News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Meski Sudah Digantikan Wipawee Srithong, Kapten Red Sparks Berani Jujur Ada Perbedaan Tanpa Megawati Hangestri, Katanya…

Pevoli berhijab, Megawati Hangestri meninggalkan Red Sparks dan bergabung di Proliga, Petrokimia Gresik. Kapten Red Sparks, Yeom Hye-seon bersuara mengenai suasana di tim setelah kepergian Megawati Hangestri.
Jumat, 25 April 2025 - 18:36 WIB
Pemain Red Sparks Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon
Sumber :
  • KOVO

tvOnenews.com - Pevoli berhijab, Megawati Hangestri kini telah meninggalkan Red Sparks dan bergabung dengan Proliga, Petrokimia Gresik.

Sementara itu, posisi Megawati Hangestri digantikan oleh pemain asal Thailand, Wipawee Srithong yang masuk dalam Asia Quarter. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini Kapten Red Sparks, Yeom Hye-seon kembali bersuara mengenai suasana di tim setelah kepergian Megawati Hangestri.

Dirinya mengaku bahwa Megawati merupakan salah satu pemain terbaik yang pernah bermain bersamanya.

“Mega adalah salah satu penyerang terbaik yang pernah bermain bersama saya,” ungkap Yeom Hye-seon dilansir pada laman News1.

Tiga pemain Red Sparks, Megawati Hangestri, Yeom Hye-seon, dan Vanja Bukilic
Tiga pemain Red Sparks, Megawati Hangestri, Yeom Hye-seon, dan Vanja Bukilic
Sumber :
  • Instagram.com/red_sparks

 

Kemudian, Hye-seon pun mengaku bahwa pemain berhijab itu tidak hanya hebat di lapangan saja, melainkan juga di luar lapangan. 

“Dia tidak hanya terampil di lapangan, tapi juga memiliki kepribadian yang hebat, jadi dia cocok dengan tim, sayang sekali pemain seperti dia tidak lagi bersama kami,” ujarnya.

Tanpa Megawati, Yeom Hye-seon mengaku akan ada perbedaan yang signifikan dalam tim.

Meski begitu, dirinya tidak mengambil pusing dengan hal tersebut dan terus berusaha untuk bermain yang terbaik.

Ia mencontohkan tentang keputusan Ko Hee-jin yang membawa Vanja Bukilic bergabung dengan tim, namun dipandang sebelah mata oleh publik.

“Pada awal musim lalu, ada banyak pandangan negatif tentang perubahan Vanja Bukilic sebagai outside hitter, tetapi hasilnya sukses,” kata Yeom Hye-seon.

“Saya pikir musim depan akan sama, saya pikir kami bisa mendapatkan musim yang luar biasa lagi,” sambungnya.

Yeom Hye-seon Gagal Mempertahankan Megawati Hangestri

Selain itu, dihadapan media Korea Selatan, TJB News, Yeom Hye-seon mengungkapkan bahwa dirinya gagal untuk mempertahankan Megawati di Red Sparks.

Sebab, Megawati tak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks namun memilih mengikuti liga dengan jarak kompetisi yang singkat agar tidak jauh dengan Keluarganya.

“Kami terus berdiskusi sampai akhir, tetapi tidak berjalan dengan baik,” ungkap Yeom Hye-seon pada media setempat, TJB News.

Pemain Red Sparks Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon
Pemain Red Sparks Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon
Sumber :
  • KOVO

 

Bukan hanya Yeom Hye-seon, seluruh pemain bahkan pelatih Ko Hee-jin pun ikut membujuk agar Megawati tetap bermain bersama Red Sparks.

Meski kapten Red Sparks ini menilai Megawati Hangestri besar di Red Sparks, namun ia tetap menghargai keputusan pevoli asal Indonesia ini untuk memilih keluarga. 

“Menurutku keluarga prioritas dan itu tetap mengecewakan, tapi saya menghormati keputusannya,” kata Kapten Red Sparks. 

Jika ada kesempatan untuk kembali lagi, Hye-seon pun berharap tetap menjadi setter utama agar dapat tampil bersama.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi saya berharap kamu akan kembali lagi suatu hari nanti. Ketika kamu kembali, saya berharap setter di tim itu adalah saya,” tuturnya.

“Terima kasih banyak telah memberikan segalanya pada kami, Mega,” pungkasnya. (kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT