News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tikus di Rumah Banyak Ternyata jadi Pertanda Buruk bagi si Pemilik Rumah, tapi Kata Ulama, itu Tandanya...

Tikus di rumah banyak ternyata jadi pertanda buruk bagi si pemilik rumah? Begini penjelasan dai ulama mengenai hal ini.
Senin, 28 April 2025 - 15:06 WIB
Ilustrasi hewan tikus
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Tikus yang muncul di dalam rumah sering dianggap sebagai isyarat buruk sekaligus indikasi adanya masalah pada kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Hewan kecil ini dapat menularkan berbagai penyakit serta menyebabkan kerusakan pada perabotan rumah tangga. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, banyaknya tikus juga bisa menjadi tanda bahwa kondisi rumah kurang terjaga, seperti adanya makanan yang dibiarkan terbuka atau lingkungan yang kotor.

Lantas, bagaimana menurut padangan Islam jika ada banyak tikus di rumah?

Ilustrasi tikus makan di atas selimut dalam kamar rumah
Ilustrasi tikus makan di atas selimut dalam kamar rumah
Sumber :
  • Pexels/Nikolett Emmert

 

Menurut pandangan agama yang disampaikan oleh Habib Ali Zaenal Al Hamid, keberadaan tikus memang bisa menjadi pertanda buruk sekaligus ancaman nyata bagi keselamatan penghuni rumah.

Dalam salah satu kajiannya, Habib Ali Zaenal Al Hamid mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan rumah, terutama saat malam hari.

Ia mengutip hadist Nabi Muhammad SAW yang berbunyi, "Tutuplah wadah-wadah kamu atau bekas-bekas makan yang ada di rumah. Ada beberapa sebab. Di antaranya khawatir ada beberapa penyakit yang terkadang atau akan masuk ke pada bekas-bekas tersebut," kata Habib Ali Zaenal Al Hamid dilansir dalam kanal YouTube B-PRAST HD.

Habib Ali Zaenal Al Hamid
Habib Ali Zaenal Al Hamid
Sumber :
  • instagram/@habibalizaenalalhamid

 

Lebih lanjut, ulama ini menjelaskan bahwa, di waktu malam, binatang seperti tikus bisa membawa kotoran, bakteri, atau zat berbahaya ke dalam makanan atau minuman yang tidak ditutup dengan baik.

Ia juga menyinggung bahaya lain yang lebih serius.

Dikisahkan, pada suatu malam, Nabi Muhammad SAW melihat seekor tikus menjatuhkan sebuah sumbu hingga akhirnya membakar habis seisi rumah.

"Satu hari Nabi Muhammad SAW bersabda, 'Kalau malam padamkan api dan tutuplah bekas, karena apa? Khawatir binatang seperti tikus ini akan bahaya yang boleh menyebabkan terbakarnya rumah'," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jadi, apakah tikus boleh dibunuh dalam ajaran Islam? Menurutnya, tikus termasuk hewan yang boleh dibunuh dalam Islam karena dapat mendatangkan bahaya kepada penghuni rumah.

"Tikus ini boleh dibunuh karena bisa mendatangkan bahaya kepada penghuni rumah, selain itu bisa merusak barang-barang seperti lemari kayu yang digigitinya sehingga bisa membahayakan," tegasnya. (hnf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT