News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Lailatul Qadar Bisa Lampaui Pahala Seribu Usia Nabi Nuh AS, Gus Baha Sebut kalau Umat Nabi Muhammad SAW...

KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mengatakan umat Nabi Muhammad SAW wajib mendapat Lailatul Qadar. Pahalanya lebih tinggi dari 1.700 usia Nabi Nuh AS.
Senin, 24 Maret 2025 - 16:08 WIB
KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha
Sumber :
  • Instagram/@ngajionline_gusbaha

tvOnenews.com - Lailatul Qadar adalah malam kemuliaan di penghujung bulan Ramadhan. Setiap umat Islam akan meraih pahala setara seribu bulan.

Pada malam Lailatul Qadar, umat Islam wajib meningkatkan amal ibadahnya. Di momen inilah, Allah SWT menurunkan wahyu dan mukjizat berupa Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keistimewaan malam Lailatul Qadar akan memberikan pahala melebihi seribu bulan dan peristiwa Nuzulul Quran, sebagaimana diabadikan dalam Surat Al-Qadr Ayat 1-5, Allah SWT berfirman:

اِنَّآ اَنْزَلْنٰهُ فِيْ لَيْلَةِ الْقَدْرِ, وَمَآ اَدْرٰىكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِۗ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ ەۙ خَيْرٌ مِّنْ اَلْفِ شَهْرٍۗ, تَنَزَّلُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَالرُّوْحُ فِيْهَا بِاِذْنِ رَبِّهِمْۚ مِنْ كُلِّ اَمْرٍۛ, سَلٰمٌ ۛهِيَ حَتّٰى مَطْلَعِ الْفَجْرِ ࣖ

Artinya: "Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada Lailatul Qadar. Tahukah kamu apakah Lailatul Qadar itu? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan. Sejahteralah (malam) itu sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr, 97:1-5)

Ilustrasi malam Lailatul Qadar
Ilustrasi malam Lailatul Qadar
Sumber :
  • Freepik

 

Pada ayat pertama Surat Al-Qadr memiliki tafsir Kitab Suci Al-Quran diturunkan Allah SWT saat Nabi Muhammad SAW berdiam di Gua Hira melalui Malaikat Jibril pada malam Lailatul Qadar.

Ayat kedua dan ketiga menafsirkan bahwa, Lailatul Qadar merupakan malam yang begitu spesial melampaui pahala ibadah seribu bulan. Allah SWT juga menurunkan para malaikat mencatat amal hamba-Nya.

Keistimewaan dalam pemaparan surat tersebut menuntun setiap umat Islam memperbanyak ibadah. Namun bagi mereka tidak selalu mendapat malam mulia ini.

Sebagai pendakwah kondang asal Jember, Gus Baha mengatakan umat Nabi Muhammad SAW telah dijamin meraih Lailatul Qadar. Terlebih lagi, pahalanya melebihi usia Nabi Nuh AS.

Pahala Malam Lailatul Qadar Kalahkan Seribu Usia Nabi Nuh AS Penjelasan Gus Baha

Ilustrasi malam Lailatul Qadar
Ilustrasi malam Lailatul Qadar
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Gus Baha selaku pengasuh Pondok Pesantren Tahfidzul Qur'an LP3IA mengatakan bahwa ada syarat tertentunya, meskipun telah mendapat jaminan mendapat Lailatul Qadar.

Persyaratan pertama adalah minimal tidak boleh melakukan perbuatan maksiat. Setiap umat Islam menjaga dirinya dari hal-hal keburukan, Allah SWT menjamin Lailatul Qadar diberikan kepada mereka.

"Keyakinan saya, pokoknya dicari (Lailatul Qadar), yakinlah kamu pasti dapat," ujar Gus Baha dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Santri Gayeng, Senin (24/3/2025).

Merujuk dalam suatu kitab, Gus Baha mengambil cuitan mengenai usia umat nabi terdahulu sebelum Nabi Muhammad SAW, salah satunya adalah Nabi Nuh AS yang disebut bisa mencapai 1.700 tahun.

"Nabi Nuh jadi nabi saja 950 tahun. Itu dapat umat 80 orang. Jadi umurnya Nabi Nuh itu 1.700 tahun. Menjadi nabi 950 tahun," tutur Gus Baha.

"Kalau Nabi Ibrahim usianya sekitar 300 tahun. Dikhitan umur 80 tahun," sambung dia.

Perbandingan usia umat nabi yang lain dengan Nabi Muhammad SAW menimbulkan kecemburuan. Gus Baha menyebutkan, Rasulullah SAW bertanya mengapa umur umat Islam lebih pendek.

Pendakwah asal Rembang itu menegaskan bahwa, Allah SWT menjawab keresahan Nabi SAW dengan cara melimpahkan Lailatul Qadar. Hitungannya mendapat pahala setara 83 tahun 4 bulan.

"Maka, kalau melihat riwayat itu berarti otomatis umat Nabi setiap Ramadhan benar. Oleh karena itu, terkait ini shalat menghadap Barat (Ka'bah). Layaknya orang pada umumnya. Asal tidak maksiat, menurut saya pasti mendapat Lailatul Qadar," terang dia.

Keresahan itu membuat Nabi Muhammad SAW beribadah semalam suntuk di 10 hari terakhir Ramadhan. Suatu alkisah ketika sujud, beliau mendapat Lailatul Qadar saat tidak bergerak meskipun hujan deras.

Gus Baha juga tidak ingin meninggalkan keistimewaan malam Lailatul Qadar. Ia menyebutkan waktu malam mulia ini diidentikkan pada 10 hari terakhir Ramadhan.

Jika merujuk pada kebiasaannya, Gus Baha mengatakan bahwa, ia mencari Lailatul Qadar pada tanggal 11 Ramadhan yang menunjukkan tidak selalu di penghujung Ramadhan.

"Ada ulama berpendapat dimulai tanggal 1 Ramadhan. Berarti ada juga yang mencari (Lailatul Qadar) tanpa bersungguh-sungguh, tapi sejak tanggal 1 (Ramadhan)," tukasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Klimaks itu mulainya tanggal 1. Kalau mulainya tanggal 21, kata Malaikat 'Lho kok baru mencari sekarang?' berarti dianggap pemula. Makanya enggak dapat karena pemula," tandasnya.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT