee-jin tidak seharusnya menangis
Kamis, 17 April 2025 - 18:23 WIB
Momen Ko Hee-jin menangisi kepergian Megawati Hangestri.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / tangkapar layar SBS Sport

tvOnenews.com - Sosok pelatih Red Sparks, Ko Hee-jin, mendadak jadi perbincangan hangat setelah momen emosionalnya saat melepas Megawati Hangestri di Bandara Incheon.

Tangisan pelatih asal Korea Selatan itu dinilai berlebihan oleh sebagian orang, terlebih karena Ko diketahui telah memiliki pasangan, sementara Megawati pun didampingi kekasihnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di balik air mata itu, tersimpan gambaran tentang kedekatan yang terjalin selama dua musim Megatron—julukan Megawati—berseragam Red Sparks di Korean V-League.

Legenda voli Korea Selatan, Cha Sang-hyun, yang juga menjadi komentator saat laga terakhir Megawati melawan Pink Spiders, mengungkap sisi emosional Ko Hee-jin sekaligus sifat aslinya yang tak banyak diketahui publik. 

“Beberapa hari lalu, saat Megawati kembali ke Indonesia, pelatih Ko Hee-jin menangis. Seperti yang diketahui para penggemar, air mata yang keluar dari seorang pria itu benar-benar dari dalam hati,” ujar Cha dalam kanal YouTube SBS Sports, Rabu (16/4/2025).

Bukan hanya kemampuan Megawati yang dipuji setinggi langit, tetapi juga kepribadiannya yang rendah hati dan sikap profesionalnya di luar lapangan. 

Cha memuji konsistensi Megawati yang luar biasa dalam dua musim bersama Red Sparks, menyebutnya sebagai pemain Asia yang telah menetapkan standar baru di V-League. 

“Mega memang luar biasa saat bermain, tapi jika kita perhatikan sikap dan caranya berbicara dalam wawancara, ia menunjukkan kualitas permainan yang mengesankan,” ucapnya. 

Ia bahkan melontarkan pertanyaan retoris, “Hingga membuat Anda bertanya-tanya apakah ada pemain kuarter Asia yang bisa menandingi Mega.”

Momen Ko Hee-jin melepas kepergian Megawati Hangestri.
Momen Ko Hee-jin melepas kepergian Megawati Hangestri.
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube sbs

 

Prestasi Megawati pun bukan main-main. Di musim debutnya 2023–2024, ia mencetak 867 poin, menjadi top scorer Red Sparks, dan menempati posisi lima besar pencetak poin terbanyak V-League. 

Sedangkan di musim kedua (2024–2025), ia tetap dominan dengan torehan lebih dari 760 poin dan sukses membawa Red Sparks hingga semifinal playoff. 

Tak heran jika Megawati disebut sebagai salah satu pemain asing tersukses dalam sejarah klub tersebut.

Namun, sorotan justru jatuh ke pelatih Ko Hee-jin saat mengantar Mega pulang. Tangisannya di bandara menjadi bahan obrolan, bahkan diselipi guyonan dari Cha. 

“Padahal dia jelas-jelas punya pacar, tapi aku melihatnya menangis seperti akan meninggalkan kekasihnya. Saya meminta maaf atas nama pelatih Hee-jin Ko. Saya minta maaf kepada semua penggemar,” ucapnya sambil tertawa kecil. 

Komentar itu seolah membuka tabir sifat asli Ko yang ternyata sangat emosional dan tulus, terutama kepada pemain yang dianggapnya luar biasa.

Meski begitu, Cha menilai ekspresi Ko bisa lebih terkendali. “Menurutku tidak pantas bagiku untuk menangis seperti itu. Seharusnya dia merasa, ‘saya akan mencoba mengakhirinya dengan baik’,” ujarnya. 

Tetap, ia mengakui bahwa Megawati bukan sekadar pemain bagi Red Sparks, tapi sosok istimewa yang meninggalkan jejak mendalam di hati pelatih dan seluruh tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepergian Megawati menandai akhir dari bab penting dalam kariernya di Korea Selatan. Namun, masa depannya masih terbuka lebar, entah itu kembali ke Proliga Indonesia, mencoba tantangan baru di negara lain, atau melanjutkan kiprah di Asia Timur. 

Yang pasti, kenangan tentang Megatron akan sulit dilupakan terutama oleh Ko Hee-jin yang tak kuasa membendung air mata. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT