News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Berapa Rakaat Shalat Tahajud yang Paling Utama? Ternyata Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Berapa rakaat shalat tahajud yang paling diutamakan? Ternyata ini berdasarkan penjelasan Ustaz Adi Hidayat.
Kamis, 29 Januari 2026 - 05:57 WIB
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

tvOnenews.com - Shalat tahajud dikenal sebagai ibadah malam yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. 

Dikerjakan di sepertiga malam terakhir, tahajud menjadi ruang istimewa bagi seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, sekaligus memperkuat spiritualitas. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, di tengah semangat menunaikannya, tak sedikit Muslim yang bertanya-tanya: sebenarnya berapa rakaat shalat tahajud yang paling diutamakan?

Pertanyaan ini kerap muncul karena adanya perbedaan praktik di tengah masyarakat. 

Ada yang mengerjakan dua rakaat, sebagian lain memilih delapan, sebelas, bahkan lebih. 

Menjawab kebingungan tersebut, Ustaz Adi Hidayat memberikan penjelasan yang merujuk langsung pada hadits serta teladan Rasulullah SAW.

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

Ragam Rakaat Tahajud yang Dicontohkan Rasulullah SAW

Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa dalam hadits-hadits shahih, Rasulullah SAW pernah menunaikan shalat tahajud dengan jumlah rakaat yang beragam. 

Tidak terpaku pada satu angka tertentu, Nabi Muhammad SAW pernah melaksanakan tahajud dua rakaat, tujuh rakaat, sebelas rakaat, hingga tiga belas rakaat.

Perbedaan jumlah rakaat ini bukan tanpa alasan. Menurut Ustaz Adi Hidayat, setiap jumlah rakaat memiliki keutamaannya masing-masing, yang sangat berkaitan dengan kondisi dan kemampuan seseorang saat menunaikannya.

"Dari sini Anda harus melihat keutamaan yang dimaksudkan dari berbagai banyaknya rakaat ini, tergantung pada keadaan kita atau kemampuan dalam menunaikannya," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Ilustrasi shalat
Ilustrasi shalat
Sumber :
  • Pexels/Michael Burrows

Jumlah Rakaat Paling Utama Disesuaikan dengan Kemampuan

Dari penjelasan tersebut, Ustaz Adi Hidayat menegaskan bahwa tidak ada satu jumlah rakaat tahajud yang bersifat mutlak paling utama untuk semua orang. 

Keutamaan shalat tahajud justru terletak pada konsistensi dan kesungguhan, bukan semata-mata pada banyaknya rakaat.

"Kadang-kadang kita mampu 11 rakaat. Bahkan Nabi pernah 13 rakaat. 2 rakaat, 2 rakaat kemudian ditutup dengan witir 1 rakaat," ucap Ustadz Adi Hidayat.

Ia juga mengisahkan praktik Rasulullah SAW saat berada di rumah Sayyidah Aisyah RA, yang menunjukkan susunan rakaat tahajud dengan cara berbeda namun tetap penuh makna.

"Beliau juga pernah 11 rakaat ketika di tempat Sayyidah Aisyah. Beliau sholat 4 rakaat, 4 rakaat, dan 3 rakaat," tambahnya.

Ilustrasi shalat Dhuha
Ilustrasi shalat Dhuha
Sumber :
  • Pexels/michael burrows

Tahajud Tujuh Rakaat, Pernah Dicontohkan Nabi

Tak hanya itu, dalam kondisi tertentu Rasulullah SAW juga pernah menunaikan shalat tahajud sebanyak tujuh rakaat. 

Hal ini kembali menegaskan bahwa fleksibilitas menjadi bagian dari rahmat dalam ibadah sunnah ini.

"Kapan rakaat itu ditunaikan? Ternyata tergantung pada kondisi-kondisi kita," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Kadang Nabi tunaikan 7 rakaat ya karena ada kesempatannya dan kondisi fisik beliau memungkinkan hanya 7 rakaat," tambahnya.

Intinya: Istiqamah Lebih Utama daripada Banyak Rakaat

Dari keseluruhan penjelasan Ustaz Adi Hidayat, dapat disimpulkan bahwa jumlah rakaat shalat tahajud yang paling diutamakan adalah yang mampu dikerjakan secara konsisten sesuai dengan kondisi fisik dan kesempatan masing-masing. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baik dua rakaat maupun sebelas rakaat, semuanya bernilai besar selama dilakukan dengan ikhlas dan penuh kekhusyukan.

Alih-alih mengejar jumlah, yang terpenting adalah menjaga kebiasaan bangun malam dan menghadirkan hati sepenuhnya di hadapan Allah SWT. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT