GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cara Membunuh Tikus sesuai Syariat Islam, Sangat Efektif dan Solusi Tanpa Penyiksaan

Agama Islam memang menganjurkan umat Muslim boleh membunuh tikus. Ada cara membunuh tikus yang begitu baik tanpa menyiksa karena didasari syariat agama Islam.
Rabu, 16 April 2025 - 17:16 WIB
Ilustrasi hewan tikus
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Tikus kerap kali membuat manusia kesal dan hewan yang sering menyebabkan masalah di lingkungan rumah tangga.

Selain hewan yang selalu menimbulkan kerusakan, tikus juga menjadi pembawa penyakit, seperti leptospirosis dan salmonella.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Islam, kebersihan adalah sebagian dari iman, sehingga menjaga rumah dari gangguan hama termasuk bentuk ibadah.

Namun, Islam juga menekankan kasih sayang terhadap makhluk hidup. Oleh karena itu, penting bagi seorang Muslim untuk membasmi tikus dengan cara efektif.

Ada panduan mengenai cara membunuh tikus namun tidak mengandung unsur penyiksaan secara berlebihan, sebagaimana diajarkan oleh syariat agama Islam.

Pandangan Islam terhadap Tikus

Ilustrasi tikus
Ilustrasi tikus
Sumber :
  • Pixabay/Sipa

 

Dilansir dari NU Online, dalam hadis riwayat yang sahih menerangkan bahwa, tikus termasuk hewan fasiq yang boleh dibunuh meskipun di tanah suci:

"Ada lima binatang yang boleh dibunuh walaupun di tanah haram: tikus, kalajengking, anjing gila, burung elang, dan gagak." (HR. Bukhari no. 1828 dan Muslim no. 1198)

Artinya, hukum membunuh tikus dalam Islam adalah mubah (boleh), bahkan dianjurkan jika tikus sudah membahayakan.

Namun, sebagaimana prinsip Islam dalam memperlakukan makhluk hidup, tidak diperkenankan menyiksa tanpa alasan yang sah. Ini berdasarkan sabda Nabi:

"Sesungguhnya Allah mewajibkan berbuat ihsan (baik) pada segala sesuatu..." (HR. Muslim no. 1955)

Prinsip Etika dalam Membunuh Tikus sesuai Syariat Agama Islam

Menukil ddari buku Al-Adab Al-Mufrad: Kumpulan Hadits Adab karya Muhammad bin Ismail al-Bukhari, meskipun dibolehkan, cara membunuh tikus tidak boleh menyiksa.

Beberapa cara yang efektif seperti menggunakan metode yang menyebabkan penderitaan panjang, misalnya racun atau lem yang membuat tikus mati perlahan.

Merujuk pada Fatwa Lajnah Daimah (Arab Saudi) menyebut bahwa, penggunaan racun diperbolehkan jika tidak ada cara lain.

Akan tetapi, tetap dianjurkan memilih cara paling cepat untuk membunuh tanpa menyiksa hewan secara berlebihan.

Inti dari ajaran Islam adalah ihsan dan kasih sayang, termasuk dalam membasmi hewan pengganggu.

Cara Membunuh Tikus secara Islami agar Efektif dan Beretika

Mengutip dari Fatwa Al-Azhar, ada beberapa cara membunuh tikus tetapi tetap merujuk pada syariat sebagai berikut:

1. Menutup Akses dan Sumber Makanan

Langkah preventif ini sejalan dengan prinsip Islam menjaga kebersihan. Tutup lubang-lubang, simpan makanan di tempat tertutup, dan buang sampah secara rutin.

2. Menggunakan Perangkap Cepat Mati

Kita bisa menggunakan alat seperti jebakan mekanis (snap trap) yang mematikan tikus secara instan.

Ini lebih manusiawi daripada racun atau lem, dan sesuai dengan prinsip "tidak menyiksa makhluk".

3. Alternatif Non-Kekerasan

Jika memungkinkan, gunakan perangkap hidup lalu lepaskan tikus jauh dari rumah. Bisa juga gunakan pengusir alami seperti bau daun mint, kapur barus, atau cuka—cara ini ramah lingkungan dan tidak menyiksa.

4. Hindari Racun dan Lem Tikus

Sejatinya, penggunaan racun bisa menyebabkan kematian lambat yang menyiksa dan mencemari lingkungan.

Lem tikus sering membuat tikus menderita selama berjam-jam sebelum mati. Dua metode ini sebaiknya dihindari jika masih ada alternatif lain yang lebih cepat dan efektif.

