News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

H-8 Ramadhan 2026: Lupa Jumlah Utang Puasa Bertahun-tahun yang Lalu, Bagaimana Solusinya?

H-8 Ramadhan 2026: Lupa jumlah utang puasa bertahun-tahun yang lalu, bagaimana solusinya? Ustaz Adi Hidayat jelaskan cara menggantinya.
Rabu, 11 Februari 2026 - 02:27 WIB
Ilustrasi Puasa
Sumber :
  • tim tvOne

tvOnenews.com - Menjelang Ramadhan, suasana batin banyak orang ikut berbenah. 

Ada yang sibuk mempersiapkan fisik, ada pula yang mulai mengoreksi kembali catatan ibadah di masa lalu. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di antaranya, satu kegelisahan ini kerap menghantui: bagaimana jika memiliki utang puasa bertahun-tahun lalu, tetapi jumlahnya sudah tidak diingat lagi?

Pertanyaan ini bukan sekadar soal hitungan hari, melainkan cerminan dari hati yang mulai tersentuh untuk berubah. 

Dalam kondisi inilah, Islam tidak hadir untuk memberatkan, tetapi memberi jalan keluar yang menenangkan. 

Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan yang menyejukkan sekaligus menegur dengan penuh hikmah.

Ilustrasi puasa Ramadhan
Ilustrasi puasa Ramadhan
Sumber :
  • Pexels/Thirdman

Mengapa Bisa Meninggalkan Puasa?

Ustaz Adi Hidayat memulai penjelasannya dengan mengajak kita bercermin. Bukan untuk menghakimi, melainkan untuk menyadarkan.

“Pertanyaannya kenapa saat orang lain puasa, Anda bisa bolong puasanya? Kenapa saat orang lain mengerjakan ketaatan, Anda meninggalkan,” ujar Ustaz Adi Hidayat, dilansir dari kanal YouTube Mildiani Ilham.

Teguran ini menjadi pintu muhasabah. Namun, Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa orang yang bertanya tentang utang puasanya patut bersyukur. 

Sebab, kegelisahan itu sendiri adalah tanda kasih sayang Allah.

“Bagi yang bertanya ini perlu disyukuri, karena ini petunjuk dari Allah yang sayang kepada Anda supaya berubah jadi lebih baik,” ujarnya.

Hal pertama yang ditekankan adalah tobat yang sungguh-sungguh. Bukan sekadar ucapan di lisan, tetapi disertai tekad kuat untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.

“Segera bertobat kepada Allah SWT, berjanji tidak mengulangi, dan tampilkan yang lebih baik dari sebelumnya,” kata Ustaz Adi Hidayat.

Tobat inilah fondasi utama sebelum melangkah ke tahap mengganti puasa yang pernah ditinggalkan.

Bagaimana Mengganti Puasa yang Jumlahnya Tidak Diingat?

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Islam memberikan kemudahan dengan prinsip perkiraan yang maksimal.

“Hari-hari setelah Ramadhan, Anda ganti. Usahakan. Dan Anda perkirakan, berapa kira-kira saya pernah meninggalkan, lalu coba untuk maksimalkan,” tutur Ustaz Adi Hidayat.

Walaupun tidak mengetahui jumlah pastinya, seseorang umumnya masih bisa memperkirakan secara kasar berdasarkan kebiasaan di masa lalu.

“Anda bisa memprediksi itu, walaupun jumlahnya tidak diketahui, tapi umumnya Anda bisa pahami,” tambahnya.

Cara Agar Lebih Ringan Menunaikan Qadha

Agar qadha puasa terasa lebih ringan, Ustaz Adi Hidayat menyarankan untuk memulainya di hari-hari yang memang dianjurkan berpuasa.

“Anda mulai mengganti puasa itu. Bisa mulai di hari Senin dan Kamis, karena umumnya orang lain banyak yang puasa, sehingga terasa lebih ringan,” kata UAH.

Niatkan puasa tersebut sebagai qadha. Jika sudah terbiasa, boleh meningkatkan ritmenya.

“Setelah terbiasa, Anda mungkin bisa ganti dengan puasa Daud,” tambahnya.

Di akhir penjelasannya, Ustaz Adi Hidayat mengingatkan hakikat puasa yang sering terlupakan.

“Yang paling penting, Allah tidak butuh puasa Anda. Yang paling penting dari puasa itu, bagaimana kita menunjukkan kepada Allah bahwa kita telah berubah lebih baik lagi untuk mendapatkan ridho Allah SWT,” ujar Ustaz Adi Hidayat.

Puasa bukan sekadar kewajiban fisik, tetapi bukti kesungguhan hati dalam memperbaiki diri.

“Jadi silakan Anda ganti, qadha puasa, prediksikan oleh Anda, sedapat mungkin Anda tunaikan, walaupun belum mengetahui jumlah pastinya,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan niat yang lurus dan usaha maksimal, seorang hamba boleh berharap pada rahmat Allah.

“Mudah-mudahan jika kita menunaikan, lalu diwafatkan oleh Allah, Allah menerima tobat kita, amalan kita diterima, dan wafat dalam keadaan husnul khatimah,” tutupnya. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT