News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Dekat Waktu Dzuhur, Masih Bisa Shalat Dhuha? Ternyata Batas Terakhir Mengerjakannya Pukul…

Terdapat banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan untuk meraih keutamaan serta kemudahan hidup, salah satunya adalah shalat Dhuha. Ini batas waktu akhirnya
Selasa, 21 Oktober 2025 - 11:03 WIB
Ilustrasi shalat Dhuha
Sumber :
  • Istimewa

tvOnenews.com - Terdapat banyak amalan sunnah yang bisa dilakukan untuk meraih keutamaan serta kemudahan hidup, salah satunya adalah shalat Dhuha.

Ibadah ini memiliki banyak keutamaan yang sangat dirasakan oleh umat Muslim yang rutin menunaikannya, terutama ketika sedang memiliki keinginan atau hajat tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan istiqamah melaksanakan shalat Dhuha, doa dan permohonan seseorang insyaAllah lebih mudah dikabulkan. Bahkan, amalan sunnah ini juga menjadi bentuk perlindungan dari Allah SWT bagi yang mengerjakannya.

Ilustrasi Shalat Dhuha
Ilustrasi Shalat Dhuha
Sumber :
  • Pixabay

 

Meski demikian, masih ada sebagian orang yang belum memahami waktu pelaksanaan shalat Dhuha dengan benar.

Pertanyaannya, apakah shalat Dhuha masih boleh dilakukan ketika waktu sudah mendekati shalat Dzuhur? 

Lalu, kapan sebenarnya batas akhir pelaksanaan shalat Dhuha?

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Adi Hidayat Official, awalnya Ustaz Adi Hidayat mengungkapkan shalat dhuha merupakan amalan mudah untuk dilakukan.

Shalat Dhuha bisa dilakukan mulai dari matahari terbit sebanyak 2 rakaat hingga 8 rakaat.

"Itu bisa sampai 8 rakaat bisa, 2 sampai 8 rakaat," ungkap Ustaz Adi Hidayat pada tayangan YouTube resminya.

"Kerjakan 2, dua, 2 sama empat kali seperti tarawih yang sebelas rakaat itukan 8 rakaatnya ada yang 2, dua itu boleh," sambungnya.

Potret Ustaz Adi Hidayat
Potret Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Adi Hidayat Official

 

Tak hanya itu, shalat dhuha juga bisa dilakukan langsung dua kali empat rakaat.

"Mau empat-empat juga bisa, tunaikan itu," ujarnya.

Menurut Ustaz Adi Hidayat, ada sejumlah keutamaan besar bila kerap mengerjakan shalat dhuha.

"Di antara Fadilahnya bisa memudahkan limpahan rezeki, tapi bukan narik kemudahan rezeki sebagai motif atau modus untuk shalat Dhuha," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Kalau itu biasanya, walaupun dapat, berkahnya kurang gitu, Ujung-ujungnya nanti masalah aja. Biasanya suka begitu," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Maka dari itu, pendakwah asal Banten ini menganjurkan untuk fokus ketika melaksanakan shalat dhuha dengan niat tulus untuk beribadah kepada Allah SWT.

"Kalau saya sarankannya nggak usah mikir apa-apa pokoknya kerjakan lillah aja, nanti biarkan Allah yang menggerakkan segalanya," tutur Ustaz Adi Hidayat.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT