News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tips Menghindari Kebiasaan Foto-foto saat Umrah yang Berujung Pamer di Media Sosial, Dijamin Tanpa Riya

Kebiasaan foto-foto melalui kamera ponsel menjadi tantangan di era digital saat melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci, karena berpotensi riya atau sombong.
Senin, 14 April 2025 - 23:51 WIB
Ilustrasi foto-foto atau selfie saat Ibadah Umrah
Sumber :
  • iStockPhoto

tvOnenews.com - Di era digital ini, kamera ponsel seakan menjadi teman tak terpisahkan, bahkan saat ibadah umrah maupun haji di Tanah Suci.

Pemandangan jemaah yang sibuk mengabadikan setiap momen selama umrah, baik dari berpose di depan Ka'bah hingga berswafoto saat sa'i semakin sering terlihat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Media sosial menjadi panggung utama sebagai tempat memamerkan momen selama ibadah umrah bahkan haji. Mereka akan menyertakan secara lengkap dengan caption yang terdengar religius.

Namun, pernahkah kita bertanya apakah kita sedang mendekatkan diri kepada Allah, atau sekadar berburu konten? Foto yang terunggah di media sosial hanya bisa mengundang riya.

Oleh karena itu, tvOnenews.com akan berbagi tips mengurangi kebiasaan foto-foto selama ibadah umrah, dengan tujuan tetap istiqamah beribadah di Tanah Suci dan tidak menjadi sombong.

Menyadari Esensi Ibadah Umrah

Ilustrasi ibadah umrah
Ilustrasi ibadah umrah
Sumber :
  • Antara

 

Dilansir dari buku Fiqh Prioritas karya Yusuf Al-Qaradawi terbitan Mizan, 2001, Umrah bukanlah sekadar perjalanan wisata religi, tetapi ibadah yang penuh makna spiritual dan mengandung nilai-nilai keikhlasan serta penghambaan kepada Allah SWT.

Dalam Islam, menjaga niat adalah hal yang sangat penting, sebagaimana dalam hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda, 

"Sesungguhnya amal itu tergantung niatnya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Maka dari itu, seyogyanya kita menjaga niat sejak dari rumah, bahwa perjalanan ini adalah untuk ibadah, bukan eksistensi pribadi.

Tanah suci adalah tempat di mana kita seharusnya merendahkan hati, bukan meninggikan ego. Kesadaran akan nilai spiritual umrah akan menuntun kita menjauh dari keinginan untuk memamerkan aktivitas ibadah kepada dunia.

Dampak Negatif Kebiasaan Foto-foto saat Umrah

Merujuk dari kitab Al-Fawaid karya Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, kebiasaan mengambil foto berlebihan selama umrah bisa berdampak pada kekhusyukan ibadah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fokus berpindah dari merenung dan berdzikir menjadi mencari sudut foto terbaik. Kemudian, bukan hanya mengganggu diri sendiri, tetapi juga bisa mengganggu jemaah lain.

Terlebih lagi, tanpa sadar, aktivitas ini bisa memicu penyakit hati seperti riya—memamerkan ibadah agar mendapat pujian manusia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT