News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Supardi Nasir? Eks Pemain Timnas Indonesia dan Legenda Persib Kini Sibuk Belajar Agama sampai Nonton Ceramah...

Sebagai legenda Persib Bandung dan mantan pemain Timnas Indonesia, Supardi Nasir diam-diam sudah lama sibuk mempelajari ilmu agama dan menonton ceramah ustaz.
Rabu, 9 April 2025 - 18:52 WIB
Mantan pemain Timnas Indonesia atau legenda Persib Bandung, Supardi Nasir
Sumber :
  • tvOne

tvOnenews.com - Supardi Nasir selaku mantan pemain Timnas Indonesia dan legenda Persib Bandung diam-diam memiliki kepribadian yang religius.

Setelah menyabet gelar legenda Persib Bandung, Supardi Nasir yang pernah membela Timnas Indonesia itu sempat membagikan kisah perjalanan spiritualnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Supardi Nasir kini sibuk mempelajari tentang ajaran agama Islam. Hal itu terjadi saat masih bersama Persib Bandung.

Lantas, bagaimana kisah spiritual Supardi Nasir? Simak cerita mantan pemain Timnas Indonesia dan Persib Bandung itu di bawah ini!

Supardi Nasir Perdalam Kebutuhan Spiritual Agama

Legenda Persib Bandung, Supardi Nasir
Legenda Persib Bandung, Supardi Nasir
Sumber :
  • Instagram/@supardinasir2222

 

Dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Radio HSI, Rabu (9/4/2025), Supardi Nasir sempat menyampaikan kisah perjalanan spiritualnya untuk berhijrah.

Supardi memang sibuk bermain sepak bola, tetapi juga tidak melupakan nilai-nilai agama untuk kebutuhan hidupnya sendiri.

Saat di Persib Bandung, Supardi menuturkan salah satu teman yang sering bersama dirinya, termasuk menjadi rekan satu kamar adalah sosok Muhammad Ridwan.

Supardi selalu memilih Muhammad Ridwan sebagai teman satu kamar sebelum dan setelah pertandingan Persib Bandung selesai.

Kebersamaannya menuntun Supardi Nasir semakin religius. Ia bahkan sering belajar seputar ilmu agama Islam bersama Muhammad Ridwan.

Menurut Supardi Nasir, sosok Muhammad Ridwan salah satu guru terbaik ia semakin menemukan jalan hidup dan memperoleh kedamaian berkat mempelajari ilmu agama Islam.

Supardi Nasir ketika itu diam-diam sering menonton tayangan ceramah melalui video YouTube milik Ustaz Khalid Basalamah.

"Jadi ada satu waktu Ridwan ngajak saya nonton bareng. Tayangan pertama yang saya tonton adalah hukum mendengarkan musik," ungkap Supardi Nasir.

Supardi mengakui video ceramah dari Ustaz Khalid Basalamah, awal mulanya masih belum dimengerti olehnya. Muhammad Ridwan terus menuntun legenda Persib Bandung itu agar cepat paham.

"Saya pun mengikuti apa maunya, dan setelah 2 jam nonton, alhamdulillah, Allah Subhanahu wa Ta'ala kasih saya hidayah," terang Supardi.

Mantan pemain Timnas Indonesia itu akhirnya tidak pernah ketinggalan menonton video ceramah terbaru dari Ustaz Khalid Basalamah.

Sementara, Supardi Nasir juga kerap kali menonton video ceramah mendiang Ustaz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, selain menyukai gaya ceramah Ustaz Khalid Basalamah.

Dilansir dari Instagram pribadinya, Supardi Nasir bahkan juga baru-baru ini mengunggah sebuah tayangan video ceramah yang disampaikan oleh Ustaz Syafiq Riza Basalamah.

Tak ayal, Supardi Nasir menuturkan ada kedamaian dan kenyamanan yang dirasakan olehnya jika mendengar gaya ceramah ketiga ustaz beraliran Salafi tersebut.

Ketika memperkuat Persib Bandung, Supardi Nasir sering mencari majelis ilmu. Kesan-kesan ia memperoleh ilmu agama Islam saat di Cipaganti.

Setelah menjadi legenda Persib Bandung. Supardi menjajaki kariernya di PSPS Pekanbaru. Ia bahkan sering berbagi ilmu pengetahuannya soal ajaran agama Islam.

"Saya punya keyakinan, selama saya baik dan benar di jalan Allah Subhanahu wa Ta'ala, saya enggak akan sakit hati kepada mereka yang sinis melihat saya. Saya juga berharap lama-lama mereka paham dengan keputusan saya ini," tandasnya.

Melalui kisah perjalanan spiritualnya menunjukkan bahwa, Supardi Nasir menjalani kehidupannya tidak hanya seputar sepak bola, tetapi juga tetap menjaga imannya.

Karir Supardi Nasir Mantan Pemain Timnas Indonesia dan Legenda Persib Bandung

Merujuk data dari Transfermarkt, Supardi Nasir merupakan pemain kelahiran Kabupaten Bangka, Provinsi Bangka Belitung pada 9 April 1983.

Supardi Nasir mulai menjajaki kariernya sebagai pesepak bola profesional saat bercokol di PS Palembang pada 2004 sebelum berpindah ke PSPS Pekanbaru.

Pada 2006, Supardi Nasir pernah membela PSMS Medan. Ia selama dua musim menjadi bek sekaligus gelandang bertahan klub tersebut sebelum berlabuh ke Pelita Jabar pada 2008.

Supardi Nasir juga pernah memperkuat Sriwijaya FC pada 2010. Selepas itu, ia menjajaki kariernya membela Persib Bandung pada 2012 silam.

Supardi Nasir berseragam Persib Bandung dari musim 2012 hingga 2015. Kemudian, ia kembali memperkuat Maung Bandung pada 2017 hingga 2022.

Supardi Nasir menjadi pemain yang dianugerahkan oleh tim dan suporter sebagai legenda Persib Bandung.

Kemudian, Supardi kembali membela PSMS Medan sebelum berlabuh ke PSPS Pekanbaru dan kini sibuk berkutat bersama Nusantara United.

Sementara, kiprahnya debut bersama Timnas Indonesia pada 2007 silam. Ketika itu ia menjadi pemain bek kanan dan gelandang bertahan Garuda saat bercokol di Piala AFF.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Supardi kembali membela Timnas Indonesia padda 2014 lalu. Ia telah membukukan kiprahnya bersama Garuda sebanyak 21 pertandingan.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT