GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Besar Melanda Bekasi dan Jakarta, Benarkah Bencana Alam karena Perbuatan Dosa? Ini Pesan Buya Yahya

Buya Yahya menyoroti pendapat liar jika ada bencana alam dikaitkan dampak perbuatan dosa berkaca dari banjir besar di Bekasi dan Jakarta akibat hujan deras.
Rabu, 5 Maret 2025 - 20:51 WIB
Kondisi banjir di area parkir Mega Bekasi Hypermall & Buya Yahya
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/M Supyan Limpong & Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Hampir seluruh wilayah Bekasi dan sejumlah wilayah Jakarta mengalami banjir besar yang begitu hebat sejak tingginya intensitas hujan deras pada awal Maret 2025.

Banyak pihak memprediksi banjir besar di wilayah Bekasi dan Jakarta selain efek intensitas hujan yang meninggi, juga karena tanggul jebol.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (Wamen PU) Diana Kusumastuti menyampaikan, biang kerok banjir besar di wilayah Jabodetabek khususnya Bekasi, Jawa Barat bukan disebabkan karena tanggul jebol.

Namun, banjir melanda Bekasi memang karena intensitas hujan yang tinggi, sehingga debit air dari aliran sungai semakin meningkat.

Sementara, Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto menyampaikan, kondisi banjir di wilayah Bekasi pada tahun 2025 masuk dalam kategori paling parah, apabila dibandingkan tahun sebelumnya.

Kondisi debit air banjir yang tinggi di Bekasi
Kondisi debit air banjir yang tinggi di Bekasi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

 

Senada dengan Diana, Tri Adhianto menyebutkan, banjir melanda seluruh wilayah Bekasi karena curah hujan yang tinggi. Level air semakin meningkat dan tidak terbendung lagi.

"Banjir ini luar biasa. Level air pada jam 2 pagi hampir mendekati angka 600 cm, padahal biasanya puncak air berada di angka 560 cm. Puncaknya terjadi sekitar jam 4 pagi dengan ketinggian mencapai 800 hingga 820 cm," ujar Tri Adhianto kepada awak media, Rabu (5/3/2025).

Tri Adhianto terus menginformasikan hingga saat ini, Pemerintah Kota Bekasi bersama BNPB hingga Kementerian Sosial (Kemensos), masih menyalurkan bantuan untuk warga terdampak banjir.

Kondisi banjir memilukan terjadi di wilayah Jabodetabek, khususnya Bekasi dan Jakarta mengingatkan banyak asumsi liar bahwa, bencana alam sering dikaitkan dengan perbuatan dosa.

Pendapat liar mengenai bencana alam, seperti gempa bumi, banjir, dan sebagainya akibat perbuatan dosa, setidaknya mengingatkan ceramah Buya Yahya.

Seperti apa Buya Yahya menanggapi bencana alam seperti banjir, gempa bumi, tsunami, dan sebagainya karena perbuatan dosa? Simak penjelasannya di bawah ini!

Penjelasan Buya Yahya

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • YouTube

 

Pengasuh LPD Al Bahjah, KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya mendapat pertanyaan dari jemaahnya. Kebetulan mengulas penyebab bencana alam akibat perbuatan dosa dilakukan oleh manusia.

Sebagai pendakwah karismatik, Buya Yahya menjawab, bencana banjir tidak serta merta akibat perbuatan dosa, tetapi juga bisa sebagai ujian dari Allah SWT kepada orang-orang tak berbuat dosa.

Buya Yahya menambahkan, jika bencana alam diperuntukkan orang yang berbuat maksiat, pastinya Allah SWT memiliki tujuan agar mereka mendapat ampunan, setidaknya ada keringanan pada dosanya.

"Kalau pertanyaan ini, Allah SWT melimpahkan musibah, bisa saja Allah limpahkan kepada orang yang tidak bersalah untuk mengangkat derajatnya, kepada orang bersalah untuk diampuni dosanya," ujar Buya Yahya dikutip tvOnenews.com dari channel YouTube Al-Bahjah TV, Rabu.

Bagi Buya Yahya, pendapat ini sudah memunculkan kekeliruan, apalagi dampaknya begitu dahsyat karena bisa menuntun orang lain terjebak dalam kesesatan.

Pendakwah kelahiran asal Blitar itu menegaskan, jika ada bencana alam yang memporak-porandakkan suatu wilayah, jangan selalu dikaitkan dengan hukuman.

Sebagai manusia, kata Buya Yahya, seharusnya memberikan kedamaian dan kenyamanan hidup, bukan untuk menakuti orang lain, sehingga menjadi ketakutan bagi semua orang.

Menjaga Lisan jika Ada Bencana Alam

Kondisi lumpur bekas banjir di Bekasi
Kondisi lumpur bekas banjir di Bekasi
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

 

"Tolong jaga lisan jangan berkata, wah wilayah ini para pendosa semuanya, banyak maksiatnya," pesan Buya Yahya.

Buya Yahya tidak menginginkan ada ketakutan dari perspektif tersebut, karena sangat mempengaruhi orang-orang yang terdampak banjir dan bencana lainnya.

Menurutnya, pandangan seperti itu harus dihilangkan. Bagi orang yang terus berpendapat bencana sama saja akibat dosa, maka mereka masuk golongan orang yang menentang takdir dari Allah SWT.

"Ayo ubah cara pandang itu! Memang betul maksiat mengundang musibah dari Allah tapi kalau sudah melihat orang tertimpa musibah begitu kita perlu menilai begini," tegasnya.

"Iya yang salah semoga menjadi sebab diampuni oleh Allah SWT," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya sebelum menutup tausiyahnya, berpesan kepada orang yang tidak terdampak banjir, minimal hal paling kecil dari mereka adalah mengirimkan doa.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT