Bela-belain Bisa Pergi Ibadah Haji sampai Cari Uang seperti ini, Buya Yahya Beri Pesan kalau itu Hukumnya...
- Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV
tvOnenews.com - Ibadah haji telah menjadi tempat paling spesial bagi seluruh umat Islam. Mereka harus mengumpulkan banyak uang agar bisa merasakan keindahan di Tanah Suci.
Uang akan sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan finansial sebagai salah satu syarat agar bisa melaksanakan ibadah haji, selain fisik, mental, dan sebagainya.
Sebab, harta menjadi kendala sering dialami oleh umat Muslim yang ingin berangkat ibadah haji ke Tanah Suci.
Kebanyakan dari mereka harus mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya, terkhusus orang Indonesia harus bisa memiliki harta sekiranya uang untuk berangkat ibadah haji sudah sebesar puluhan juta.
Jika merujuk pada rincian biaya BIPIH 2025, pendaftaran untuk mendapat kuota haji reguler harus mengeluarkan Rp55.431.750,78 dan akan mendapat nilai manfaat dana haji sebesar Rp33.978.508,01.
Jumlah tersebut tidak sedikit, sehingga mereka harus mengumpulkan uang bertahun-tahun agar berangkat ibadah haji, sebagaimana syarat memenuhi rukun Islam kelima.
Terlebih, saat ini memasuki periode keberangkatan ibadah haji 1446 Hijriah. Kementerian Agama (Kemenag) RI telah menjadwalkan keberangkatan jemaah haji 2025 mulai dari 2-16 Mei 2025.
Ulama besar asal Blitar selaku pengasuh LPD Al-Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif biasa disapa Buya Yahya menjelaskan tentang kendala berangkat haji, hanya perkara tidak mempunyai uang.
Hukum Cari Uang Demi Ibadah Haji
- Antara
Â
Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Sabtu (3/5/2025), Buya Yahya menyinggung soal hukum mencari uang hanya bisa menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci.
Bagi Buya Yahya, setiap umat Muslim tidak diwajibkan sampai mencari uang lewat hasil kerjanya yang tertatih-tatih setiap hari.
"Sangat enggak dianjurkan sama sekali, tidak ada perintah, bahkan tidak wajib bagi Anda mencari duit untuk haji. Kurang ekstrem apa coba omongan saya ini," sentil Buya Yahya dalam suatu ceramah.
Buya Yahya merasa heran mengapa masih ada orang yang mempusatkan untuk mencari uang agar tujuannya berangkat haji tercapai.
Buya Yahya memahami uang yang dicari dari hasil kerjanya memiliki tujuan baik, yakni memenuhi rukun Islam kelima.
Load more