Menutup dengan Doa dan Instrospeksi

Setelah usaha maksimal, jangan lupa berdoa agar rumah dijaga dari hama dan gangguan makhluk.

Dikutip dari buku Kilas Cerita, Harap, dan Doa di Balik Wabah: Kisah Inspiratif Pasien Covid-19 oleh Riswadi, Amiruddin Kuba, dan Suwendi, doa yang bisa dibaca antara lain sebagai berikut:

بِسْمِ اللهِ الَّذِيْ لاَ يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْئٌ فىِ اْلاَرْضِ وَلاَ فىِ السَّمَاءِ وَهُوَ السَّمِيْعِ اْلعَلِيْمِ.

Bacaan Latin: Bismillahilladzi laa yadhurru ma'asmihi syai'un fil ardhi wa laa fissamaa'i, wa huwas samii'ul 'aliim.

Artinya: "Dengan nama Allah yang bila disebut, segala sesuatu di bumi dan langit tidak akan berbahaya, Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (HR. Abu Dawud no. 5088, Tirmidzi no. 3388)

Akhirnya, membasmi tikus bukan sekadar urusan rumah tangga, tapi juga refleksi nilai-nilai Islam: tanggung jawab, kebersihan, dan kasih sayang terhadap makhluk Allah.

Dalam Islam, membasmi tikus bukan hanya tindakan kebersihan tapi juga bagian dari menjalankan syariat secara bijak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kita mendapat ajaran untuk tegas terhadap bahaya, namun tetap menjaga adab dalam memperlakukan makhluk hidup.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Heboh! Menu MBG di Probolinggo, Diduga Berjamur dan Berbelatung

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Sogaan, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mendadak jadi polemik. 
Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Klasemen Liga 1 Terbaru: Persib Bandung Makin Kokoh di Puncak Usai Bantai Madura United 5-0

Persib Bandung semakin kokoh di puncak klasemen Liga 1 setelah membantai Madura United 5-0 pada pekan ke-23. 
Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

Banjir Keberuntungan! 6 Zodiak Ini Diprediksi Sukses Besar di Dunia Kerja 27 Februari 2026

6 zodiak ini diprediksi sukses besar di dunia kerja pada 27 Februari 2026. Aries hingga Virgo panen keberuntungan!
Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Ciri-ciri Koh Erwin Bandar Narkoba yang Ngasih Setoran Rp1 Miliar ke AKBP Didik, Kini Diburu Polisi!

Polisi kini memburu sosok bandar narkoba Koh Erwin yang terlibat dalam skandal setoran ke mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro. 

Trending

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Para Pendukung Terdakwa Korupsi Minyak Mentah PT Pertamina Bertahan di PN Tipikor hingga Malam Hari

Masa pendukung terdakwa kasus korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina masih bertahan di PN Tipikor Jakarta Pusat hingga malam hari.
Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Kondisi Terkini Mahasiswi UIN Suska Riau yang Dibacok Teman Dekat di Kampus, Polisi Ungkap Motif Pelaku

Pembacokan terhadap mahasiswi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim (UIN Suska) Riau, Faradila (23), sita perhatian publik. Polisi ungkap kondisi korban.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komite Disiplin dan Etik, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat akibat Kericuhan di ACL 2?

AFC resmi merilis hasil sidang komite disiplin dan etik, Persib Bandung kena sanksi berat?
Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Tak Perlu Dinaturalisasi, Bintang Jerman Berdarah Kebumen ini Sudah Eligible Bela Timnas Indonesia

Timnas Indonesia terus memburu talenta diaspora demi mewujudkan target besar menuju Piala Dunia 2030. Bintang Jerman U-16 ini sudah masuk radar John Herdman?
Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Emil Audero Langsung Jadi Incaran Juventus usai Tersingkir dari Liga Champions, Michele Di Gregorio Didepak!

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi incaran Juventus, yang baru saja tersingkir dari Liga Champions 2025-2026. Michele Di Gregorio berpotensi didepak di musim panas seiring dengan performanya yang buruk.
Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Belum Juga Dinaturalisasi, Winger Arsenal yang Cetak Hattrick Ini Sudah Terpikat Euforia Timnas Indonesia

Timnas Indonesia dikaitkan dengan talenta Eropa yang sedang naik daun. Sosok Demiane Agustien belum juga dinaturalisasi sudah bicara jujur soal skuad Garuda.
Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Terungkap! Identitas Pengemudi Calya Lawan Arus yang Dikejar Massa di Gunung Sahari

Inilah identitas pengemudi mobil Toyota Calya yang lawan arus hingga diamuk massa di Gunung Sahari, Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT