News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dianggap Sepele tapi Dosa Besar ini Sangat Berbahaya, Bikin Pahala Terbuang Sia-sia, Kata Buya Yahya

banyak orang yang tidak menyadari sering melakukan dosa besar yang mengurangi pahala sebab dosa ini sangat sulit dihindari. Dianggap sepele tapi pengaruhnya sangat besar
Rabu, 16 April 2025 - 13:08 WIB
KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Manusia tidak pernah terlepas dari kesalahan dan dosa. Seringkali melakukannya baik disengaja maupun tidak. 

Sebaiknya segera untuk bertaubat kepada Allah agar diberikan ampunan, meski dosa itu sekecil apapun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, banyak orang yang tidak menyadari sering melakukan dosa besar yang mengurangi pahala sebab dosa ini sangat sulit dihindari. 

Sebagai seorang muslim ada baiknya menghindari dosa ini agar pahala tidak habis dan terbuang sia-sia.

KH Prof. KH.Yahya Zainul Ma arif atau Buya Yahya
KH Prof. KH.Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV

 

Dosa Besar yang Menghabiskan Pahala

Dilansir tvOnenews.com pada tayangan YouTube Al Bahjah TV, ternyata ada dosa besar yang sering dilakukan tanpa disadari.

"Akan tetapi ada satu dosa yang kadang kita tidak sadari padahal itu dosa gede banget, cuman enggak ada yang grebek sehingga taubatnya juga susah," ungkap Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

Menurut Buya Yahya, dosa ini sangat mudah dilakukan dan sangat berbahaya sehingga perlu dijauhi.

"Berbuat dosanya gampang banget," ujarnya.

Sering kali tidak disadari, dosa besar ini semakin lama dilakukan akan membuat pahala habis hingga tak tersisa.

Prof. KH. Yahya Zainul Ma arif atau Buya Yahya
Prof. KH. Yahya Zainul Ma'arif atau Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar/YouTube Al-Bahjah TV

 

Dosa besar yang dimaksud Buya Yahya adalah menggunjing orang lain.

"Yaitu dosa menggunjing, ngomongin orang lain," kata Buya Yahya.

Tanda-tanda omongan yang sudah termasuk menggunjing menurut Buya Yahya adalah jika orang tersebut mendengar pasti akan merasa tidak senang.

"Yang kalau orang lain itu mendengar pasti nggak senang," ujar Buya Yahya.

Jika membicarakan keburukan orang dan itu berupa fakta, maka itulah ghibah.

"Ya itu yang namanya gunjing," tuturnya..

Sementara itu, jika yang dibicarakan merupakan kebohongan atau hal yang tidak benar, maka dapat menjadi fitnah yang jauh lebih berbahaya dibanding ghibah.

"Berarti adalah fitnah, luar biasa di atas gunjing," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu berbahayanya dosa ghibah, ada baiknya segera untuk meninggalkannya.

Bahkan Buya Yahya menyebut bahwa orang yang terlibat ghibah walau hanya mendengar juga akan terkena dosanya. (far/kmr)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT