Ketum KONI Dukung Pengembangan Olahraga Soft Tennis Indonesia
- Istimewa
Terkait keikutsertaannya pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 di Aceh-Sumatera Utara, Ketum KONI Pusat berharap pertandingan dapat dipersiapkan dengan sebaik-baiknya dan atlet-atlet dapat dipersiapkan secara optimal oleh Pengprov yang dipantau PP.PESTI. Secara khusus, Ketum KONI Pusat berharap fokus pada pembinaan atlet-atlet muda. Targetnya, juara PON akan menjadi juara pada SEA Games yang akan datang di Thailand tahun 2025.
Kepengurusan PP PESTI yang baru dilantik sadar betul terkait target prestasi.
“Prestasi yang sudah diberikan oleh Soft Tennis sebelumnya menjadi tantangan kami untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan,” ujar Ketum PP.PESTI yang sejak kecil sudah akrab dengan olahraga Tenis.
Olahraga soft tennis merupakan olahraga sempalan tennis. Saat ini, Soft tenis menjadi andalan baru Indonesia dan telah meraih medali 2 medali emas di Sea Games di Kamboja dan 2 perunggu di Asian Games di Incheon, Korea Selatan
Soft tennis memang belum banyak dikenal di Indonesia meski mirip dengan tenis yang biasa dimainkan. Padahal olahraga ini lahir dan berkembang di Jepang tahun 1885. Salah satu jenis cabang olahraga permainan itu serupa dengan tenis lapangan (lawn tennis) tapi tak identik.
Perbedaan mendasar adalah pada raket dan bola yang digunakan. Soft tennis menggunakan bola yang lebih lebih ringan, empuk, tak berbulu, dan jauh lebih lentur. Selain itu, teknik memukul bola berbeda.
Untuk raket yang digunakan, diameter lingkaran raket soft tennis lebih kecil, Bobotnya juga lebih ringan. (ant/mir)
Load more