News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Nekat Gadai Barang gara-gara Butuh Uang Cepat, Memangnya Boleh? Ustaz Abdul Somad Tegaskan Itu Hukumnya...

Apa hukum gadai barang di dalam Islam, apakah gadai barang termasuk riba atau tidak? Ustaz Abdul Somad jelaskan tentang hukum gadai dan cara agar tidak riba.
Rabu, 30 April 2025 - 21:15 WIB
Ustaz Abdul Somad (UAS)
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Ustadz Abdul Somad Official

tvOnenews.com - Apakah gadai barang boleh dilakukan di dalam ajaran Islam?

Gadai barang biasa dilakukan oleh masyarakat Indonesia ketika sedang membutuhkan uang dalam waktu cepat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain berutang, gadai barang kerap menjadi pilihan saat sedang butuh uang.

Namun apakah gadai barang termasuk riba?

Seperti dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Ustaz Abdul Somad, berikut penjelasan tentang hukum gadai barang.

Ustaz Abdul Somad menegaskan bahwa gadai hukum asalnya adalah boleh.

"Jadi gadai dalam islam hukumnya boleh," jelas Ustaz Abdul Somad.

Namun jangan sampai menarik manfaat dari benda yang digadaikan karena itu bisa menjadi riba.

"Tapi jangan ambil manfaat dari gadai, yang terjadi sekarang adalah orang mengambil manfaat dari gadai," ujar Ustaz Abdul Somad.

Yang benar misalnya, menggadaikan sawah 1 hektar untuk mendapat pinjaman uang 100 juta.

Selama waktu gadai yang telah ditentukan, sawah itu tetap boleh digarap oleh pemilik aslinya sementara yang digadai hanyalah surat-suratnya.

"Saya punya uang lalu kemudian ada orang mau pinjam uang, saya tidak percaya dengan dia " Ustaz pinjam uang 100 juta saya nggak percaya dengan dia. Kalau Ustaz nggak percaya, ini sawah saya satu hektar," ujar Ustaz Abdul Somad. 

Jika sawah itu digarap oleh orang yang memberikan pinjaman, maka itu termasuk riba.

"Ketika dia kasih sawahnya ke saya maka sawah itu cukup sebagai jaminan, tapi yang dilakukan orang zaman sekarang adalah sawah itu dia tanam padi, dia ambil hasilnya. Hasilnya itu riba," kata Ustaz Abdul Somad.

Seharusnya sawah itu tetap boleh digarap oleh pemilik aslinya sehingga hasilnya bisa digunakan untuk melunasi utangnya tadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Maka sekarang orang kaya makin kaya, miskin makin miskin bagaimana dia mau bisa nebus uangnya orang sawahnya dipakai terus dan uangnya diambil," ujar Ustaz Abdul Somad.

"Maka yang punya uang makin kaya, yang minjam makin miskin. Padahal dalam islam cukup suratnya saja. Kamu kalau mau garapan sawah ini garaplah nanti bayar hutangmu itu akhlak dalam Islam," lanjutnya. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT