News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ngeri! Mulai Jawara hingga Kopassus Kecam Hercules, Bahayanya Asbun dalam Islam Bisa Picu Perselisihan

Seperti halnya, kasus Hercules dari ucapan sesumbarnya itu memantik amarah siapapun, termasuk mantan Kopassus ini.
Minggu, 11 Mei 2025 - 19:42 WIB
Ngeri! Mulai Jawara hingga Kopassus Kecam Hercules, Bahayanya Asbun dalam Islam Bisa Picu Perselisihan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

Jakarta, tvOnenews.com- Tak bisa dianggap sepele atas ucapan yang dikeluarkan dari lisan, bisa saja memicu perdebatan. 

Ngeri! Mulai Jawara hingga Kopassus Kecam Hercules, Bahayanya Asbun dalam Islam Bisa Picu Perselisihan
Ngeri! Mulai Jawara hingga Kopassus Kecam Hercules, Bahayanya Asbun dalam Islam Bisa Picu Perselisihan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Seperti halnya, kasus Hercules dari ucapan sesumbarnya itu memantik amarah siapapun, termasuk mantan Kopassus ini.

Pada umumnya, mungkin bisa beropini dan mengucapkan apapun, namun dari kasus Hercules yang menyebut Mantan Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso Bau Tanah tidak patut dicontoh.

Hal ini banyak dinilai tak sopan dianggap merendahkan seseorang, dalam hal ini sesepuh TNI Sutiyoso Itupun dikecam berbagai pihak, seperti Gatot Nurmantyo dan Yayat Sudrajat sebagai jenderal eks Kopassus turut bersuara.

Kecaman pun hadir menuju Hercules mulai dari lara jawara seperti, Jawara Betawi, Raden Syarifuddin dan jawara Makassar om Bethel,dan lainnya.

Mantan Kopassus Ikut Merespons Ucapan Hercules 

Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Ketua umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Atas ucapan bau tanah Hercules, Letjen TNI (Purn) Yayat Sudrajat mengatakan kalau dirinya ikut marah saat tahu Hercules terkesan 'merendahkan' Sutiyoso. 

Tak mampu menahan amarahnya di tengah konflik antara Ketum GRIB Jaya Hercules Rosario Marshal dan sejumlah purnawirawan TNI.

Sebagaimana dari tayangan YouTube Hersubeno Point, Yayat dengan tegas menyampaikan berani bilang ingin gunakan 'hukum rimba' untuk hadapi Hercules.

"Waduh, saya kalau misalnya pakai hukum rimba, pengennya jedor aja kepalanya itu, mulutnya dirobek-robek itu," kata Yayat, dikutip Minggu (11/5/2025).

Tegasnya mengingatkan agar Hercules tidak seenak jidat dalam berucap. Meski HAM dan hukum dijunjung tinggi di Indonesia.

Bukan berarti Hercules bisa bertindak seenaknya. Dia pun juga menyayangkan sikap Hercules.

"Ini karena kita negara hukum, tetapi bukan karena HAM apa segala macam dia manfaatkan kemudian dia semaunya," tegas Yayat.

"Mending kalau ditembak dia kebal peluru, atau dibacok dia tidak mempan. Dia matanya aja udah enggak ada. Tangannya udah kena. Harusnya mbok sadar diri," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandangan Islam soal Sesumbar 

Atas kasus Hercules mengingatkan kita, pada pesan dalam agama Islam soal bahayanya bersikap sombong ataupun congkak (sesumbar). 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT