News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Angin Kencang di Arena Balap, Babak Kualifikasi F1H2O Dihentikan Panitia

Angin timur laut yang semakin kencang memaksa official H2O Racing untuk menunda sesi Kualifikasi BRM Kopiko Grand Prix of Indonesia atau F1 Powerboat Lake Toba
Minggu, 26 Februari 2023 - 01:58 WIB
Angin Kencang di Arena Balap, Babak Kualifikasi F1H2O Dihentikan Panitia
Sumber :
  • tim tvone/Daud

Toba, tvOnenews.com - Angin timur laut yang semakin kencang memaksa official H2O Racing untuk menunda sesi Kualifikasi BRM Kopiko Grand Prix of Indonesia atau F1 Powerboat Lake Toba 2023,  pada Sabtu sore hingga Minggu (26/2/2023) pagi. 

Pelaksanaan kualifikasi event balap motor F1 Power Boat Lake Toba 2023, yang dijadwalkan Sabtu (25/2/2023) sore tadi terpaksa dihentikan oleh panitia. Hal itu lantaran cuaca ekstrem di sekitar arena balapan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya itu saja, angin kencang ditambah ombak yang cukup tinggi di sekitar arena balapan dan seputaran perairan Danau Toba menjadi penyebab utama dihentikannya ajang balapan ini.

Penghentian kegiatan sementara ajang balapan babak kualifikasi ini langsung diumumkan oleh Dony Oskaria selaku Dirut In Journey, di lokasi  podium utama F1H2O sekira pukul 16.00 WIB, sore tadi.

tvonenews

"Karena factor cuaca  tidak memungkinkan untuk dilakukan balapan, kami terpaksa melakukan penundaan hingga esok hari, tepatnya pada hari  Minggu  pagi  ( 26/2/23), sekitar pukul 08.00 WIB. Kami menghentikan kegiatan ini, guna meminimalisir adanya kecelakaan dan keselamatan para pembalap,” ungkap Dony.

Terpisah, Cyntia selaku  Forecaster BMKG Pusat ketika dikonfirmasi di ruang data media center sesaat setelah penundaan babak kualifikasi ini menyebutkan, bahwa berdasarkan data dari BMKG, kondisi cuaca di Danau Toba, Balige terlihat pergerakan anginnya yang cukup kencang,  dengan kecepatan angin berkisar 8.4 Knot atau 4,3 m/detik pada pukul 15.36 WIB.

"Kecepatan angin di sini sebelumnya sekitar 6,1 knot lalu  bergerak menjadi 5,2 Knot dan meningkat lagi menjadi 8.3 Knot. Kemungkinan itu adalah salah satu indikasi dari panitia memutuskan untuk tidak melakukan kualifikasi balapan ini, ya itu kita nggak tahu pastinya kenapa," sebut Cyntia.  

Selanjutnya Cyntia menjelaskan bahwa tugas BMKG hanya memberikan informasi seputaran cuaca dan kecepatan angin tersebut kepada panitia, dan innformasi tersebut yang menjadi bahan pertimbangan dari panitia untuk menghentikan kegiatan.

"Tugas kita hanya menjelaskan kondisi terkini prakiraan cuaca di sekitar wilayha ini, Dari laporan dari pihak BMKG mungkin menjadi bahan pertimbangan buat panitia dan terpaksa sementara menghentikan kegiatan balapan ini," sebutnya.

Dari data alat yang terpasang di Danau Toba tak jauh dari lokasi Media Center, selain kecepatan angin, kondisi gelombang di danau sendiri masih terbilang sedang.

"Tadi jam 15.00 Wib saya lihat tinggi gelombang berkisar 5 hingga 30 cm.  Kalau prediksi kita awalnya 9 Cm, tetapi secara visual melalui observasi secara langsung tadi mencapai 6 Cm aja,"tutupnya.

Di samping itu, dari pantauan di lokasi acara, sebanyak 20 kapal turun semua ke jalur Danau Toba yang menantang dan melaju dengan kecepatan rendah selama beberapa menit. Tak berselang beberapa lama kemudian petugas lomba menilai masalah keamanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sayangnya, angin mulai menguat dari timur laut di sisi jauh lintasan dan Race Director Luis Ribero mengambil keputusan untuk menghentikan sesi tersebut dan menunda Kualifikasi BRM. (dsg/aag)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT