Menteri Agama RI Ajak Jaga Spirit Ramadhan: Kubur Perilaku Korupsi
- Istimewa
Jakarta, tvOnenews.com- Umat Muslim tengah menyambut hari kemenangan Idulfitri 1446 H, setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa di bulan Ramadhan 2025.
Dengan begitu, Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengajak umat Muslim untuk menjaga spirit Ramadhan dengan menanamkan nilai-nilai kejujuran, dan keikhlasan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam upaya pemberantasan korupsi.
Ia pun menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum penting untuk memperbarui komitmen dalam membangun bangsa yang lebih baik.
Mengajak eluruh elemen masyarakat untuk mengubur perilaku korupsi, dan bersinergi dalam menciptakan lingkungan bersih dari praktik korupsi dan ketidakjujuran.
"Hari Raya Idulfitri adalah saat yang tepat untuk memperbaharui komitmen kita dalam membangun negeri ini dengan lebih baik. Salah satu caranya adalah dengan mengubur perilaku korupsi dan menanamkan kejujuran sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari," ujar Menag dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (01/4/2025).
Pesan soal Ramadhan dan Nilai Kejujuran
Sehubungan dengan ini, Menag menekankan kembali Ramadhan mengajarkan umat Muslim untuk mengendalikan hawa nafsu, termasuk nafsu akan hal-hal yang bukan haknya.
Pasalnya, puasa tidak hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga membentuk kesadaran spiritual bahwa Allah Maha Mengetahui setiap perbuatan manusia.
"Ramadan mengajarkan kita untuk selalu berbuat jujur, baik kepada diri sendiri maupun kepada orang lain. Kesadaran ini harus terus dijaga agar kita tidak tergoda melakukan kebohongan dan korupsi dalam kehidupan sehari-hari. Spirit Ramadan harus tetap hidup dalam diri kita sepanjang sebelas bulan ke depan dan mengubur dalam-dalam perilaku korupsi," tutur Menag.
Perilaku Korupsi Tidak Terpuji
Sebagaimana dipahami, perilaku korupsi bertentangan dengan nilai-nilai Islam yang menekankan keadilan dan kepedulian terhadap sesama.
Oleh karena itu, setiap individu memiliki tanggung jawab untuk menanamkan integritas dan menjauhi segala bentuk penyimpangan yang merugikan bangsa dan negara.
Nasaruddin pun mengajak untuk menjauhi korupsi, Menag juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kepedulian terhadap sesama di momen Idulfitri.
Hari kemenangan ini harus dijadikan kesempatan untuk merendahkan hati, saling memaafkan, dan memperkuat tali persaudaraan.
Load more