News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata ini Cara Tentukan Waktu Terbaik Shalat Jamak saat Kondisi Sempit, Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Banyak umat Muslim masih salah dalam cara menentukan waktu terbaik pelaksanaan shalat Jamak. Ustaz Adi Hidayat (UAH) menjelaskan dari segi kondisi yang sempit.
Minggu, 13 April 2025 - 17:18 WIB
Ustaz Adi Hidayat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Adi Hidayat Official

tvOnenews.com - Kebanyakan umat Muslim masih merasa bingung cara menentukan waktu terbaik mengerjakan shalat Jamak.

Shalat Jamak menjadi salah satu solusi jika tidak bisa ibadah wajibnya tepat waktu, seperti berada dalam kondisi tak memungkinkan karena di tengah perjalanan jauh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Akan tetapi, dalam segi waktu pelaksanaan shalat Jamak, orang mukmin tidak bisa mengatur cara terbaiknya, sehingga menganggap jamaknya hanya sia-sia.

Ustaz Adi Hidayat selaku Direktur Quantum Akhyar Institute berbagi tips atau cara terbaik menentukan waktu shalat Jamak jika di tengah kondisi sempit.

Seperti apa solusi Ustaz Adi Hidayat memberikan cara menghitung waktu shalat Jamak? Yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Waktu Terbaik Shalat Jamak

Ilustrasi shalat Jamak
Ilustrasi shalat Jamak
Sumber :
  • Freepik

 

Dilansir tvOnenews.com dari kanal YouTube Adi Hidayat Official, Minggu (13/4/2025), Ustaz Adi Hidayat mengulas seputar shalat Jamak dari segi penyebab dan waktunya.

Ulasan tentang shalat Jamak karena perjalanan jauh bermula saat Ustaz Adi Hidayat ditanya oleh seorang jemaahnya.

Jemaah itu menanyakan kepada Ustaz Adi Hidayat mengenai ketentuan jarak dan cara menghitung waktu pelaksanaan shalat Jamak.

Sebagai pendakwah karismatik, Ustaz Adi Hidayat dengan lugas menjawab pertanyaan tersebut bahwa, definisi shalat Jamak yaitu menggabungkan dua ibadah dalam satu waktu.

UAH sapaan akrabnya menjelaskan soal pelaksanaan shalat Jamak takdim dilakukan saat waktu shalat Fardhu yang pertama.

"Maka ada menggabungkan Dzuhur dengan Ashar, jika saya gabungkan Ashar ke Dzuhur dikerjakan di waktu Dzuhur maka diawalkan," ujar Ustaz Adi Hidayat.

Wakil Ketua I Majelis Tabligh Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah ini menuturkan memastikan shalat Fardhu di waktu kedua, maka dilaksanakan pada waktu pertamanya.

"Dalam Bahasa Arab awal itu takdim atau didahulukan, maka jamak takdim," kata dia.

Terkait shalat Jamak takhir, kata Ustaz Adi Hidayat, niat shalat Fardhu yang pertama dilaksanakan pada waktu kedua. Maksudnya, Dzuhur berlangsung saat waktu Ashar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jika saya ingin kerjakan Dzuhurnya di Ashar karena pertimbangan tertentu, maka diakhirkan jamaknya disebut takhir," terangnya.

Akan tetapi, jika ingin mengerjakan shalat Fardhu yang tak memiliki jarak waktunya saling berdekatan, maka tidak dapat diartikan shalat Jamak.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT