News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Naskah Khutbah Idul Fitri 2025: Rahasia Meraih Rezeki Bertubi-tubi Pasca Lebaran dari Perspektif Islam

Berikut materi naskah khutbah Idul Fitri menjadi bahan khatib ceramah setelah shalat Idul Fitri tentang refleksi meraih rezeki selepas momentum Lebaran 2025.
Senin, 24 Maret 2025 - 23:12 WIB
Ilustrasi rezeki harta
Sumber :
  • Freepik

tvOnenews.com - Naskah khutbah Idul Fitri merupakan bagian ibadah para jemaah yang dilakukan pada sesi ceramah dalam pelaksanaan shalat Idul Fitri.

Naskah khutbah Idul Fitri berbentuk secarik kertas namun sangat bermakna. Merujuk pada Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), khutbah berarti pidato seputar keagamaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Khatib selaku pihak bertugas menyampaikan naskah khutbah Idul Fitri mengingatkan bahwa, setiap umat Muslim akan kembali kepada jati dirinya dalam prinsip menyemarakkan Idul Fitri.

Khutbah Idul Fitri berlangsung setelah menunaikan shalat Idul Fitri. Ada pun dalam segi rukunnya tidak jauh berbeda dengan khutbah Jumat, hanya saja berbeda di waktu pelaksanaannya.

Pada kali ini, naskah khutbah Idul Fitri ini menjadi bahan khatib mengisi waktu kultum atau ceramah pasca shalat Idul Fitri pada 2025.

Sementara, tema naskah khutbah Idul Fitri ini mengambil judul seputar cara meraih rezeki. Setelah bulan Ramadhan, banyak orang berleha-leha terhadap kebutuhan rezekinya.

Maka dari itu, tvOnenews.com akan membagikan materi naskah khutbah Idul Fitri 2025 secara singkat terkait rahasia meraih aliran rezeki seluas samudera pasca Lebaran dan bulan Ramadhan.

Judul naskah khutbah Idul Fitri 2025 ini bertajuk "Rahasia Meraih Rezeki Bertubi-tubi Pasca Lebaran dari Perspektif Islam".

Naskah Khutbah Idul Fitri Tema Rahasia Meraih Rezeki Bertubi-tubi Pasca Lebaran dari Perspektif Islam

Ilustrasi mendengar naskah khutbah Idul Fitri
Ilustrasi mendengar naskah khutbah Idul Fitri
Sumber :
  • ANTARA/Yulius Satria Wijaya

 

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar, wa Lillahil Hamd.

Ya Allah, Engkau yang Maha Pengampun, ampunilah dosa-dosa kami. Engkau yang Maha Penyayang, limpahkanlah rahmat-Mu kepada kami. Pada hari yang penuh berkah ini, semoga kita semua menjadi pribadi yang lebih baik setelah Ramadhan berlalu.

Marilah kita sejenak melantunkan sholawat serta salam, sebagaimana pembuktian kita menjadi umat yang selalu menjunjung nabi tercinta kita, Nabi Muhammad SAW telah memperjuangkan umat manusia menemukan jalan kebenaran dengan mukjizatnya berupa Al-Quran.

Hadirin yang dirahmati Allah SWT

Idul Fitri menandai bulan Ramadhan telah berakhir. Hari raya Idul Fitri menjadi awal bagi umat Islam untuk kembali ke aktivitas duniawi, termasuk dalam mencari nafkah.

Setelah sebulan penuh memperbanyak ibadah dan menahan hawa nafsu, kini saatnya menerapkan pelajaran yang didapat selama Ramadhan ke dalam kehidupan sehari-hari.

Islam mengajarkan bahwa rezeki bukan hanya tentang harta, tetapi juga mencakup kesehatan, ketenangan, ilmu, dan keberkahan dalam hidup.

Oleh karena itu, kewajiban kita pentingnya memahami konsep rezeki dalam Islam menjadi kunci agar hidup menjadi lebih berkah dan sejahtera.

Kaum muslimin rahimahumullah

Dalam perspektif agama Islam bahwa, rezeki adalah pemberian Allah yang tidak terbatas pada harta benda, melainkan berbentuk ilmu, keluarga, bahkan ketenangan hati.

Allah SWT telah menjamin bahwa setiap makhluk-Nya akan mendapatkan rezeki, sebagaimana diabadikan dalam Surat Al-Mulk Ayat 15, Allah SWT berfirman:

هُوَ الَّذِيْ جَعَلَ لَكُمُ الْاَرْضَ ذَلُوْلًا فَامْشُوْا فِيْ مَنَاكِبِهَا وَكُلُوْا مِنْ رِّزْقِهٖۗ وَاِلَيْهِ النُّشُوْرُ

Artinya: "Dialah yang menjadikan bumi mudah bagimu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nya-lah kamu (kembali setelah) dibangkitkan." (QS. Al-Mulk, 67:15)

Ayat ini memberikan tafsir bahwa, manusia harus berusaha untuk mendapatkan rezeki yang halal dan tidak hanya bergantung pada takdir semata.

Selain itu, keberkahan rezeki lebih utama daripada jumlahnya. Rezeki yang sedikit tetapi berkah akan lebih bermanfaat daripada harta melimpah yang tidak membawa ketenangan hidup.

Jemaah shalat Idul Fitri dikaruniai Allah

Khatib akan menyampaikan cara meraih rezeki seluas samudera dalam agama Islam. Bagian ini menjadi penting untuk kita agar bisa merenungi bahwa rezeki sangat diperlukan selama hidup di dunia.

1. Bertakwa kepada Allah

Takwa adalah kunci utama dalam meraih rezeki yang melimpah dan berkah. Hal ini telah menjadi pemaparan dalam dalil Al-Quran dari redaksi Surat At-Talaq Ayat 2-3, Allah SWT berfirman:

"Barang siapa bertakwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya." (QS. At-Talaq, 65:2-3)

Orang yang menjaga ketakwaannya akan selalu diberikan jalan kemudahan dalam hidupnya. Kita minimal mempertahankan semangat ibadah setelah Ramadhan.

Beberapa ibadah yang menjadi kewajiban mempertahankan takwa kita, seperti shalat tepat waktu, membaca Al-Qur’an, dan menjauhi maksiat, seseorang akan semakin dekat dengan keberkahan rezeki.

2. Bekerja Keras dan Jujur

Islam sangat menekankan pentingnya bekerja keras dan mencari nafkah yang halal, Rasulullah SAW bersabda:

"Tidaklah seseorang memakan makanan yang lebih baik daripada hasil kerja tangannya sendiri." (HR. Bukhari)

Kejujuran dalam pekerjaan dan perdagangan juga merupakan faktor utama dalam keberkahan rezeki.

Dalam bisnis, misalnya, Islam mengajarkan untuk tidak menipu, menimbang dengan adil, dan menghindari riba agar harta yang diperoleh menjadi halal dan berkah.

3. Bersedekah dan Berbagi

Sedekah tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga membuka pintu rezeki yang lebih luas, sebagaimana dijelaskan dalam Surat Al-Baqarah Ayat 261, Allah SWT berfirman:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

Artinya: "Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti (orang-orang yang menabur) sebutir biji (benih) yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan (pahala) bagi siapa yang Dia kehendaki. Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui." (QS. Al-Baqarah, 2:261)

Sedekah juga membersihkan harta dan hati dari sifat kikir. Semakin sering seseorang berbagi, semakin besar peluang Allah melipatgandakan rezekinya.

4. Bersyukur atas Nikmat yang Ada

Bersyukur adalah salah satu cara agar nikmat yang diberikan Allah bertambah. Dalam Al-Qur’an disebutkan:

"Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu memaklumkan: 'Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu'." (QS. Ibrahim, 14:7)

Seyogyanya bersyukur tidak hanya menggunakan dari lisan, tetapi juga dengan tindakan, seperti menjaga amanah pekerjaan, membantu sesama, dan memanfaatkan rezeki dengan baik.

Kemudian, bagaimana cara menjaga spirit Ramadhan dalam mencari rezeki? Setelah Ramadhan, banyak kebiasaan baik yang bisa dipertahankan untuk mendukung kelancaran rezeki sebagai berikut:

- Disiplin dalam menjalankan aktivitas dan bekerja.
- Jujur dan amanah dalam setiap transaksi dan pekerjaan.
- Berdoa dan bertawakal kepada Allah dalam setiap usaha.
- Menghindari sifat boros dan mengelola keuangan dengan bijak.

Ma'asyiral muslimin rahimahumullah

Demikianlah khatib menyampaikan sedikit materi naskah khutbah Idul Fitri di waktu singkat namun begitu mulia. Rezeki yang melimpah bukan hanya dinilai dari banyaknya harta, tetapi juga dari keberkahannya.

Islam mengajarkan bahwa usaha dan tawakal harus berjalan seimbang. Dengan bertakwa, bekerja keras, bersedekah, dan bersyukur, rezeki akan semakin berkah dan membawa kebahagiaan.

Semoga setelah Idul Fitri ini, kita dapat terus bersemangat dalam menjemput rezeki dengan cara yang halal dan penuh berkah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

(hap)

Sumber Referensi: Quran Kementerian Agama (Kemenag) RI, Tafsir Ibnu Katsir, Kitab Riyadhus Shalihin karya Imam An-Nawawi, NU Online.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT