GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teks Khutbah Jumat Singkat 11 April 2025: Lalai Shalat Pasca Lebaran, Ini Peringatan di Bulan Syawal

Materi teks khutbah Jumat singkat untuk pelaksanaan shalat Jumat, 11 April 2025 mengambil tema bahayanya melalaikan shalat di bulan Syawal pasca momen Lebaran.
Rabu, 9 April 2025 - 23:50 WIB
Ilustrasi shalat berjamaah
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Shalat kembali menjadi tantangan bagi umat Muslim setelah Lebaran selama di bulan Syawal sebagai bahan materi teks khutbah Jumat yang menarik.

Kebutuhan menjaga shalat di bulan Syawal tetap wajib. Teks khutbah Jumat singkat ini akan memaparkan materi terkait peringatan jika lalai beribadah setelah momentum Lebaran selesai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, shalat merupakan ibadah yang tidak bisa ditinggalkan umat Muslim, sebagaimana dalam Surat Al-Baqarah Ayat 238 terkait perintah memelihara shalat.

Oleh karena itu, tvOnenews.com akan membagikan materi teks khutbah Jumat singkat untuk pelaksanaan shalat Jumat, 11 April 2025 mengambil tema bahayanya melalaikan shalat di bulan Syawal.

Sementara, judul teks khutbah Jumat singkat pada kesempatan ini bertajuk "Lalai Shalat Pasca Lebaran, Ini Peringatan di Bulan Syawal".

Teks Khutbah Jumat Singkat Tema Lalai Shalat Pasca Lebaran, Ini Peringatan di Bulan Syawal

Ilustrasi jemaah shalat Jumat menyimak teks khutbah Jumat singkat
Ilustrasi jemaah shalat Jumat menyimak teks khutbah Jumat singkat
Sumber :
  • iStockPhoto

 

الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي أَكْرَمَنَا بِالْإِسْلَامِ، وَأَعَزَّنَا بِهِ قُوَّةً وَإِيْمَانًا، وَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوْبِنَا فَجَعَلَنَا أَحِبَّةً وَإِخْوَانًا، وَأَشْهَدُ أَن لَّا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، أَنْزَلَ كِتَابَهُ هُدًى وَرَحْمَةً وَتِبْيَانًا، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ، هَدَى اللهُ بِهِ مِنَ الضَّلَالَةِ، وَعَلَّمَ بِهِ مِنَ الْجَهَالَةِ، وَأَعَزَّ بِهِ بَعْدَ الذِّلَّةِ، وَكَثَّرَ بِهِ بَعْدَ القِلَّةِ، صَلَّى اللهُ عَلَيهِ وَسَلَّمَ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الَّذِينَ كَانُوا لَهُ عَلَى الْحَقِّ إِخْوَانًا وَأَعْوَانًا؛ أَمَّا بَعْدُ.

عِبَادَ اللهِ، أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيْثُ قَالَ تَبَارَكَ وَتَعَالَى، أَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ: يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُّسْلِمُوْنَ.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا.

Hadirin shalat Jumat yang berbahagia

Pertama-tama, marilah kita bersyukur dan mempertebal takwa serta iman kita kepada Allah Subhanahu wa ta'ala yang Maha Pemberi, Maha Pemaaf, dan Maha Penyayang kepada hamba-hamba-Nya.

Sholawat serta salam marilah kita curahkan kepada Nabi Muhammad SAW, serta keluarga, sahabat, dan tokoh-tokoh yang memperjuangkan Islam sebagai agama membawa kebenaran dan menyelamatkan di akhirat kelak.

Sidang Jumat yang dirahmati Allah

Selama Ramadhan, kita terbiasa bangun untuk sahur, memakmurkan masjid, serta menjaga shalat lima waktu, bahkan banyak yang istiqamah dengan shalat berjamaah dan qiyamul lail.

Namun kini, di bulan Syawal, realita kembali menguji. Masjid mulai lengang, jadwal ibadah mulai dilupakan. Apakah semangat ibadah kita hanya eksis di bulan Ramadhan saja?

Sayangnya, banyak dari kita yang kembali lalai dalam shalat setelah Ramadhan. Ini bukan sekadar kelalaian kecil, tapi sebuah bentuk kemunduran spiritual yang sangat berbahaya.

Shalat adalah tiang agama. Ketika seseorang mulai meremehkan shalat, maka bangunan keimanannya mulai rapuh.

Pertama-tama, khatib akan menguraikan secara singkat terkait keutamaan menjaga shalat setelah Ramadhan.

Salah satu tanda amalan Ramadhan diterima adalah tetap konsisten beribadah setelahnya. Hadis riwayat dari Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali, dia berkata:

"Balasan dari kebaikan adalah kebaikan setelahnya. Barangsiapa yang melakukan kebaikan lalu melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka itu tanda diterimanya amal." (Ibnu Rajab, Latha’if al-Ma’arif)

Shalat bukan hanya ibadah wajib, tetapi juga menjadi tolak ukur keimanan, sebagaimana dalam hadis riwayat, Rasulullah SAW bersabda:

"Perjanjian antara kami dan mereka (orang kafir) adalah shalat. Barang siapa yang meninggalkannya, maka ia telah kafir." (HR. Tirmidzi, no. 2621)

Kaum muslimin rahimahumullah

Kita wajib tetap menanamkan pada dalam diri terkait bahaya melalaikan shalat.

Dalam Al-Quran dari redaksi Surat An-Nisa Ayat 142 memberi peringatan kepada orang-orang yang melalaikan shalat, Allah SWT berfirman:

"Sesungguhnya orang-orang munafik itu menipu Allah, dan Allah akan membalas tipuan mereka. Dan apabila mereka berdiri untuk shalat mereka berdiri dengan malas." (QS. An-Nisa: 142)

Kelalaian dalam shalat bukan hanya membuat hati gersang, tapi juga membawa dampak dunia dan akhirat. Hidup terasa kosong, hati mudah gelisah, dan keberkahan pun menjauh.

Dalam QS. Al-Ma’un Ayat 4-5, Allah bahkan menyebutkan ancaman bagi orang-orang yang lalai dalam shalat, bukan karena meninggalkannya sepenuhnya, tetapi karena melaksanakan tanpa kesungguhan.

Maka dari itu, wajib bagi kita menjadikan Syawal sebagai ujian konsistensi ibadah.

Bulan Syawal bukan penutup, tetapi awal dari ujian istiqamah. Justru setelah Ramadhan, kualitas keimanan diuji. Apakah kita hanya "muslim musiman" atau benar-benar hamba yang taat dalam segala kondisi?

Istiqamah tidak mudah, tapi bukan tidak mungkin. Seperti tanaman yang butuh siraman teratur, jiwa kita butuh shalat untuk tetap hidup dan tenang. Menjaga shalat adalah bentuk cinta kepada Allah yang paling nyata.

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Ada beberapa tips menghindari kelalaian dalam shalat sebagai berikut:

1. Jaga Lingkungan dan Teman

Bergaul dengan orang yang menjaga shalat. Lingkungan sangat memengaruhi semangat ibadah kita.

2. Buat Target Ibadah Pribadi

Misalnya, bertekad menjaga shalat berjamaah minimal satu kali sehari.

3. Ingat Kematian dan Akhirat

Kesadaran akan kematian bisa jadi pengingat ampuh untuk terus memperbaiki diri dan tidak lalai.

4. Berdoa Meminta Keteguhan Iman

Dalam poin berdoa meminta istiqamah dalam menjaga iman mengingatkan salah satu redaksi hadis riwayat, Rasulullah SAW sendiri sering berdoa:

"Ya Muqallibal Qulub, tsabbit qalbi ‘ala diinika (Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hatiku di atas agama-Mu)." (HR. Tirmidzi)

Sidang shalat Jumat yang dikaruniai Allah

Demikianlah khatib menerangkan sedikit khutbah Jumat pertama ini. Syawal adalah saat untuk menilai apakah ibadah Ramadhan benar-benar membekas atau hanya sementara.

Kita jangan membiarkan semangat Ramadhan redup begitu saja. Tetaplah menjaga shalat lima waktu, karena itu adalah kunci keberhasilan dunia dan akhirat.

Shalat bukan beban, melainkan hadiah. Hadiah dari Allah untuk mendekatkan kita pada-Nya. Maka jagalah shalatmu, niscaya Allah akan menjaga hidupmu.

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kementerian Agama RI, NU Online, Buku Latha’if al-Ma’arif oleh Ibnu Rajab al-Hanbali, dan berbagai sumber lainnya.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT