News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

9 Fakta Menarik Perang Badar, Kemenangan Besar Umat Nabi Muhammad SAW di Bulan Ramadhan

Perang Badar berlangsung pada 17 Ramadhan 2 Hijriah/624 Masehi menjadi saksi kaum Muslimin dipimpin Nabi Muhammad SAW mengalahkan ribuan pasukan kaum Quraisy.
Selasa, 4 Maret 2025 - 18:03 WIB
Ilustrasi Perang Badar
Sumber :
  • U Report

tvOnenews.com - Siapa yang belum mengetahui fakta dan sejarah dari Perang Badar? Perang ini memberikan perhatian serius sekaligus menjadi kemenangan umat Nabi Muhammad SAW.

Ya, Perang Badar adalah peperangan besar yang terjadi ketika umat Muslim memerangi kaum Quraisy. Pertempuran ini berlangsung saat di tengah-tengah bulan Ramadhan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Siapa sangka, Perang Badar mengingatkan kita bahwa, jumlah umat Nabi Muhammad SAW yang sedikit, tidak melunturkan kobaran semangat dan perjuangan untuk memerangi musuh.

Bulan Ramadhan tidak sekadar bulan suci saja, tetapi memberikan sejarah besar karena umat Islam menang telak atas kaum Quraisy. Hal ini memunculkan fakta-fakta menarik yang terjadi di Perang Badar.

tvOnenews.com akan membagikan sejumlah fakta menarik atas rangkuman seputar Perang Badar sebagai berikut:

9 Fakta Menarik Perang Badar Kemenangan Umat Islam di Bulan Ramadhan

Ilustrasi perang
Ilustrasi perang
Sumber :
  • Freepik

 

1. Perang Umat Islam saat Puasa

Tak disangka, Perang Badar ibarat peperangan yang melelahkan bagi umat Islam. Peperangan melawan keras kaum Quraisy berlangsung pada 17 Ramadhan 2 Hijriah/624 Masehi.

Nabi Muhammad SAW kala itu sudah berhijrah dari Makkah ke Madinah selama dua tahun. Pada kesempatan ini, umat Islam memerangi kaum Quraisy yang dipimpin oleh Abu Jahal.

Merujuk dalam Fiqhus-Siroh karya Muhammad Al-Gazali, peperangan ini bermula saat kafilah besar kaum kafir Quraisy di bawah pimpinan Abu Sufyan bertolak ke Makkah dari Syam.

Perjalanan kafilah besar ini bukan sekadar sembarangan, setiap unta yang dibawa berisi sekitar 50.000 dinar emas. Padahal, kafilah dari kaum Quraisy tersebut hanya berjumlah sekitar 30-40 orang.

Merujuk dari One Path Network, ada mata-mata melapor kepada Abu Sufyan bahwa, kaum Muslim menghentikan karavan berisi senjata. Mereka mengetahui karavan itu akan digunakan memerangi kaum Muslim.

Setelah mata-mata berbagi informasi, Abu Sufyan melaporkan kepada Abu Jahal, pemimpin kaum Quraisy. Abu Sufyah akhirnya membentuk pasukan di Makkah dan terjadilah Perang Badar.

2. Pengusiran dan Penindasan Umat Islam di Makkah

Pemicu awal Perang Badar bermula bagaimana kondisi yang diterima oleh kaum Muslim di Makkah. Mereka kerap kali mendapat perlakuan tidak pantas.

Beragam penindasan kaum Quraisy kepada kaum Muslim tidak hanya sekali dua kali, tetapi sangat sering hingga terjadinya pengusiran. Umat Muslim juga merasakan perampasan harta dan dagangan sebagai makanan mereka sehari-hari.

3. Penindasan Berlanjut di Madinah

Penderitaan kaum Muslim belum selesai saat hijrah ke Madinah. Mereka tetap mendapat penindasan atas kaum Quraisy yang menargetkan kaum Muslimin, bahkan masih sering terjadi penyiksaan dan perampasan dagangan.

4. Badar Nama Tempat untuk Berperang

Bagi Anda belum mengetahui mengapa peperangan tersebut dinamakan Perang Badar, salah satunya karena terjadi di sebuah tempat bernama Badar.

Badar memiliki catatan sejarah yang panjang karena dijadikan lokasi Perang Badar. Tempat bersejarah ini terletak di bagian sebelah Barat Daya Madinah.

Siapa sangka, Badar menjadi salah satu tempat favorit bagi Nabi Muhammad SAW untuk membuat pos. Karavan yang beriringan di perjalanan bisa menggunakan pos tersebut sebagai tempat istirahat.

5. Pasukan Kaum Quraisy 1000 Orang, Kaum Muslim hanya 313 Orang

Jumlah pasukan antara Kaum Quraisy dan Kaum Muslim ini setelah Abu Sufyan mendapat laporan dari mata-mata tersebut. Kemudian, Abu Jahal langsung bereaksi keras atas informasi itu.

Sebenarnya kaum Quraisy tidak menginginkan urusan ini berlarut-larut, namun atas perintah dari atasan membuat para kabilah di Makkah membentuk bala bantuan.

Bala bantuan untuk memerangi kaum Muslimin tidak sedikit, kabilah-kabilah di Makkah mengirim kisaran 1000 orang. Jumlah ini di luar dugaan Nabi Muhammadd SAW.

Nabi Muhammad SAW sedari awal hanya melakukan penyergapan biasa atas pasukan yang dikerahkan beliau kepada kabilah dagang kafir Quruaisy.

Mau tidak mau, kaum Muslimin membentuk pasukan Islam hanya jumlah seadanya dengan jumlah 313 orang. Sebaliknya, kaum kafir Quraisy sudah berjumlah 1.300 orang.

6. Perang Besar Pertama Umat Islam

Melalui jumlah pasukan yang tidak seimbang ini mencetak sejarah daripada peperangan sebelumnya semasa zaman Nabi Muhammad SAW. Pasukan kaum Muslimin hanya terbagi dua barisa terdiri dari Muhajirin dan Anshor.

Melansir dari laman MUI, barisan Muhajirin dan Anshor menjadi kekuatan pasukan besar umat Muslim bergerak dari sisi utara. Pergerakan ini secara terang-terangan melalui jalan utama ke Makkah untuk sampai ke Lembah Badar.

7. Duel Sengit Kedua Belah Pihak

Peperangan ini menciptakan duel antara Hamzah bin Abdul Muthalib dan Al-Aswad bin ‘Abdul-Asad al-Makhzumi. Kebetulan, Al-Aswad berasal dari tokoh Bani Makhzum.

Tak disangka, Hamzah sukses menekuk Al-Aswad sebelum terjadinya duel yang semakin memanas dengan senjata andalan, setidaknya kedua belah pihak saling menyerang menciptakan hujan panah.

Selain itu, tiga tokoh kaum Quraisy, yakni Shaibah, Al Walib bin Utbah, dan Utbah bin Rabiah kalah telak dibekukan oleh Ali RA, Hamzah, dan Ubaidah bin Harits RA melalui duel pedang.

8. Kemenangan Besar Perang Pertama Umat Islam

Kemenangan ini mengangkat moral kaum Muslimin atas kekejaman yang dilakukan oleh kaum Quraisy. Posisi Nabi Muhammad SAW juga semakin menguat di Madinah setelah menang dari pertempuran Perang Badar.

Kemangan Perang Badar tidak lepas bantuan dari Allah SWT yang mengirim seribu malaikat, sebagaimana diabadikan dalam dalil Al Quran dari redaksi Surat Al Anfal Ayat 9, Allah SWT berfirman:

اِذْ تَسْتَغِيْثُوْنَ رَبَّكُمْ فَاسْتَجَابَ لَكُمْ اَنِّيْ مُمِدُّكُمْ بِاَلْفٍ مِّنَ الْمَلٰۤىِٕكَةِ مُرْدِفِيْنَ

Artinya: "(Ingatlah) ketika kamu memohon pertolongan kepada Tuhanmu, lalu Dia mengabulkan(-nya) bagimu (seraya berfirman), “Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu berupa seribu malaikat yang datang berturut-turut." (QS. Al Anfal, 8:9)

9 Abu Jahal Tewas oleh Pasukan Anshor

Siapa yang tidak mengetahui Abu Jahal? Sosok musuh paling kejam dan jahat yang selalu memerangi Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW ibaratnya menyamakan Abu Jahal adalah Fir'aun khusus umat Islam.

Abu Jahal merupakan julukan akibat selalu memusuhi bahkan memerangi umat Islam tiada hentinya. Jika melihat latar belakang dari kaum Quraisy, Abu Jahal berasal dari anggota klan Bani Makhzum.

Nahasnya, kisah hidupnya berakhir tragis karena dibunuh oleh dua anak dari al-Anshor dalam Perang Badar. Kedua anak itu memiliki latar belakang yang sederhana sekadar dari keluarga petani.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Itulah sembilan fakta menarik seputar Perang Badar. Melalui peperangan ini memberikan makna, kalah jumlah bukan berarti mengalami kekalahan. Dengan kegigihan dan pertolongan Allah SWT, umat Islam mendapat kemenangan terbesarnya dalam sejarah perang.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi Selidiki Dugaan Tindak Pidana Kasus PRT Terjun dari Lantai 4 Indekos di Jakarta Pusat

Polisi tengah mendalami insiden dua orang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial R dan D yang terjun dari lantai 4 sebuah indekos di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/4/2026) malam.
Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf), Irene Umar menyampaikan apresiasi dan berharap agar Pagelaran Sabang Merauke yang digelar pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, dapat menggugah rasa cinta terhadap tanah air.
iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte akan menggelar Pagelaran Sabang Merauke dengan mengusung tema 'Hikayat Srikandi Nusantara' yang akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.
Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Langkah Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 sedikit tersendat. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ..
Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Komisi I DPR RI mendesak pemerintah segera menghidupkan kembali dukungan anggaran operasional wilayah di Maluku dan Maluku Utara.
Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara

Trending

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara
Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan amalan sederhana namun jadi kunci membuka pintu aliran rezeki di saat menjadi pengangguran dan sulit dapat kerja.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Berkiprah di liga-liga top Eropa menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pemain Timnas Indonesia. Berdasarkan taksiran Transfermarkt per April 2026, nilai ...
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho dicoret, berikut daftar 23 pemain Timnas Indonesia yang diprediksi akan dipanggil John Herdman ke pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026.
Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT