News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bocah 10 Tahun Atlet Panjat Tebing, Kesulitan Biaya Ikut Kompetisi Nasional

Untuk berkompetisi ke Aceh, di ajang kompetisi panjat tebing tingkat Nasional, Fawwaz mengaku kesulitan biaya untuk memenuhi kebutuhan selama mengikuti kompetisi
Senin, 15 November 2021 - 08:40 WIB
Atlet panjat tebing kesulitan biaya ikuti kejuaraan nasional
Sumber :
  • tvone - sinto sofiadin

Jember, Jawa Timur - Achmad Fawwaz Al Farizi warga Lingkungan Krajan, Kelurahan Jumerto, Kecamatan Patrang, dikenal sebagai seorang atlet panjat tebing junior di Jember. Bocah berumur 10 tahun itu menjadi seorang atlet panjat tebing, mengikuti jejak dari kedua kakaknya. Yakni Achmad Abdi Kamal Maulana (18 tahun) dan Achmad Haydar Priyatama (16 tahun).

Fawwaz, bocah yang juga siswa SDN Slawu 1 Jember itu, sejak umur 3 tahun belajar menjadi atlet panjat tebing. Namun sayang, prestasi dan potensi Fawwaz sebagai seorang atlet panjat tebing mendapat ganjalan. Untuk berkompetisi ke Aceh, di ajang kompetisi panjat tebing tingkat Nasional. Fawwaz mengaku kesulitan biaya, untuk memenuhi kebutuhan selama mengikuti kompetisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal Fawwaz lolos untuk ikut kompetisi tingkat nasional itu, setelah banyak menorehkan prestasi dan mendapat medali di tingkat Provinsi Jawa Timur.

"Ini kompetisi tingkat nasional saya yang perdana. Pertama kalinya. Alhamdulillah seleksi tingkat provinsi lolos. Makanya bisa ikut Kejurnas di Aceh. Karena saya sering menang di tingkat Provinsi. Jadi poinnya tinggi," kata Fawwaz.

Di tingkat Provinsi Fawwaz mendapat 8 medali dari kompetisi yang diikutinya.

"Emas 2, perak 1, dan perunggu 5, belum lagi prestasi di tingkat daerah, sehingga bisa naik ikut kompetisi di tingkat nasional,” lanjut Fawwaz.

Namun demikian, Fawwaz mengaku sedih dengan langkah perdananya untuk ikut kompetisi di tingkat nasional. Pasalnya, Fawwaz tidak memiliki dana untuk biaya hidup selama berkompetisi.

"Adanya hanya akomodasi berangkat sama tiket yang dijamin pihak panitia di sana. Ya saya berharap bisa juara satu, juga ada bantuan anggaran untuk sangu (biaya hidup) selama berkompetisi di Aceh," ujarnya.

Saat berkunjung ke rumah Fawwaz. Sehari-hari bocah SD itu berlatih dengan didampingi kakak-kakaknya yang juga seorang atlet panjat tebing. Selain juga didampingi oleh seorang pelatih panjat tebing yang akrab dipanggil Pak Nur.

Untuk berlatih panjat tebing, Fawwaz selalu melakukannya di rumah ataupun di lokasi papan panjat tebing di Kampus Unej, dan SMAN Ambulu. Karena di dua lokasi itu yang memiliki papan panjat tebing, dengan ketinggian sesuai untuk kompetisi.

Untuk di rumah, Fawwaz dan kedua kakaknya tinggal dalam satu kamar berukuran kurang lebih 7 x 1,5 meter. Di dalamnya ada papan panjat tebing lengkap dengan pin yang disusun teratur. Sebagai tempat latihan bagi Fawwaz dan kedua kakaknya.

"Untuk (olahraga) panjat tebing ini, kebanyakan kita biaya sendiri. Mulai dari membuat papan panjat tebing, beli pin, harnes, ataupun sepatu (khusus panjat tebing). Uangnya hasil lomba setelah kita menang. Jadi nyicil sampai jadi seperti sekarang," kata Kakak Pertama Fawwaz.

Selain untuk kebutuhan latihan, lanjut pria yang akrab dipanggil Didi ini, untuk ikut kompetisi ataupun kejuaraan selalu biaya sendiri.

"Jarang sekali dapat perhatian pemerintah, lebih banyak sendiri. Tapi untuk kompetisi adik saya ini ke Aceh. Saya berharap ada bantuan pemerintah. Toh kompetisinya nasional dan mewakili Jember," kata Didi. (Sinto Sofiadin/rey)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT