News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhirnya Megawati Hangestri Blak-blakan Soal Kekayaannya, Tak Disangka Ternyata Atlet Voli Muslim Itu Bilang Gajinya Saat di Korea Hanya …

Megawati Hangestri, atlet voli Muslim yang telah pulang ke Tanah Air setelah membela Red Sparks di Korea Selatan akhirnya buka suara soal kekayaannya, Tak disangka ternyata gajinya hanya senilai ini.
Selasa, 22 April 2025 - 06:31 WIB
Megawati hangestri
Sumber :
  • YouTube tvOnenews

tvOnenews.com - Meski sudah kembali ke Tanah Air, atlet voli Muslim Megawati Hangestri Pertiwi masih terus mencuri perhatian publik.

Sebagaimana diketahui, atlet voli putri yang satu-satunya berhijab di negeri ginseng itu merupakan memilih tidak memperpanjang kontrak dengan klub elite Korean V-League, Daejeon JungKwanJang Red Sparks, dan memilih pulang ke Tanah Air.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keputusan Megawati Hangestri ini dinilai mengejutkan dan mengundang banyak pertanyaan, terlebih setelah sederet pencapaian yang ditorehkannya selama 2 tahun membela Red Sparks.

Sebab, selama dua musim berseragam Red Sparks, performa Megawati sangat mencolok. Bukan hanya menjadi andalan tim, tapi juga idola baru bagi pecinta voli di Korea dan teladan bagi Muslimah dimanapun berada.

Dalam banyak pertandingan, penampilan Megawati selalu berhasil mencuri perhatian, baik dari performanya juga dari sikapnya sebagai Muslimah yang istqomah dengan hijabnya.

Namun, di balik sorotan prestasi dan popularitas, Megawati akhirnya buka suara soal gajinya selama membela Red Sparks.

Dalam sebuah wawancara khusus di program tvOne Apa Kabar Indonesia Siang , Mega mengungkap bahwa penghasilannya di Korea Selatan ternyata tidak sebesar yang banyak orang bayangkan. Bahkan, atlet asal Jember itu menyebut bahwa gaji pemain lokal Korea jauh lebih tinggi dibandingkan pemain kuarter Asia sepertinya.

“Kalau di Korea, enggak (lebih tinggi), karena pemain Korea lebih besar gajinya bahkan berkali-kali lipat daripada aku,” ujar Megawati Hangestri kepada presenter tvOne yang mewawancarainya.

"Kalau di Indonesia mungkin iya (lebih besar)," ujar Mega menambahkan, seolah memberi sinyal bahwa penghasilannya di klub lokal bisa lebih menguntungkan secara finansial.

Meski sempat dirumorkan menerima bayaran sebesar 150.000 dolar AS atau sekitar Rp2,39 miliar di musim keduanya, pengakuan Mega justru membuka mata publik tentang realita ketimpangan penghasilan di kancah voli profesional luar negeri.

Sementara perihal kepulangannya ke Indonesia yang sempat dikaitkan dengan kondisi kesehatan sang ibu. Megawati dengan tegas membantahnya saat menghadiri acara di Pendopo Wahyawibawagraha, Jember.

 

“Saya sedih banyak yang bilang mama saya sakit, padahal mama saya sehat-sehat saja,” ungkap Mega kepada media.

Ia mengatakan keputusan dirinya kembali ke Indonesia lebih didasari oleh pertimbangan pribadi. Wanita yang kini menjadi kiblat dari generasi muda pecinta voli itu mengaku ingin lebih dekat dengan keluarga serta mempersiapkan langkah selanjutnya dalam karier dan kehidupan pribadinya.

Namun menariknya, Megawati kini resmi bergabung dengan Gresik Petrokimia, salah satu tim besar di kompetisi Proliga 2025. Namun, ia hanya dikontrak selama satu bulan untuk memperkuat tim di babak final four.

Mega mengaku bahwa kesepakatan dengan Petrokimia Gresik sudah terjalin cukup lama, hanya saja ia memilih untuk merahasiakannya dari publik.

“Saya memang sengaja merahasiakan kontrak bersama Petrokimia Gresik. Saya juga meminta pihak Petrokimia untuk merahasiakan kontrak ini sebelum hari H launching,” tandas Mega.

Kabar kepulangan Megawati Hangestri Pertiwi ke Indonesia rupanya tak hanya menarik perhatian publik tanah air, tetapi juga media Korea Selatan. Sebut saja, MHN Sports, salah satu media ternama.

Dalam salah satu rubriknya, mereka  mengulas alasan Megawati tidak memperpanjang kontraknya bersama Red Sparks, tim voli profesional Korea yang ia bela musim lalu.

Dalam laporan tersebut, disebutkan bahwa Megawati kembali ke Indonesia bukan hanya karena ingin lebih dekat dengan keluarganya, tetapi juga karena memiliki rencana pribadi, yaitu menikah. 

Diketahui, Megawati Hangestri memang memiliki hubungan yang sudah terjalin cukup lama dengan Dio Novandra, seorang atlet renang.

“Mantan penyerang Red Sparks Megawati Hangestri Pertiwi mengungkapkan salah satu alasan mengapa ia kembali dengan tergesa-gesa,” tulis MHN Sports.

Rencana pernikahan ini disebut-sebut menjadi salah satu alasan Megawati memilih rehat dari liga Korea, meski performanya musim lalu terbilang gemilang. 

Kabar ini sontak menjadi sorotan publik dan para penggemar voli yang selama ini mengikuti perjalanan karier Megawati di luar negeri.

Gaji Megawati Hangestri Ketika di Red Sparks

Dari sisi finansial, Megawati juga memperoleh pendapatan yang sangat signifikan. Pada musim perdananya di V-League 2023/2024, Megawati menerima gaji sebesar USD 100.000 atau sekitar Rp1,5 miliar. 

Melihat performa impresifnya, Red Sparks menaikkan gajinya menjadi USD 150.000 (sekitar Rp2,4 miliar) untuk musim 2024/2025. 

Dengan demikian, total gaji Megawati selama dua musim di Korea mencapai USD 250.000 atau setara dengan Rp3,9 miliar. 

Angka ini belum termasuk bonus prestasi dan pendapatan dari kegiatan komersial seperti endorsement.

Megawati juga menjadi MVP (Most Valuable Player) sebanyak dua kali dalam satu musim, yaitu pada putaran ketiga dan keempat V-League 2024/2025. 

Setiap gelar MVP memberinya bonus 2 juta won (sekitar Rp22 juta), sehingga total bonus dari MVP mencapai Rp44 juta. 

Belum lagi jika ditambahkan bonus kemenangan pertandingan yang diberikan KOVO (Federasi Bola Voli Korea) senilai 700.000 won atau sekitar Rp7,9 juta per laga yang kemungkinan besar juga ikut mengalir ke pemain inti seperti Megawati. 

Hadiah sebagai runner-up KOVO Cup dan V-League masing-masing sebesar 30 juta won (sekitar Rp352 juta) turut menjadi tambahan pemasukan tim. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski belum ada rincian resmi soal nilai kontrak iklannya, tidak bisa dipungkiri bahwa pendapatan Megawati dari endorsement juga memperkuat kekayaannya selama di Korea.

Dengan total gaji, bonus, serta penghasilan dari iklan dan prestasi yang diraihnya, kekayaan Megawati diperkirakan menembus lebih dari Rp4 miliar hanya dalam dua tahun. (udn/put)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT