News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Telat Shalat Subuh karena Bangun Kesiangan, Tolong Jangan Tinggalkan Amalan Sunnah ini Pesan Syekh Ali Jaber

Shalat Subuh kesiangan akibat telat bangun tidur menjadi tantangan umat Muslim. Almarhum Syekh Ali Jaber berbagi solusi terpenting tidak tinggalkan amalan ini.
Selasa, 29 April 2025 - 19:07 WIB
Syekh Ali Jaber
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Yayasan Syekh Ali Jaber

tvOnenews.com - Kewajiban mengerjakan shalat Fardhu' tepat waktu sudah menjadi keharusan bagi setiap umat Muslim.

Dikutip dari Quran Kemenag RI, sebagaimana dalam dalil Al-Quran dari potongan Surat An-Nisa Ayat 103 mengenai ketetapan waktu shalat Fardhu dan Subuh, Allah SWT berfirman:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

اِنَّ الصَّلٰوةَ كَانَتْ عَلَى الْمُؤْمِنِيْنَ كِتٰبًا مَّوْقُوْتًا

Artinya: "Sesungguhnya shalat itu merupakan kewajiban yang waktunya telah ditentukan atas orang-orang mukmin." (QS. An-Nisa, 4:103).

Dalam tafsir ayat 103, ketentuan waktu shalat Fardhu telah menjadi ketetapan dari Allah SWT sebagai acuan dan pembuktian bahwa, umat Muslim harus melaksanakan ibadah wajibnya tepat waktu.

Akan tetapi, masih banyak orang mukmin tidak mengerjakan shalat Fardhu tepat waktu, dengan dalih karena sibuk bekerja, kelupaan, bahkan bangun tidur kesiangan.

Almarhum Syekh Ali Jaber di dalam suatu ceramahnya pernah menerangkan kondisi shalat Subuh yang kesiangan akibat telat bangun tidur.

Menurut Syekh Ali Jaber, jika mendapati kondisi tidak shalat Subuh karena bangun tidur kesiangan, sebaiknya mengisi amalan sunnah ini.

Lantas, apa amalan sunnah yang dimaksud Syekh Ali Jaber? Simak baik-baik di bawah ini!

Amalan Sunnah saat Shalat Subuh Kesiangan

Ilustrasi shalat Subuh
Ilustrasi shalat Subuh
Sumber :
  • Freepik

 

Dinukil tvOnenews.com dari kanal YouTube Syekh Ali Jaber, Selasa (29/4/2025), mantan Imam Besar Masjidil Haram itu menerangkan amalan yang sangat penting jika shalat Subuh kesiangan.

"Pahalanya lebih besar daripada dunia dan seisinya," kata Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber menjelaskan bahwa, amalan tersebut jangan dianggap sembarangan karena pahala yang didapatkan begitu dahsyat.

Amalan sunnah yang dimaksud adalah shalat qobliyah Subuh. Syekh Ali Jaber berharap jangan pernah meninggalkan ibadah sunnah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ulama besar asal Madinah itu memahami betul qobliyah Subuh sering ditinggalkan akibat rasa malas dan faktor bangun tidur kesiangan.

Namun begitu, shalat qobliyah Subuh merupakan amalan ibadah sunnah yang hukumnya seolah-olah bisa wajib karena akan memberikan keistimewaan pahala besar.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT