News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bendera Indonesia Terbalik di SEA Games 2023, Menpora: Maklum Kamboja Tak Pernah Gelar Event

Pemerintah Kamboja disebut telah memberikan sanksi kepada penyelanggara Sea Games atas insiden terbaliknya bendara Indonesia di upacara Pembukaan Sea Games.
Selasa, 9 Mei 2023 - 05:34 WIB
Menpora Dito Ariotedjo
Sumber :
  • Tim tvOne/Didiet Cordiaz

Semarang,  tvOnenews.com - Pemerintah Kamboja disebut telah memberikan sanksi kepada penyelanggara Sea Games atas insiden terbaliknya bendara Indonesia di upacara Pembukaan Sea Games.

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengatakan, dirinya telah bertemu dengan Menpora Kamboja. Secara khusus Menpora Kamboja telah meminta maaf atas insiden itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita sudah ketemu beliau klarifikasi, meminta maaf, melakukan evaluasi, dan memberikan sanksi kepada penyelenggara. Menurut saya itu hal yang bisa dilakukan oleh Pemerintah Kamboja," ujar Dito usai membuka Pelatnas delegasi kontingen Special Olympics Indonesia (Soina) di di Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Semarang, Senin (8/5).

Dito sendiri memaklumi terjadinya insiden itu. Sebab, menurutnya Kamboja tidak pernah menggelar event sebesar Sea Games.

"Namun, kita juga harus melihat bahwa mungkin ada kesalahan teknis, yang selama ini Kamboja tidak pernah membuat acara levelnya sebesar ini," jelas dia.

Dito juga menyebut, sejauh ini Indonesia telah berhasil meraih poin cukup bagus di ajang olaharaga bergengsi itu. Ia berharap raihan medali emas dapat terus dipertahankan.

"Sejauh ini baik karena perhari ini masih di peringkat 2 dengan perolehan emas 20. Semoga ini bisa kita pertahankan di ujung hari nanti," sebut Dito.

Tak hanya Sea Games, saat ini Indonesia juga fokus untuk berlaga di Special Olympics World Summer Games, pada 16-25 Juni 2023 di Berlin, Jerman.

Special Olympics World Summer Games merupakan ajang olahraga internasional untuk peserta penyandang cacat intelektual atau disabilitas intelektual.

Rencananya, akan ada 25 atlet yang akan berlaga di ajang olahraga tersebut. Mereka berasal dari 17 provinsi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Delegasi Atlit Soina, Agus Sugiharto menyebut, ada 25 atlet yang akan berlaga dalam Special Olympics World Summer Game. Mereka berasal dari 17 provinsi di Indonesia.

"Mereka akan berlaga di Bulutangkis, bowling, tenis meja, atletik,  renang, senam ritmik dan senam artistik. Kita berdoa nantinya kontingen Special Olympics Indonesia (Soina) yang dikirimkan meraih hasil positif," kata Kepala Delegasi Atlet Soina, Agus Sugiharto.(dcz/ebs)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT