News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Makna Perceraian dalam Islam: Jangan Ikut Emosi, Pahami Batasannya

Makna perceraian dalam Islam: Jangan ikut emosi, pahami batasannya. Begini penjelasan Ustaz Khalid Basalamah tentang perceraian.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 10:04 WIB
Ilustrasi pasangan suami istri bercerai
Sumber :
  • Pexels/ANTONI SHKRABA production

tvOnenews.com - Belakangan ini, publik kerap dihebohkan oleh kabar perceraian, termasuk dari kalangan selebriti tanah air. 

Ironisnya, sebagian besar dari mereka baru menjalani bahtera rumah tangga dalam waktu yang terbilang singkat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini pun menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat: bagaimana sebenarnya pandangan Islam terhadap perceraian?

Menanggapi hal tersebut, Ustaz Khalid Basalamah melalui kanal YouTube resminya memberikan penjelasan tentang makna dan aturan perceraian dalam Islam. 

Menurutnya, Islam sangat menjunjung tinggi persatuan dan tidak menghendaki perpecahan, termasuk dalam rumah tangga.

Potret Ustaz Khalid Basalamah
Potret Ustaz Khalid Basalamah
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Khalid Basalamah Official

 

“Islam mendahulukan persatuan, dan tidak mengizinkan perpecahan, termasuk perceraian,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Ia menegaskan bahwa perceraian bukanlah sesuatu yang bisa dilakukan begitu saja, melainkan hanya dibolehkan dalam kondisi tertentu, ketika tidak ada lagi titik temu dan telah terjadi pelanggaran agama.

“Perceraian ini hanya boleh di waktu-waktu tertentu yang memang sudah tidak ada lagi titik temu. Terutama kalau terjadi pelanggaran-pelanggaran agama,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ustaz Khalid juga menerangkan tentang tata cara talak dalam Islam. 

Seorang suami yang hendak menceraikan istrinya harus melakukannya dalam keadaan sadar dan tanpa paksaan.

Ilustrasi pasangan suami istri bercerai
Ilustrasi pasangan suami istri bercerai
Sumber :
  • Pexels/ANTONI SHKRABA production

 

Cerai bisa kembali dua kali talak. Suami mengatakan ‘saya menceraikan kamu’ dalam keadaan sadar, tanpa paksaan,” tuturnya.

Namun, selama masih dalam masa iddah—yakni masa tunggu yang biasanya diukur berdasarkan siklus haid—pasangan tersebut masih boleh rujuk tanpa perlu akad nikah baru.

“Selama masih dalam dua kali masa iddah atau masa haid, mereka boleh kumpul lagi tanpa akad nikah. Kalau lewat masa iddah, maka mereka memulai dengan akad nikah lagi,” terang Ustaz Khalid Basalamah.

Tetapi, jika sudah sampai pada talak ketiga, maka hubungan tersebut tidak bisa dipulihkan lagi.

“Kalau sudah talak ketiga kali diucapkan oleh suami, maka tak bisa kembali,” tegasnya.

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/Diva Plavalaguna

 

Ustaz Khalid Basalamah juga menjelaskan bahwa jika seorang wanita ingin kembali kepada mantan suaminya setelah talak tiga, maka ada syarat berat yang harus dipenuhi.

“Kalau perempuan mau kembali ke mantan suaminya, maka perempuan harus menikah dengan laki-laki lain, pernikahan normal yang bukan direkayasa, kemudian dia terjadi perceraian dengan suami kedua, maka pada saat itu dia boleh kembali ke mantan suami yang pertama. Dan ini tidak boleh dipermainkan,” paparnya.

Ustaz Khalid Basalamah mengatakan bahwa Rasulullah SAW sangat melarang praktik manipulasi pernikahan semacam itu.

“Rasulullah SAW mengatakan, Allah SWT melaknat siapapun laki-laki yang sudah menceraikan istrinya, kemudian dia datang ke temannya untuk meminta menikahi mantan istrinya itu, dan kemudian diceraikan, supaya halal lagi, direkayasa. Temannya yang membantu itu juga kena laknat. Tidak boleh direkayasa,” tegasnya.

Di akhir penjelasannya, Ustaz Khalid Basalamah juga memberikan nasihat penting bagi para suami agar tidak terbawa emosi ketika menghadapi istri.

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/Timur Weber

 

“Untuk laki-laki, para suami, jangan pernah mau terbawa arus emosionalnya istri,” pesannya.

“Sudah menjadi kebiasaan wanita biasanya sering mempermainkan ‘ceraikan saya’, ‘kembalikan saya’. Karena itulah Allah tidak menjadikan cerai di tangan perempuan karena emosional,” ujar Ustaz Khalid Basalamah.

Ia pun menegaskan bahwa laki-laki tidak boleh sembarangan mengucapkan kata cerai. 

Hanya ketika seorang istri benar-benar telah melampaui batas atau melakukan pelanggaran agama, maka talak bisa menjadi pilihan terakhir.

“Laki-laki jangan sembarangan mengucapkan kalimat cerai. Kecuali jika istri sudah melampaui batas, apalagi terjadi pelanggaran agama, maka itu sudah berbeda,” pungkasnya.

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/ANTONI SHKRABA production

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui penjelasan ini, Ustaz Khalid Basalamah mengingatkan bahwa pernikahan dalam Islam adalah ikatan suci yang seharusnya dijaga dengan kesabaran dan ketenangan, bukan emosi dan keinginan sesaat. 

Perceraian memang dibolehkan, tetapi hanya sebagai jalan terakhir ketika semua upaya untuk memperbaiki hubungan telah benar-benar buntu. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT