News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Tiga Rakaat, Jumlah Rakaat Shalat Witir Sesuai Sunnah Rasulullah SAW Ternyata Segini, Buya Yahya Uraikan 3 Hadis

Pendakwah karismatik Buya Yahya mengupas tuntas jumlah rakaat shalat Witir sunnah Rasulullah SAW jika bukan tiga rakaat saja dari perbandingan hadis riwayat.
Sabtu, 1 Maret 2025 - 03:07 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Jumlah rakaat shalat Witir apabila menerapkan sesuai sunnah Rasulullah SAW jauh lebih baik, karena sudah mengikuti salah satu suri teladan beliau.

Buya Yahya sering mendengar, kalau rakaat shalat Witir jika berdasarkan sunnah Rasulullah SAW sebanyak tiga rakaat, sehingga mereka selalu menutupi ibadahnya dengan jumlah tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Buya Yahya menyampaikan, jikalau berjumlah tiga rakaat, ia mengambil jumlah rakaat shalat Witir sunnah Rasulullah SAW dari beberapa hadis.

"Kita bicara tentang Witirnya Rasulullah. Dalam riwayat yang banyak, Rasulullah disebutkan bermacam-macam rakaat yang pernah dilakukan oleh Nabi Shalallahu 'alaihi wassalam," ucap Buya Yahya dinukil tvOnenews.com dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Senin (1/3/2025).

Pengasuh LPD Al Bahjah itu menyebutkan, hadis pertama mengarahkan berapa jumlah rakaat Witir Rasulullah SAW, berdasarkan pemaparan dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'Anhu.

"Jadi Nabi Muhammad adalah Witirnya dengan cara dua-dua, ini dalam satu hadis dari Abdullah bin Umar, seorang laki-laki bertanya kepada Nabi tentang shalat malam," terang dia.

Hadis Riwayat Shalat Witir 2 Rakaat dari Ibnu Umar RA

Ilustrasi shalat Witir
Ilustrasi shalat Witir
Sumber :
  • Kemenag

 

Mengutip dari almanhaj, hadis riwayat mengarahkan shalat Witir berjumlah dua rakaat dari redaksi hadis Al-Qasim dari Abdullah bin Umar RA, ia berkata, Rasulullah SAW bersabda:

"Shalat pada waktu malam itu dua-dua rakaat. Bila engkau hendak menyelesaikannya, hendaknya shalat satu rakaat itu bisa menjadi Witir dari shalat yang sudah kamu lakukan."

Hadis riwayat dari Abdullah bin Umar Radhiyallahu 'Anhu ini menjelaskan, setiap pelaksanaan Witir yang dikerjakan berdasarkan hitungan dua rakaat.

Setelah Rasulullah SAW menyelesaikan masing-masing Witir dengan dua rakaat, kemudian beliau baru menutupinya langsung dengan satu rakaat.

Buya Yahya melanjutkan, Witir yang dikerjakan dua rakaat dengan catatan apabila cukup dari segi waktunya. Namun, jumlah rakaat paling terbaik adalah satu rakaat.

Shalat Witir 1 Rakaat Lebih Baik

Ilustrasi berdoa setelah shalat Witir
Ilustrasi berdoa setelah shalat Witir
Sumber :
  • Freepik

 

"Kalau memang bangun tidurnya telat, waktunya enggak cukup, jangan banyak-banyak Witirnya cukup saja satu. Ini menunjukkan bahwa, paling sedikitnya Witir itu satu rakaat," katanya.

Redaksi hadis riwayat Witir satu rakaat juga merujuk dari hadis riwayat Abdullah bin Umar RA, Rasulullah SAW bersabda:

"Witir adalah satu raka’at di akhir malam."

Penjelasan ini mendapat respons dari hadis riwayat Abu Mijlaz, Abdullah Ibnu Umar bercerita:

"Aku pernah bertanya kepada Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma tentang Witir. Beliau menjawab : “Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 'Satu raka’at di akhir malam'."

Tidak Ada yang Tahu Jumlah Rakaat Shalat Witir Nabi SAW

Ilustrasi shalat Witir
Ilustrasi shalat Witir
Sumber :
  • iStockPhoto

 

Buya Yahya mengambil ulasan hadis riwayat dari Sayyidah Aisyah RA. Hadis ini menggambarkan sebelum Aisyah bangun tidur, Rasulullah SAW sudah mengerjakan sejumlah rakaat Witir.

"Nabi SAW melakukan shalat dulu, sementara Siti Aisyah tidur melintang di tempat sujudnya beliau. Dari kisah itu saja menunjukkan Nabi Muhammad shalatnya banyak," jelasnya.

Pendakwah karismatik itu memaparkan bahwa, Rasulullah SAW ketika Witir, beliau selalu melipat kakinya Aisyah RA. Tak ayal, kamarnya sangat sempit tetapi tidak menghentikan ibadah Witirnya.

Alih-alih, Nabi Muhammad SAW turut membangunkan Siti Aisyah RA untuk Witir berjamaah. Namun, sesungguhnya bahwa beliau sudah lebih dulu mengisi separuh jumlah rakaat Witir sesuai sunnahnya.

"Berarti shalat Nabi itu separuh tidak diketahui Siti Aisyah, separuhnya lagi diketahui istrinya beliau, jelas? Hadis ini dari Imam Bukhari," pungkasnya.

Buya Yahya menutupkan, beberapa hadis riwayat ini jangan sampai shalat Witir yang ditekankan luntur, karena beberapa pemaparan jumlah rakaat Witir tersebut adalah sunnah Nabi Muhammad SAW.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulan: Berdasarkan tiga hadis riwayat tersebut, tidak ada kepastian berapa jumlah rakaat shalat Witir sesuai sunnah. Namun, Rasulullah SAW pernah mengerjakan 2+2+1 rakaat dan hanya satu rakaat Witir lebih baik.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT