News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Potong Kuku Malam Hari Memangnya Ada Larangan dalam Islam? Ternyata kata Buya Yahya Hukumnya…

Sebagian orang menganggap kebiasaan memotong kuku di malam hari sebagai pamali atau bisa membawa dampak buruk dalam kehidupan. Adakah larangannya dalam Islam?
Senin, 7 April 2025 - 23:19 WIB
Potret Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Al Bahjah TV

tvOnenews.com -  Kuku akan tumbuh secara alami setiap hari, lama kelamaan akan menjadi panjang. 

Bila sibuk dengan aktivitas, terkadang baru sempat untuk memotong kuku di malam hari. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ternyata, sebagian orang menganggap kebiasaan ini sebagai pamali yang akan membawa dampak buruk dalam kehidupan.

Lantas, bagaimana ajaran Islam menanggapi kondisi seperti ini?

Dalam satu ceramahnya, Buya Yahya mengatakan tentang hukum potong kuku di malam hari.

Hukum Memotong Kuku di Malam Hari

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan YouTube Al Bahjah TV, memotong kuku merupakan salah satu tindakan yang dianjurkan dalam ajaran agama Islam.

Rasulullah SAW memberi sebuah petunjuk untuk menjaga kebersihan, termasuk memotong kuku.

Meski begitu, tidak ada hukum yang secara khusus mengatur tentang potong kuku dalam Islam. 

Tindakan tersebut termasuk dalam kategori yang dianjurkan dan disunnahkan. 

Seorang jamaah bertanya kepada Buya Yahya tentang hukum memotong kuku pada malam hari.

“Kata orang dulu, tidak boleh memotong kuku malam hari karena pamali, apakah benar?,” tanya seorang jamaah kepada Buya Yahya.

Potret Buya Yahya saat memberikan kajian
Potret Buya Yahya saat memberikan kajian
Sumber :
  • YouTube/Al-Bahjah TV

 

Kemudian, Buya Yahya mengatakan tak ada masalah jika mau memotong kuku malam hari.

“Gapapa, boleh. Jangankan potong kuku, Anda mau nyangkul malam hari juga oleh,” ujarnya.

Pamali atau larangan memotong kuku pada waktu-waktu tertentu tidak ada dalam ajaran Islam. 

“Nggak ada larangan. Anda boleh menjabat, menyapu, dan gunting kuku malam hari,” jelas Buya Yahya pada tayangan YouTube Al Bahjah TV.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya menegaskan bahwa tidak diperbolehkannya memotong kuku malam hari lantaran untuk menghindari bahaya yang terjadi.

“Nggak ada haram. Kalaupun tidak boleh memotong kuku malam hari karena ada sesuatu yang membahayakan, misalnya lampunya mati atau gelap, itu kan bisa membahayakan,” tutup Buya Yahya. (hnf/kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT