News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Benarkah Tidur di Waktu-Waktu Ini Jadi Penyebab Rezeki Seret? Gus Baha Mengatakan...

Benarkah tidur di waktu-waktu ini bisa jadi penyebab rezeki seret? Simak penjelasan Gus Baha, tak disangka...
Kamis, 21 Agustus 2025 - 14:08 WIB
Ilustrasi tidur saat bekerja
Sumber :
  • Pexel

tvOnenews.com - Dalam kehidupan sehari-hari, banyak orang percaya bahwa kebiasaan tidur di waktu tertentu bisa memengaruhi keberkahan rezeki

Tidak sedikit yang mengaitkan malas bangun pagi atau tidur di siang hari dengan pintu rezeki yang tertutup. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lalu, benarkah anggapan tersebut memiliki dasar dalam ajaran Islam?

Ilustrasi Tidur
Ilustrasi Tidur
Sumber :
  • Pixabay

 

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau yang akrab disapa Gus Baha, pernah memberikan penjelasan menarik mengenai hal ini. 

Dalam Islam memang tidak ada aturan baku yang mengatur kapan seseorang harus tidur. 

Meski demikian, ada waktu-waktu tertentu yang sebaiknya dihindari untuk tidur. 

Sebab, meski rezeki manusia sudah ditentukan oleh Allah, rezeki tersebut bisa bernilai berkah atau justru tidak.

Rezeki yang berkah adalah rezeki yang membawa manfaat, baik bagi diri sendiri maupun bagi orang lain. 

KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha
KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

 

Sebaliknya, rezeki yang tidak berkah hanya tampak secara lahiriah, tetapi tidak memberikan kebaikan dan bisa menjadi sia-sia di akhirat.

Salah satu waktu yang disebut dapat mengurangi keberkahan adalah tidur di pagi hari. 

Dilansir dari kanal YouTube Dakwah Digital yang tayang pada 27 Desember 2021, Gus Baha menyampaikan kisah menarik tentang Nabi Idris.

"Kisah Nabi Idris, beliau mulia karena sering melihat cahaya matahari," kata Gus Baha.

Potret Gus Baha
Potret Gus Baha
Sumber :
  • Istimewa

 

Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tidur ketika matahari baru terbit dapat membuat rezeki menjadi tidak berkah.

"Matahari yang terkenal muncul tiap pagi dan kamu tinggal tidur itu lho. Matahari tujuannya menyinari bumi tapi kamu tinggal tidur," jelas Gus Baha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Makanya tidur pagi itu tidak berkah karena menyinggung matahari," lanjutnya.

Dari penjelasan tersebut, Gus Baha menekankan bahwa pagi hari sebaiknya digunakan untuk beraktivitas, bukan malah untuk tidur, agar rezeki yang didapat tidak kehilangan keberkahannya. (gwn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT