News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wow, Anthony Dirrel Sesumbar Jatuhkan Marcos Hernandez

Anthony Dirrell akan kembali naik ring pada hari Minggu (6/11) di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. Lawannya yakni petinju asal Amerika Serikat, Marcos Hernandez.
Jumat, 5 November 2021 - 18:10 WIB
Wow, Anthony Dirrel Sesumbar Jatuhkan Marcos Hernandez
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta - Anthony Dirrell akan kembali naik ring pada hari Minggu (6/11) di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Amerika Serikat. Lawannya yakni petinju asal Amerika Serikat, Marcos Hernandez. Dirrel yakin memenangi duel ini dengan KO.

Anthony Dirrell merupakan mantan juara dunia kelas menengah super WBC sebanyak 2 kali, yakni pada tahun 2014-2015 dan 2019. Gelar juara dunia ia raih pertama kali saat rematch melawan petinju asal Australia, Sakio Bika, pada Agustus 2014. Gelarnya tersebut berhasil ia pertahankan hingga berhadapan dengan Badou Jack pada April 2015. Dirrell kalah dan harus merelakan gelarnya jatuh ketangan Jack. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dirrell pun berusaha merebut kembali gelarnya saat pertandingan melawan petinju Turki, Avni Yildirim pada Februari 2019. Yildirim berhasil dikanvaskan dan Dirrell pun kembali meraih gelarnya yang sempat dicuri. Namun sayangnya baru sesaat menikmati gelarnya kembali. Dirrell kehilangan gelarnya dalam pertandingan berikutnya melawan David Benavidez. 

Dalam laga melawan Benavidez, Dirrell mengalami luka sobek di atas mata kanannya pada ronde ketujuh. Saat laga dihentikan, petinju Amerika Serikat itu hanya bisa melihat dari mata kirinya. Tak hanya kalah KO, Dirrel pun kehilangan kembali gelarnya. Sejak saat itu, Dirrell belum berhasil menyandang gelar juara dunia kembali. 

Dalam rekor tinju tercatat, Dirrell telah melakoni 37 kali pertandingan. 35 pertandingan berhasil ia menangkan, 25 kali kemenangan KO, dan 2 kali kalah. Sedangkan di sudut lawan, Marcos Hernandez merupakan petinju berusia 28 tahun. Jika dilihat dari performa dan catatan rekor tinju, Hernandez merupakan lawan yang sepadan bagi Dirrell. 

Dari rekor tinju tercatat,Hernandez telah melakoni 21 kali pertandingan. 15 kali berhasil ia menangkan, menang KO hanya 3 kali, 4 kali kalah, dan 2 kali seri. Sementara dilihat dari tinggi badan dan jangkauan masing-masing petinju, Dirrell lebih unggul. Tercatat Dirrel memiliki tinggi 188 cm dan jangkauan 189 cm. Sedangkan Hernandez memiliki tinggi 183 cm dengan jangkauan 183 cm.

Namun meski begitu, Hernandez tentunya masih unggul stamina jika dilihat dari usianya 28 tahun. Terpaut jauh dengan Dirrell yang kini sudah berusia 37 tahun. Nah bagaimana dengan prediksi Anda? Akankah Marcos "Madman" Hernandez mampu mengkanvaskan seorang mantan juara dunia  Anthony "The Dog" Dirrell ? 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT