Tafsir Juz Amma: Makna Surat Al-Ghasyiyah dan Gambaran Dahsyat Hari Akhir, Penjelasan Ustaz Firanda Andirja
- Pexels/RDNE Stock project
tvOnenews.com — Surat Al-Ghasyiyah menjadi salah satu surat istimewa dalam Al-Qur’an. Rasulullah SAW kerap membacanya dalam pertemuan besar umat Islam, seperti salat Jumat, Idul Fitri, dan Idul Adha.
Pilihan Nabi ini menunjukkan kemuliaan serta pesan penting yang terkandung dalam surat tersebut, terutama sebagai pengingat bagi kaum muslimin tentang akhir kehidupan.
Secara bahasa, Al-Ghasyiyah bermakna sesuatu yang meliputi. Para ulama tafsir berbeda pendapat tentang makna kata tersebut.
- Tangkapan/Ustaz Firanda Andirja Official
"Sebagian menyebut Al-Ghasyiyah sebagai salah satu nama neraka, karena api neraka meliputi seluruh tubuh penghuninya," kata Ustaz Firanda Andirja dilansir dari Youtube resminya, Kamis (1/1/2025).
Pendapat lain menyatakan Al-Ghasyiyah adalah salah satu nama hari kiamat, yang kengerian dan kedahsyatannya meliputi seluruh manusia.
Ada pula yang menafsirkan Al-Ghasyiyah sebagai gambaran kondisi penghuni neraka itu sendiri.
Pendapat yang paling kuat, menurut para ulama, adalah bahwa Al-Ghasyiyah merujuk pada hari kiamat, sebagaimana konteks ayat-ayat berikutnya yang menggambarkan kondisi wajah-wajah manusia pada hari tersebut.
Allah SWT kemudian menjelaskan keadaan manusia pada hari kiamat. Wajah-wajah penghuni neraka digambarkan tunduk, ketakutan, dan penuh kehinaan.
Mereka sebelumnya hidup dalam kelalaian dan kesenangan dunia, tanpa rasa takut kepada Allah. Namun di akhirat, mereka dipaksa tunduk dan merasakan ketakutan yang luar biasa.
Allah berfirman bahwa mereka adalah orang-orang yang “beramal dengan lelah” (amilatun nasibah). Para ulama menjelaskan makna ayat ini dengan dua tafsir.
Pertama, mereka adalah orang-orang yang bersungguh-sungguh beribadah di dunia, namun amalnya tidak dilandasi iman dan sunnah, sehingga berujung pada neraka.
Kedua, mereka adalah penghuni neraka yang disiksa dengan pekerjaan berat dan melelahkan di akhirat sebagai bagian dari azab.
Neraka digambarkan sebagai tempat yang sangat panas, dengan api yang telah dipanaskan selama ribuan tahun.
Penghuninya diberi minuman dari mata air yang mendidih dan makanan yang tidak mengenyangkan, seperti pohon zaqqum, ghislin, dan tumbuhan berduri.
Load more