News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Keistimewaan 10 Hari Terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW Sangat Bersungguh-Sungguh di Waktu Ini

Inilah keistimewaan 10 hari terakhir Ramadhan, Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh di waktu ini, sebagaimana dijelaskan Ustaz Adi Hidayat.
Minggu, 8 Maret 2026 - 14:21 WIB
Ilustrasi Ramadhan 2026
Sumber :
  • Ilustrasi AI

tvOnenews.com - Bulan Ramadhan 1447 H/2026 kini telah melewati pertengahannya. 

Bagi umat Islam, bulan suci ini selalu menjadi waktu yang penuh keistimewaan untuk meningkatkan ketakwaan serta memperbanyak amal ibadah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah menjalani 18 hari pertama Ramadhan, umat Muslim kemudian akan memasuki fase yang sangat dinantikan, yakni sepuluh hari terakhir. 

Periode ini sering disebut sebagai waktu yang paling menentukan karena di dalamnya terbuka peluang besar untuk meraih berbagai keutamaan dan keberkahan dari Allah SWT.

Dalam salah satu ceramahnya, Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa sepuluh hari terakhir Ramadhan bukan hanya sekadar penutup dari bulan puasa, tetapi merupakan puncak dari seluruh rangkaian ibadah yang telah dijalani sejak awal Ramadhan. 

Oleh sebab itu, Rasulullah SAW memberikan teladan dengan meningkatkan kesungguhan dalam beribadah pada waktu tersebut.

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Nabi SAW Mengencangkan Sarungnya di 10 Hari Terakhir

Dalam ceramah tersebut, Ustaz Adi Hidayat bahwa Rasulullah SAW memiliki kebiasaan khusus ketika memasuki sepuluh hari terakhir Ramadhan. 

Hal ini sebagaimana diriwayatkan dalam hadis sahih.

Ustaz Adi Hidayat tersebut hadis riwayat Imam Bukhari yang berasal dari Sayyidah Aisyah RA:

“Jika telah masuk sepuluh hari terakhir Ramadhan, Nabi SAW mengencangkan sarungnya, menghidupkan malamnya, dan membangunkan keluarganya,” ujar Ustaz Adi Hidayat menjelaskan.

Menurut para ulama, tiga kebiasaan Nabi SAW ini menunjukkan bahwa ada keistimewaan besar pada sepuluh hari terakhir Ramadhan.

“Para ulama menafsirkan bahwa ketika Nabi disebut ‘mengencangkan sarungnya’, itu adalah kinayah dalam bahasa Arab yang menunjukkan beliau menyingkirkan hal-hal yang bisa mengalihkan perhatian, termasuk hubungan biologis dengan istri, karena ada sesuatu yang sangat penting yang ingin beliau kejar,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

Selain itu, istilah mengencangkan sarung juga menggambarkan kesiapan untuk meningkatkan ibadah secara lebih serius, baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Ilustrasi shalat Tahajud
Ilustrasi shalat Tahajud
Sumber :
  • Gemini AI

Menghidupkan Malam dengan Berbagai Ibadah

Kebiasaan kedua Rasulullah SAW adalah menghidupkan malam-malam di sepuluh hari terakhir Ramadhan. 

Hal ini dilakukan dengan berbagai bentuk ibadah, seperti shalat malam, membaca Al-Quran, berdzikir, dan berdoa.

Menurut penjelasan Ustaz Adi Hidayat, Rasulullah SAW juga dikenal rutin bertadarus Al-Quran selama Ramadhan bersama Malaikat Jibril.

“Hadis-hadis mengungkap bahwa Nabi setiap malam Ramadhan didatangi Malaikat Jibril untuk tadarus Al-Quran. Ini menunjukkan malam-malam Ramadhan dihidupkan dengan ibadah dan ketaatan kepada Allah,” ujarnya.

Kebiasaan ketiga adalah membangunkan keluarga agar ikut menghidupkan malam dengan ibadah. 

Hal ini menjadi teladan bahwa kesalehan tidak hanya untuk diri sendiri, tetapi juga harus ditularkan kepada keluarga.

Ilustrasi berdoa di malam Nisfu Sya ban
Ilustrasi berdoa di malam Nisfu Sya'ban
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Memburu Malam Lailatul Qadar

Salah satu alasan utama mengapa Rasulullah SAW begitu bersungguh-sungguh pada sepuluh hari terakhir Ramadhan adalah karena adanya kemungkinan datangnya malam Lailatul Qadar.

Malam ini dikenal sebagai malam yang nilainya lebih baik dari seribu bulan.

Ustaz tersebut menjelaskan bahwa jika seseorang beribadah pada malam Lailatul Qadar, pahala yang diperoleh bisa melampaui ibadah selama puluhan tahun.

“Seribu bulan jika dikonversi setidaknya sekitar 85 tahun. Jadi bayangkan, sekali membaca satu huruf Al-Quran saja nilainya bisa seperti membaca selama lebih dari 85 tahun,” jelasnya.

Karena itulah banyak ulama menganjurkan umat Islam untuk memburu malam Lailatul Qadar terutama pada malam-malam ganjil di sepuluh hari terakhir Ramadhan.

Ilustrasi membaca Al-Quran
Ilustrasi membaca Al-Quran
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Puncak Pembuktian Ibadah Selama Ramadhan

Ustaz Adi Hidayat juga menegaskan bahwa sepuluh hari terakhir merupakan puncak pembuktian dari ibadah yang telah dilakukan sejak awal Ramadhan.

Jika pada sepuluh hari pertama penuh dengan rahmat dan sepuluh hari kedua menjadi waktu untuk memohon ampunan, maka sepuluh hari terakhir menjadi kesempatan untuk meraih pembebasan dari api neraka.

“Sepuluh hari terakhir adalah puncaknya. Di sinilah kita menunjukkan kesungguhan kita kepada Allah,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Ia juga mengingatkan bahwa tidak semua orang mendapatkan kesempatan bertemu Ramadhan setiap tahun. 

Karena itu, momen di penghujung Ramadhan seharusnya dimanfaatkan sebaik mungkin.

Ilustrasi Berdoa
Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • Pixabay

Momentum Terbaik Memperbanyak Doa

Selain memperbanyak ibadah, umat Islam juga dianjurkan untuk memperbanyak doa pada sepuluh hari terakhir Ramadhan. 

Sebab waktu ini dianggap sebagai salah satu kesempatan besar untuk mendapatkan pengabulan doa.

Ustaz Adi Hiadyat menutup ceramahnya dengan harapan agar umat Islam dapat memanfaatkan sisa Ramadhan dengan maksimal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Semoga sepuluh hari terakhir ini kita mendapatkan keistimewaannya, meraih malam Lailatul Qadar, mendapatkan ampunan dari Allah, dan kembali kepada fitrah saat Idul Fitri,” ujarnya.

Dengan memaksimalkan ibadah di penghujung Ramadhan, umat Islam diharapkan dapat keluar dari bulan suci ini dalam keadaan lebih baik, baik secara spiritual maupun dalam kehidupan sehari-hari. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT