News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Imbas Heboh di Media Sosial, Produser Tegaskan Drama Serial Bidaah Bukan Penistaan Agama: Tak Ada Niat Jatuhkan Islam

Produser Bidaah atau Broken Heaven, Erma Fatimah menegaskan bahwa, drama serial produksian VIU Malaysia yang viral ini bukan mengarahkan unsur penistaan agama.
Selasa, 8 April 2025 - 19:17 WIB
Poster drama series Bidaah asal Malaysia
Sumber :
  • Viu

tvOnenews.com - Produser Bidaah atau Broken Heaven, Erma Fatimah menegaskan bahwa, drama serial produksian VIU Malaysia yang viral ini bukan mengarahkan penistaan agama.

Erma Fatimah memahami betul sinopsis dalam drama Malaysia yang viral di media sosial akhir-akhir ini mengambil unsur seputar penyimpangan agama Islam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alasan Drama Malaysia Bidaah Hadir

Sosok Walid (tengah) di Film Bidaah serial asal Malaysia
Sosok Walid (tengah) di Film Bidaah serial asal Malaysia
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube VIU

 

Akan tetapi, Erma Fatimah mengatakan, ia selaku produser bersama crew drama Malaysia tersebut mengambil topik tersebut agar menyadarkan penonton dan masyarakat.

"Saya buatkan Bidaah itu bukan jatuhkan agama Islam, bukan, tapi mengingatkan kepada anak-anak di luar sana, emak-emak jangan sembarangan antar, harus tahu dulu siapa gurunya," ungkap Erma Fatimah dalam sebuah wawancara dikutip dari TikTok @majoritiofficial, Selasa (8/4/2025).

Erma menegaskan, setiap orang tua tidak boleh lengah hanya perkara ingin memasukkan anaknya ke sekte atau pesantren demi mengais ilmu agama Islam lebih dalam.

Menurut Erma, tidak semua sekolah agama atau pondok pesantren memiliki kualitas yang baik.

Erma menambahkan bahwa, anak bisa terjerat diambang kesesatan dan sengsara jika salah memilih tempat pendidikan.

"Jangan hanya karena ingin anak jadi baik, lalu sembarangan memasukkan mereka ke sekolah pondok tanpa memastikan kredibilitasnya dahulu," tuturnya.

Sebagai produser, Erma menjelaskan, alur cerita Bidaah diambil dari kisah hidupnya secara nyata pada 20 tahun silam.

Erma pernah menjadi jemaah atau santri di sebuah sekte yang dinilai baik dan benar untuk memberikan ilmu agama Islam.

Erma mengapresiasi pemimpin dan pengajarnya memiliki kualitas dan menguasai banyak ilmu agama Islam. Hal ini membuat para jemaahnya rajin mengisi amal ibadah setiap harinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sampai suatu hari, seorang anak di kelompok itu berkata kepada saya bahwa, guru mereka telah menyetubuhinya, bukan hanya dia tapi beberapa. Lillahitaala ini bukan suatu pembohongan," katanya.

Erma memposisikan ia sebagai Baiduri dalam drama Bidaah tersebut. Ia merasa terkejut atas pernyataan dari seorang jemaah bahwa pemimpin di sekte itu sebenarnya sesat.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT