News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemudik Sepeda Motor Menuju Merak Pilih Istirahat di Pinggir Jalan Karena Posko Terpadu Penuh Sesak

Pemudik sepeda motor terpaksa yang melintasi jalan arteri Tangerang-Serang menuju Merak pada Jumat (28/3) malam atau H-3 Lebaran 2025 memilih istirahat di pinggir jalan ketimbang di posko pelayanan terpadu.
Sabtu, 29 Maret 2025 - 06:11 WIB
Pemudik sepeda motor yang melintasi jalan arteri Tangerang-Serang
Sumber :
  • ANTARA

Kabupaten Tangerang, Tvonenews.com- Pemudik sepeda motor terpaksa yang melintasi jalan arteri Tangerang-Serang menuju Merak pada Jumat (28/3) malam atau H-3 Lebaran 2025 memilih istirahat di pinggir jalan ketimbang di posko pelayanan terpadu. Ini karena kapasitas posko pelayanan terpadu tidak bisa menampung seluruh pemudik. Sehingga, mereka memilih istirahat sejenak di pinggir jalan meskipun berisiko terhadap keselamatan lalu lintas.

Pantauan di KM 15, jalan Raya Serang-Jakarta tepatnya gerbang kawasan Citra Raya, Cikupa, Kabupaten Tangerang, Banten, pukul 23.55 WIB terlihat para pengendara sepeda motor memadati tepian jalan tersebut.

Pemudik beristirahat untuk memulihkan kondisi fisik dan sekaligus menunggu rekan yang masuk dalam rombongan pemudik Lebaran untuk menuju Pulau Sumatera.

Rizal (29), misalnya salah satu pemudik asal Lampung, menuturkan bahwa ia beserta rekannya memilih beristirahat di tepian jalan agar lebih efisien untuk melanjutkan kembali perjalanan mudiknya.

"Sekalian kita nunggu rombongan lain, jadi istirahat di pinggir jalan saja biar cepat pas berangkatnya. Kita istirahat juga kita tidak lama," ujarnya.

Dia menyadari pilihan untuk beristirahat di tepian jalan dengan kondisi kepadatan lalu lintas yang tinggi sangat berbahaya. Akan tetapi langkah itu terpaksa dilakukan untuk mempercepat waktu.

"Saya naik motor, rutenya Bekasi, Tangerang, terus ke Ciwandan. Sengaja naik motor biar lebih efisien, apalagi saya baru dapat cuti kerja hari ini," ungkapnya.

Sebelum berangkat mudik, Rizal melakukan sejumlah treatment khusus agar sehat dan selamat sampai tujuan. Di mana, ia akan beristirahat beberapa jam sebelum keberangkatan pulang kampung.

"Yang pasti harus istirahat yang cukup. Terus jangan lupa cek kendaraannya. Kalau saya service dulu seminggu sebelum berangkat. Lalu, pas mau berangkat nih, saya juga bawa teknisi atau minimal yang paham otomotif di rombongan kami, jadi kalau ada kendala di kendaraan bisa dibantu, tidak usah cari bengkel," kata dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam hal ini, Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang, Polda Banten, mencatat sedikitnya 10.000 kendaraan baik roda dua maupun roda empat telah melintasi jalan arteri Tangerang-Serang menuju Merak menjelang perayaan Lebaran 2025.

"H-3 Lebaran 2025 sekarang minimal 10.000 kendaraan telah melintas jalur arteri Tangerang-Serang menuju Merak," kata Kepala Pos Pengamanan (Kapospam) Mudik Lebaran 2025 Iptu Udi Muhdi.

Dari 10.000 kendaraan yang melintas dari arah Jakarta menuju Pelabuhan Merak-Ciwandan itu mengalami peningkatan cukup signifikan bila dibanding dengan hari sebelumnya yakni Kamis (27/3) atau H-4 Lebaran 2025.

Kondisi peningkatan volume kendaraan tersebut sempat mengakibatkan penumpukan di beberapa persimpangan jalan. Namun, pihaknya dapat mengatasinya dengan melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas.

Peningkatan volume kendaraan arus mudik Lebaran ini diprediksi terjadi hingga H-2 atau pada Sabtu (29/3). Di mana, untuk H-1 momentumnya dinilai sudah melewati masa puncak arus mudik.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT