News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Awalnya Suka Dengar Suara Adzan, Hati Pemain Timnas Indonesia ini Terketuk dan Putuskan Jadi Mualaf

Simak cerita pemain timnas Indonesia ini, yang mantap putuskan mualaf. Sosoknya begitu ramah dan populer.
Jumat, 27 Februari 2026 - 06:52 WIB
Awalnya Suka Dengar Suara Adzan, Hati Pemain Timnas Indonesia ini Terketuk dan Putuskan Jadi Mualaf
Sumber :
  • Instagram ragnar oratmangoen/@oratmangoen

Jakarta, tvOnenews.com- Masih ingatkah anda dengan pemain bola, Ragnar Oratmangoen? yang jadi satu-satunya pemain mualaf di timnas Indonesia.

Namanya populer di Indonesia, setelah melewati proses naturalisasi pada Maret 2024. Ragnar Oratmangoen kini sudah berstatus warga negara Indonesia (WNI). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siapa sangka, dibalik nama besarnya, Ragnar Oratmangoen ada proses perpindahan sebuah keyakinan dalam diri Pemain naturalisasi tersebut. Dia menjadi mualaf sejak usia remaja. 

Ternyata Amalan Sunnah ini Dijalankan Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Dikenal Ramah
Ternyata Amalan Sunnah ini Dijalankan Ragnar Oratmangoen, Pemain Timnas Indonesia yang Dikenal Ramah
Sumber :
  • Instagram/@0ratmangoen

Pemain mualaf ini lahir dan besar di Oss, Belanda, Ragnar awalnya menganut agama Kristen, dan lahir dari keluarga non muslim.

Tanpa ia sadari, ketika beranjak remaja, ia mulai tertarik pada Islam karena pergaulan dengan teman-temannya yang mayoritas beragama Muslim, terutama dari komunitas keturunan Maroko. 

Kemudian, Ragnar menerima ajakan sederhana kawannya yaitu ikut ke masjid. Hal tersebut, membuat Ragnar merasakan ketenangan yang selama ini ia cari. 

Ketika usianya menginjak 15 tahun, Ragnar akhirnya mantap mengucapkan syahadat dan resmi menjadi mualaf. 

Perubahan keyakinannya bukan hanya langkah besar dalam hidupnya, tetapi juga menjadi titik awal perjalanan iman yang hingga kini dijalani dengan penuh keyakinan. 

Awalnya Suka Dengar Suara Adzan, Hati Pemain Timnas Indonesia ini Terketuk dan Putuskan Jadi Mualaf
Awalnya Suka Dengar Suara Adzan, Hati Pemain Timnas Indonesia ini Terketuk dan Putuskan Jadi Mualaf
Sumber :
  • Instagram ragnar oratmangoen/@oratmangoen

“Saya tidak lahir sebagai Muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen. Tapi setelah tumbuh dewasa, saya menemukan jalan ke Islam,” ujar Ragnar, dikutip dari Media Day Timnas Indonesia beberapa waktu lalu.

"Teman-teman saya ketika itu membawa saya ke masjid. Mereka mengajari saya tentang Tuhan dan agama, dan bagaimana agama bisa membantu kehidupan kita, Itu menyentuh hati saya dan membuat saya memutuskan untuk menjadi seorang Muslim,” ungkapnya.

Ragnar disapa Wak Haji ini, sangatlah menyukai suara panggilan shalat umat muslim. Atau yang kita sebut adzan

"Pertama kali saya mendengarnya [adzan] saat di tempat latihan. Mendengar adzan saat latihan dan menurut saya itu indah sekali. Saya senang bisa mendengar azan dan merasakan suasana ini," ungkap pemain murah senyum itu.

Ragnar Oratmangoen Murah Senyum 

Selain dikenal sebagai pemain mualaf satu-satunya. Ragnar Oratmangoen mempunyai kebiasaan baik yaitu mengamalkan amalan sunnah.

Kebiasaan senyum di Indonesia sebagai bentuk keramahan atau sifat bersahabat. Kebiasaan baik itu, disebut Wak Haji sebagai sunnah Rasulullah SAW, atau umum dipahami sebagai amalan sunnah.

"Why do you Iike smile Ragnar?," tanya warganet disalah satu kesempatan live sempat viral dimedsos (2/7/2024)

"Because it's Sunnah," jawab Ragnar dalam berbahasa inggris, dikutip dari akun Tiktok W, dikutip kembali Senin (23/2/2026).

Perlu diketahui, senyum dalam agama Islam dipahami sedekah yang paling mudah. Eebab mudah dilakukan.

Kemudian juga, senyum bernilai ibadah, senyum juga dapat memupuk hubungan baik antar sesama manusia.

Ditambah, senyum merupakan jenis sedekah paling ringan yang bisa memberatkan timbangan pahala.

Disampaikan dari Abu Dzar RA yang dia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda :

‎تَبَسُّمُكَ فِى وَجْهِ أَخِيكَ لَكَ صَدَقَةٌ

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Artinya: “Senyummu di hadapan saudaramu (sesama muslim) adalah (bernilai) sedekah bagimu.” (HR Tirmidzi).(klw)   

    

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT