News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meninggal di Bulan Ramadhan, Benarkah Tanda Husnul Khotimah? Begini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Orang yang meninggal di bulan Ramadhan apakah tanda husnul khotimah? Simak penjelasan Ustaz Adi Hidayat berikut ini.
Senin, 2 Maret 2026 - 12:48 WIB
Ilustrasi kuburan Islam
Sumber :
  • Ilustrasi AI

tvOnenews.com - Bulan Ramadhan kerap disebut sebagai bulan penuh berkah. 

Di dalamnya terdapat limpahan ampunan, pahala yang dilipatgandakan, serta berbagai keutamaan yang tidak dijumpai di bulan lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Karena itu, ketika ada seseorang yang meninggal dunia di bulan suci ini, tak sedikit orang yang langsung beranggapan bahwa wafatnya merupakan tanda husnul khotimah.

Namun, benarkah demikian? Apakah meninggal di bulan Ramadhan otomatis menjadi jaminan akhir yang baik di sisi Allah SWT? Berikut penjelasan dari Ustaz Adi Hidayat.

 

Dua Sudut Pandang: Waktu dan Amal

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa orang yang meninggal di bulan Ramadhan perlu dilihat dari dua sudut pandang.

“Orang yang meninggal di bulan Ramadhan, kita lihat dari dua sudut pandang,” jelasnya.

Sudut pandang pertama adalah dari sisi waktu. 

Dalam Islam, memang ada waktu-waktu yang diistimewakan oleh Allah SWT. 

Ada waktu harian seperti sepertiga malam terakhir, waktu bulanan seperti Ramadhan, hingga waktu tahunan yang memiliki keutamaan khusus.

“Dari waktu memang ada yang diistimewakan oleh Allah SWT. Berbeda dengan waktu lainnya, ada waktu harian, sepertiga malam, ada waktu bulanan, dan ada waktu tahunan seperti Ramadhan,” terangnya.

Di bulan Ramadhan, amal shaleh ditingkatkan dan pahala dilipatgandakan. Suasana ibadah pun terasa lebih kuat. 

Namun, pertanyaannya, apakah waktu istimewa ini otomatis menjamin seseorang yang meninggal di dalamnya sebagai tanda kebaikan?

“Apakah waktu ini bisa menjamin ketika seseorang meninggal di bulan Ramadhan menjadi pertanda kebaikan? Belum tentu,” tegas Ustaz Adi Hidayat.

Ilustrasi meninggal di bulan Ramadhan
Ilustrasi meninggal di bulan Ramadhan
Sumber :
  • Antara

Ukuran Sesungguhnya: Amal Shaleh

Menurut Ustaz Adi Hidayat, sudut pandang kedua justru menjadi yang paling penting, yakni kualitas amal shaleh seseorang semasa hidupnya.

“Maka ini diukur oleh bagian kedua, sebaik apa amal shaleh yang ia kerjakan. Ini yang paling penting,” ujarnya.

Ia memberikan perumpamaan yang sederhana namun tegas. 

“Apa Anda bisa mengatakan kalau ada orang fasik, orang kriminal meninggal di bulan Ramadhan, apa dia istimewa? Bahkan ada orang kafir meninggal saat bulan Ramadhan, apa ini menandakan dia orang baik di hadapan Allah? Belum tentu,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Dari sini menjadi jelas bahwa waktu wafat bukanlah satu-satunya indikator kebaikan. 

Ukuran utama tetaplah keimanan dan amal saleh yang dikerjakan.

Ilustrasi Berdoa
Ilustrasi Berdoa
Sumber :
  • freepik

Ajal Tidak Bisa Dipilih

Ustaz Adi Hidayat juga mengingatkan bahwa ajal sepenuhnya berada dalam ketetapan Allah SWT. 

Manusia tidak bisa memilih kapan ia akan meninggal dunia.

Hal ini sebagaimana firman Allah dalam Al-Quran, Surah Al-A’raf ayat 34:

“Setiap umat mempunyai ajal (batas waktu). Jika ajalnya tiba, mereka tidak dapat meminta penundaan sesaat pun dan tidak dapat (pula) meminta percepatan.” (QS. Al-A’raf:34)

“Setiap umat punya batas waktu usia maka dia tidak bisa memilih, mau maju mau lambat,” jelas Ustaz Adi Hidayat.

“Apa Anda bisa katakan, ‘Ya Allah kalau boleh tunda sedikit sampai Ramadhan’? Tidak. Ajal bukan seperti pernikahan yang bisa kita rencanakan kemudian bisa Anda tampilkan,” lanjutnya.

Ajal bisa datang kapan saja. Bahkan, satu menit sebelum Ramadhan tiba, seseorang bisa saja dipanggil menghadap Allah SWT. 

Karena itu, menggantungkan harapan pada waktu tertentu tanpa memperbaiki amal adalah keliru.

Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa
Sumber :
  • Ilustrasi AI

Kunci Husnul Khotimah

Lantas, bagaimana agar seseorang bisa meraih husnul khotimah?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa kuncinya bukan pada kapan wafatnya, melainkan dalam kondisi apa seseorang kembali kepada Allah SWT.

“Jika Anda ingin meninggal dalam keadaan kebaikan, maka tingkatkan amal shaleh. Maka kapanpun Anda kembali pada Allah, Anda akan diwafatkan dalam keadaan husnul khotimah,” tuturnya.

Hal ini sejalan dengan firman Allah dalam Surah Al-Fajr ayat 27–30 yang menggambarkan panggilan penuh ketenangan kepada jiwa yang tenang.

“Bagaimana bisa dipanggil dengan tenang? Jika Anda sering mendekatkan diri pada Allah SWT dalam meningkatkan amal shaleh,” tambahnya.

Meninggal di bulan Ramadhan memang terjadi di waktu yang istimewa. 

Namun, itu bukan jaminan otomatis sebagai tanda husnul khotimah. 

Ukuran sesungguhnya terletak pada iman dan amal saleh yang dilakukan semasa hidup.

Ramadhan seharusnya menjadi momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan kualitas ketakwaan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, kapan pun ajal menjemput, seseorang akan kembali kepada Allah SWT dalam keadaan terbaik.

Karena pada akhirnya, bukan soal wafat di bulan apa, tetapi dalam keadaan apa kita menghadap-Nya. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Haji 2026: 40 Klinik Satelit Disiagakan Kemenhaj di Tiap Sektor Makkah

Layanan Kesehatan Haji 2026: 40 Klinik Satelit Disiagakan Kemenhaj di Tiap Sektor Makkah

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) melakukan terobosan layanan kesehatan bagi jamaah haji musim 1447 H/2026 M. 
Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian usai tampil solid bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim ini. Media Italia beri sorotan besar.
Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Jay Idzes Jadi Sorotan Besar Media Italia Usai Sassuolo Tahan Imbang Tim Kuat Serie A

Bek Timnas Indonesia, Jay Idzes, kembali mencuri perhatian usai tampil solid bersama Sassuolo dalam lanjutan Serie A musim ini. Media Italia beri sorotan besar.
DPRD DIY Desak Pelaku Kekerasan di Daycare Little Aresha Diberi Hukuman Berat: Ini Kejahatan Luar Biasa

DPRD DIY Desak Pelaku Kekerasan di Daycare Little Aresha Diberi Hukuman Berat: Ini Kejahatan Luar Biasa

Kasus dugaan kekerasan anak yang terjadi di penitipan anak (daycare) Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru yang mengejutkan. 
Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Kesuksesan ini tak lepas dari peran vital sang bomber andalan Megawati Hangestri yang tampil fenomenal sepanjang musim meski sempat dibekap cedera. Bermain di
Jennifer Coppen Spill Persiapan Pernikahan dengan Justin Hubner:Sudah 80 Persen

Jennifer Coppen Spill Persiapan Pernikahan dengan Justin Hubner:Sudah 80 Persen

​​​​​​​Jennifer Coppen spill persiapan pernikahan dengan Justin Hubner yang sudah 80 persen, ungkap konsep adat Jawa dan sentuhan Paris jelang hari bahagia mereka.

Trending

Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Ternyata Ini yang Bikin Hyundai Hillstate Kepincut Megawati Hangestri

Kesuksesan ini tak lepas dari peran vital sang bomber andalan Megawati Hangestri yang tampil fenomenal sepanjang musim meski sempat dibekap cedera. Bermain di
Jennifer Coppen Spill Persiapan Pernikahan dengan Justin Hubner:Sudah 80 Persen

Jennifer Coppen Spill Persiapan Pernikahan dengan Justin Hubner:Sudah 80 Persen

​​​​​​​Jennifer Coppen spill persiapan pernikahan dengan Justin Hubner yang sudah 80 persen, ungkap konsep adat Jawa dan sentuhan Paris jelang hari bahagia mereka.
Jarang Orang Tahu, Kisah Jay Idzes dan Ibunya dalam Karier Sepak Bolanya

Jarang Orang Tahu, Kisah Jay Idzes dan Ibunya dalam Karier Sepak Bolanya

Kerja keras dan konsistensi adalah dua kata yang paling menggambarkan sosok Jay Idzes. Bek andalan Timnas Indonesia ini kini telah menjelma menjadi figur krusia
DPRD DIY Desak Pelaku Kekerasan di Daycare Little Aresha Diberi Hukuman Berat: Ini Kejahatan Luar Biasa

DPRD DIY Desak Pelaku Kekerasan di Daycare Little Aresha Diberi Hukuman Berat: Ini Kejahatan Luar Biasa

Kasus dugaan kekerasan anak yang terjadi di penitipan anak (daycare) Little Aresha Yogyakarta memasuki babak baru yang mengejutkan. 
Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top Skor Akhir Proliga 2026 Putri: Megawati Hangestri Cetak Rekor, Jadi Satu-satunya Pemain Lokal yang Tembus 10 Besar

Top skor akhir Proliga 2026 putri, di mana Megawati Hangestri (Jakarta Pertamina Enduro) mengakhiri perjuangan dengan mempertahankan rekor sebagai satu-satunya pemain lokal yang tembus 10 besar.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT