News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kemenag Tegaskan Petugas Haji Daerah NTB: Jika Ada Jamaah yang Tidak Dilayani, Laporkan Saja

Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan kepada seluruh Petugas Haji Daerah (PHD) termasuk pada Embarkasi Lombok, NTB untuk melayani JCH secara maksimal.
Jumat, 9 Mei 2025 - 19:09 WIB
Ilustrasi Jamaah Calon Haji
Sumber :
  • ANTARA

Mataram, tvOnenews.com - Kementerian Agama (Kemenag) mengingatkan kepada seluruh Petugas Haji Daerah (PHD) termasuk pada Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk melayani Jamaah Calon Haji (JCH) secara maksimal.

Kementerian Agama mengingatkan seluruh Petugas Haji Daerah (PHD), termasuk di Embarkasi Lombok Nusa Tenggara Barat, untuk melayani Jamaah Calon Haji (JCH) secara maksimal, bukan dilayani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Salah satu pesan penting Menteri Agama (Menag) RI itu meminta PHD melayani jamaah secara maksimal. JCH yang merasa tidak dilayani, minta melaporkan ke Kemenag NTB," ungkap Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama NTB, Zamroni Aziz saat melepas JCH Kloter 7 di Asrama Haji NTB di Mataram, Jumat (9/5/2025).

Pihaknya mengaku akan ada sanksi tegas yang diberikan kepada petugas yang tidak melayani jamaah. Mereka bisa saja dipulangkan sebelum puncak haji.

"Jika ada PHD yang tidak melayani dengan baik, silakan laporkan kepada kami. Kami akan meneruskan laporan tersebut kepada Menteri Agama dan memastikan tindakan tegas. Termasuk, kemungkinan pemulangan petugas sebelum puncak haji," tegas Zamroni Aziz.

Zamroni mengungkapkan permintaan ini tidak hanya ditujukan kepada PHD, namun berlaku juga pada petugas lainnya. 

Baik itu ketua kloter, pembimbing ibadah, dokter dan perawat wajib untuk memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah.

Dirinya menyampaikan tiga pesan penting Menteri Agama yang ditujukan kepada para jamaah calon haji. Pesan pertama, jamaah diingatkan tidak terlibat dalam pembicaraan yang tidak perlu.

Ia mengajak jamaah untuk memanfaatkan momen berharganya untuk berdoa, berzikir, dan beribadah, mengingat lama waktu yang telah mereka tunggu untuk berangkat haji.

Kedua, Zamroni meminta agar jamaah tidak menggunakan ponsel mereka saat beribadah, terutama saat tawaf, dan memperbolehkan penggunaannya hanya di waktu yang tepat, seperti saat berada di hotel.

"Memang penting mengabari keluarga, tetapi jangan sampai mengurangi nilai ibadah," ujarnya.

Ketiga, ia menegaskan perlunya kesabaran di setiap langkah pelaksanaan ibadah haji. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Zamroni mengajak seluruh jamaah calon haji untuk menjaga nama baik Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur, dan bangsa Indonesia.

"Karena Indonesia dikenal santun, terutama kita dari NTB," pungkasnya. (ant/kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT