News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Mau Tutupi Lagi, Megawati Hangestri Ungkap 'Kondisi' Ibunya Pasca Hengkang dari Red Sparks, Mega Sampai Heran Kenapa Ibunya Disebut-sebut Jadi...

Megawati Hangestri berani ungkap soal kondisi ibunya. Mega sampai heran kenapa ibunya dikait-kaitkan dengan berakhirnya kontrak bersama Red Sparks di Liga Voli Korea
Selasa, 15 April 2025 - 20:02 WIB
Pemain Red Sparks Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Megawati Hangestri Pertiwi akhirnya memutuskan untuk mengakhiri kebersamaannya dengan klub voli Korea Selatan, Daejeon Jung Kwan Jang Red Sparks, dan pulang ke kampung halamannya di Jember, Jawa Timur. 

Kepulangannya pada Selasa (15/4/2025) disambut langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, di Pendopo Wahyawibawagraha. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Megawati untuk mengakhiri kontrak secara sepihak memicu banyak spekulasi, apalagi ia baru saja mengantar Red Sparks ke babak final Liga Voli Korea musim 2024-2025. 

Meski tidak masuk dalam Best 7 liga musim ini, penampilannya tetap dianggap sebagai salah satu yang paling bersinar. 

Red Sparks bahkan secara resmi menyebutnya sebagai "pemain paling cemerlang di lapangan" dalam unggahan perpisahan mereka, menandakan besarnya kontribusi Mega dalam dua musim terakhir.

Selama musim 2024–2025, Megawati tampil konsisten sebagai opposite hitter andalan Red Sparks. Ia menjadi tulang punggung dalam perjalanan tim hingga mencapai partai final, meskipun akhirnya gagal meraih gelar juara. 

Ketenaran Mega tak hanya dikenal di Indonesia, namun juga di kalangan penggemar voli Korea, yang menjuluki dirinya sebagai "Megatron". 

Sayangnya, keputusan hengkangnya juga diwarnai rumor yang menyebut ibunya tengah menderita sakit keras, yang membuat Mega memilih pulang. Namun, kabar tersebut segera ia bantah saat diwawancarai di Jember. 

“Saya sedih kenapa orang-orang tulis mama saya sakit, padahal mama saya sehat-sehat saja,” tegas Mega pada awak media yang hadir.

Megawati Hangestri
Megawati Hangestri
Sumber :
  • KOVO

 

Mega menjelaskan bahwa keputusannya murni karena ingin lebih dekat dengan keluarga usai dua tahun berada di luar negeri. 

Ia menyebut bahwa kontraknya dengan Red Sparks diputus secara profesional dan sah menurut perjanjian yang berlaku. 

“Memutuskan dengan Red Spark itu secara profesional, saya juga punya hak untuk memutus kontrak itu juga, saya nggak ada pikiran untuk itu,” ujarnya. 

Dalam kesempatan yang sama, Mega juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin terus-menerus berada di satu tempat. 

“Aku juga punya kehidupan lain, tidak stagnan di situ, mungkin coba di negara lain,” lanjutnya.

Ia mengaku, meskipun karier penting, keluarga tetap menjadi prioritas utamanya. 

“Saya pikir, karir bisa dikejar kapan pun, tapi keluarga tetap nomor satu. 

Sehebat-hebatnya aku pasti ada doa mama,” ucapnya. Ia juga menyampaikan keyakinannya soal rezeki dan masa depan kariernya di dunia voli. 

“Rezeki tidak akan tertukar, kalau sudah jadi rezeki, pasti datang,” tambahnya optimis. 

Mengenai kondisi fisiknya, Mega mengungkapkan bahwa cedera kaki yang sempat ia alami kini dalam masa pemulihan dan hanya membutuhkan waktu sekitar satu hingga dua bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Megawati. Ia berharap Mega dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda di Jember. 

“Ke depan kami ingin Mega bisa menularkan ilmu dan pengalaman kepada adik-adiknya di Kabupaten Jember,” kata Fawait, seraya menambahkan bahwa Mega adalah contoh nyata bahwa atlet lokal mampu bersaing dan mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT