Ragnar Oratmangoen Ternyata Punya Ala Buka Puasa yang Sederhana, Pemain Timnas Indonesia hanya Makan Kurma ketika...
- Instagram/@0ratmangoen
tvOnenews.com - Ragnar Oratmangoen mempunyai momen buka puasa yang sangat sederhana, selain berbicara persiapannya bersama Timnas Indonesia di bulan Ramadhan.
Sebagai pemain keturunan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen sempat menyita perhatian pecinta sepak bola Tanah Air, hanya perkara buka puasa Ramadhan menggunakan kurma.
Ragnar Oratmangoen menjadi satu-satunya pemain diaspora Timnas Indonesia menganut kepercayaan agama Islam. Wak Haji sapaan akrabnya, merasa bangga sebagai seorang mualaf.
Sejak berstatus Warga Negara Indonesia (WNI), Ragnar Oratmangoen bahkan menceritakan kisah perjalanan hidupnya, sekaligus kebutuhan spiritual yang didapatkan Wak Haji.
Ragnar Oratmangoen memiliki kisah awal mula mengapa mantap memilih mualaf. Hal ini tidak lepas dari peran lingkungannya, rata-rata teman kecilnya berstatus sebagai Muslim.
Ragnar tidak menyangka di sekelilingnya banyak orang Islam, sehingga hal itu menjadi pemantiknya untuk menemukan hidayah dalam hidupnya.
Pemain kelahiran asal Oss, Belanda itu bahkan mengaku, sangat sering diajak teman kecilnya pergi ke masjid untuk menemani mereka beribadah, walaupun ia hanya menunggu di pelataran masjid.
Tak disangka, Ragnar Oratmangoen memutuskan mualaf saat dirinya berusia 15 tahun. Kisah manis ini menjadi bahan ceritanya dibagikan kepada pecinta sepak bola Indonesia.
Ragnar juga sangat kental dalam urusan beribadah. Ia terlihat merasa bahagia ketika umrah bersama penggawa Timnas Indonesia yang beragama Islam sebelum bertanding melawan Arab Saudi.
Terkini, penyerang FCV Dender itu baru saja membagikan kabar terbarunya soal kebutuhan ibadah puasa pada periode Ramadhan 2025.
Cerita Ragnar Oratmangoen Puasa di Bulan Ramadhan 2025

- Instagram/@0ratmangoen
Dalam suatu wawancara, Wak Haji menjelaskan kondisi terkininya bagaimana menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 2025.
Persiapan mental dan fisik menjadi faktor terpenting menyeimbangkan puasanya agar tidak mengganggu persiapannya bersama Timnas Indonesia.
Timnas Indonesia akan kembali bertanding dalam dua laga lanjutan putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Australia dan Bahrain pada Maret 2025.
"Saya selalu berusaha untuk mempersiapkan diri secara mental dan fisik. Karena saya juga akan melaksanakan pertandingan penting. Jadi hal itu sangatlah penting bagi saya," ujar Ragnar Oratmangoen dikutip tvOnenews.com dari unggahan Instagram @0ratmangoen, Sabtu (8/3/2025).
Ia mengakui, sangat sulit mengatur antara puasa dan persiapan latihan bersama Timnas Indonesia. Sebab, puasa sangat menguras energinya sebagai pemain sepak bola.
"Ya, itu bisa menjadi sangat sulit, tetapi saya berusaha untuk mengonsumsi makanan yang baik bagi tubuh," katanya.
"Saya harus minum yang cukup, dan juga beristirahat di siang hari," sambung dia.
Selain kabar puasa di tengah persiapan Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen juga pernah mendapat sorotan publik, perkara hanya berbuka puasa menggunakan kurma di tengah pertandingan.
Ragnar Oratmangoen Buka Puasa dengan Kurma

- Kolase tvOnenews.com
Sebagai Muslim yang taat agama, momen menarik Ragnar Oratmangoen berbuka puasa hanya mengonsumsi kurma ketika masih berseragam Fortuna Sittard. Momen ini sebelum berpindah ke FCV Dender.
Kala itu, Ragnar Oratmangoen tengah melakoni pertandingan bersama Fortuna Sittard melawan PEC Zwolle pada laga pekan ke-26 Eredivisie pada Minggu (17/3/2024) dini hari WIB.
Dilansir tvOnenews.com dari unggahan X @idn_abroad, Sabtu, Ragnar kepergok berbuka puasa di tengah pertandingan antara Fortuna Sittard kontra PEC Zwolle di Stadion Fortuna Sittard.
Ragnar berbuka puasa ditemani oleh salah satu ofisial Fortuna Sittard di bangku cadangan. Hanya berbekal bingkisan berisi kurma, ia langsung menyantap kurma.
Uniknya, ia tidak makan kurma sambil berdiri, seolah-olah mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Ia mengambil posisi setengah berlutut sambil mengunyah kurma atas pemberian dari ofisial itu.
Sementara, tangan kanannya sambil memegang minuman saat menikmati kurma yang dikunyah olehnya.
(hap)
Load more