News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dirjen PHU Kemenag Sebut di Antara Jemaah Haji 2025, Ternyata Banyak Lulusan Pendidikan Sarjana

Dirjen PHU Kemenag, Hilman Latief mengabarkan, ada puluhan ribu calon jemaah haji 2025 memiliki latar pendidikan lulusan sebagai sasrjana dilihat dari data.
Selasa, 29 April 2025 - 20:03 WIB
Direktur Jenderal (Dirjen) Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag, Hilman Latief
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Dirjen PHU Kemenag) Hilman Latief melihat data sejumlah latar belakang pendidikan calon jemaah haji 2025, sebagian menjadi sarjana.

Hilman Latief menyampaikan data mengenai latar belakang jemaah haji 2025 asal Indonesia saat menghadiri Rapat Kerja, RDP, dan RDPU KOMISI VIII untuk melakukan pembahasan kesiapan penyelenggaraan ibadah haji 2025 di Jakarta, Selasa (29/4/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jadi ini yang berangkat tahun ini, 59.889 orang lulusan SD, kemudian yang SLTA (SMA) 55.178 orang, alhamdulillah. S1-nya 52.625 orang," ujar Hilman Latief.

Dirjen PHU Kemenag itu merincikan latar belakang lulusan dari SMP berjumlah 24.117 jemaah, sedangkan peserta yang merupakan lulusan dari tingkat D1/D2/D3 sekitar 10.817 jemaah.

Hilman menambahkan, jemaah asal Indonesia yang memiliki latar belakang lulusan S2 sekitar 8.350 orang.

"Lain-lain itu 1.449 orang dan ada doktornya atau S3 sebanyak 527 orang," tuturnya.

Ia berpendapat bahwa, profil latar belakang jemaah haji juga sangat penting bagi Kemenag.

Hal ini bisa berguna sebagai pendekatan model meningkatkan pembinaan dan betapa pentingnya bimbingan manasik yang harus disesuaikan dengan karakteristik jemaah.

Hilman Latief menyebutkan, ibu rumah tangga (IRT) juga menjadi jemaah haji Indonesia yang mendominasi untuk berangkat ke Tanah Suci pada 2025 yang berjumlah sebanyak 57 jemaah.

Ia menambahkan bahwa, jemaah haji dari pegawai swasta sebanyak 46.000 peserta, pegawai negeri sipil (PNS) ada 41.000 orang, petani sekitar 25.000 orang, pedagang 19.000 orang, dan pensiunan ada 8.315 orang.

"Pelajar mahasiswa, mungkin dulu pada saat mengisi pendaftaran posisinya masih pelajar mahasiswa ada 6.218 orang, pegawai BUMN 3.500 orang, TNI Polri 2.400 orang, dan lain-lain 1.655 orang," tandasnya.

Sebanyak 212.907 jemaah haji reguler telah melakukan pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BIPIH) pada 28 April 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Secara keseluruhan, capaian jemaah haji 2025 yang melunasi BIPIH ini sudah melebihi target.

(ant/hap)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT