Jawaban Tegas Habib Novel Alaydrus soal Sikap Muslim Dukung Iran dari Israel di Tengah Eskalasi Konflik Timur
- Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus
Jakarta, tvOnenews.com - Pendakwah Habib Novel Alaydrus menyoroti konflik Timur Tengah. Eskalasi antara Iran versus Israel-Amerika Serikat (AS) kian memanas sejak akhir Februari 2026.
Habib Novel Alaydrus mengetahui konflik Iran dengan Israel dan AS menciptakan ketegangan internasional. Di sisi lain, konflik ini kembali menuai perdebatan perbedaan pandangan paham Syiah dan Sunni.
Habib Novel Alaydrus memahami mayoritas masyarakat Iran dari paham aliran Syiah. Ini menyebabkan sebagian umat Muslim tidak mendukung Iran dari serangan Israel-AS dan sekutunya.
Dalam ceramahnya, Habib Novel Alaydrus ditanya terkait sikap umat Islam dalam mendukung Iran. Ia secara tegas menyatakan, sikap tersebut bersifat wajib.
"Banyak yang bertanya, boleh nggak kita bela Iran? Jawaban saya hukumnya memusuhi zionis Israel itu hukumnya wajib," ujar Habib Novel Alaydrus dilansir dari unggahan Instagram pribadinya, Rabu (4/3/2026).
Alasan Habib Novel Alaydrus Wajibkan Umat Islam Bela Iran

- Tangkapan layar YouTube Novel Muhammad Alaydrus
Ia menjelaskan alasan Iran harus didukung penuh. Padahal dominan masyarakat Iran adalah orang Persia yang beraliran Syiah.
Namun musuh Iran kini Israel dan sekutunya. Bagi Habib Novel Alaydrus, Israel harus dikalahkan karena sudah berbuat zalim, termasuk kepada warga Gaza dan Palestina.
"Karena dia (Israel) telah berbuat kerusakan di muka bumi, dia menganiaya manusia di Palestina. Tak kenal anak kecil, tak kenal wanita, tak kenal orang tua, dibantai semaunya sendiri," jelasnya.
Sejak 7 Oktober 2023, Hamas, organisasi politik dan militan Islam Palestina menyerang Israel. Israel di bawah komando Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu terus membombardir Jalur Gaza.
Di tengah itu, Iran sempat membombardir Israel pada 2025. Serangan itu dinilai sebagai sikap membela Palestina saat Pemimpin Tertinggi masih dijabat mendiang Ayatollah Ali Khamenei.
Kini ketegangan kedua negara meningkat pasca Ali Khamenei tewas melalui serangan udara. Sontak, serangan balasan Iran semakin brutal ke wilayah Israel.
Habib Novel Alaydrus justru mendukung balasan tersebut. Sebab, genosida Israel terhadap warga Gaza telah jauh dari nilai kemanusiaan.
"Maka memusuhi zionis Israel, hukumnya wajib," tegasnya.
Dukung yang Melawan Kekejaman Zionis Israel

- Antara
Pengasuh Majelis Ar-Raudhah, Solo itu menuturkan, dukungan tidak hanya menyasar pada orang Islam. Non-Muslim membela Palestina juga wajib didukung penuh.
"Kalau ada orang kafir musuhin orang Israel, saya senang. Apalagi itu yang musuhin adalah seorang Muslim meskipun alirannya berbeda," terangnya.
Ia tidak habis pikir terhadap orang yang mencemooh Iran. Cibiran tersebut kian mencuat hanya perkara mayoritas Iran dianggap Muslim beraliran paham Syiah.
Perdebatan itu mengarahkan pandangan Syiah dianggap sebagai Muslim yang mengutamakan aliran "sesat". Alasannya sudah jauh dari ajaran agama sehingga mereka dinilai bukan sebagai orang Islam.
"Jangan justru mencela orang yang sedang berjuang, memusuhi orang yang sedang berjuang, padahal musuhnya jelas, musuhnya adalah kezaliman, musuhnya adalah kekufuran, musuhnya adalah orang yang biadab, orang yang nggak punya peri kemanusiaan," bebernya.
Kondisi saat ini tidak boleh memperkarakan perbedaan Sunni dan Syiah. Sang pendakwah mengajak umat Islam harus bersatu tanpa melihat latar belakang masing-masing.
"Siapapun yang memusuhi kebiadaban, maka kita dukung tanpa pandang bulu, mau Muslim maupun non-Muslim," ucapnya.
Soal Mazhab Syiah
Dalam agama Islam, dua golongan yang selalu menjadi perdebatan saat konflik Iran kembali memanas, yakni Sunni dan Syiah. Sebagian umat Muslim melihat ada ajaran menyimpang dari Syiah.
Habib Novel menegaskan, dalam agama Islam, umat muslim diajarkan untuk hidup berdampingan. Rasulullah SAW mengajarkan umatnya agar menghindari perbuatan tercela.
"Kalau ada orang nanya, itu Iran kan Syiah. Kita nggak pernah hidup untuk mencela golongan dan perilaku orang lain," paparnya.
Oleh karena itu, Habib Novel Alaydrus berharap zionis Israel mengalami kehancuran. Karena Iran sedang berjuang, ia menggantungkan harapan untuk membalas rasa sakit umat Muslim atas kekejaman Israel terhadap warga Gaza.
"Semoga perjuangan orang-orang yang ingin membasmi zionis Israel di manapun berada, semoga Allah menangkan perjuangan teman-teman kita. Semoga Allah menurunkan kemenangan untuk Islam, semoga Allah menurunkan ketenangan, perdamaian, keindahan di muka bumi, sehingga semuanya bisa ibadah dengan tenang," harap dia.
(hap)
Load more