News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kalau Lagi Sakit Haruskah Shalat Mengarah Kiblat? Ternyata Buya Yahya Bilang Hukum Sebenarnya...

Buya Yahya menjelaskan hukum bagi orang sakit yang benar-benar sulit bergerak memilih shalat tidak sesuai menghadap ke kiblat, tepatnya mengarah ke Ka'bah.
Jumat, 28 Februari 2025 - 18:56 WIB
Buya Yahya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Al-Bahjah TV

tvOnenews.com - Umat Muslim sedang sakit bertahun-tahun tidak bisa bergerak, sehingga banyak yang mengerjakan shalat tetapi tidak sesuai dengan kiblat.

Buya Yahya mendapat sebuah pertanyaan, salah satu jemaahnya yang bertanya terkait salah satu anggota keluarganya mengalami sakit parah, shalat yang dikerjakan sulit menghadap ke kiblat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jemaah tersebut kembali melanjutkan seorang keluarganya tidak bisa bergerak, tetapi bersikeras agar shalat tetap mengarah kiblat. Buya Yahya menguraikan hukumnya apabila tidak sesuai kiblat.

Menurut Buya Yahya, hukumnya dalam syariat agama Islam sudah jelas, bahwa kiblat menjadi acuan penting untuk mengerjakan shalat. Seluruh umat Muslim harus beribadah ke arah Ka'bah.

Buya Yahya
Buya Yahya
Sumber :
  • Istimewa

 

"Shalat memang tetap menghadap kiblat adalah keharusan," kata Buya Yahya dilansir tvOnenews.com dari channel YouTube Buya Yahya, Jumat (28/2/2025).

Kiblat adalah salah satu rukun shalat. Artinya, umat Muslim harus menghadap Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi.

Buya Yahya menjelaskan ada beberapa cara shalat bagi orang yang sakit, apalagi sulit bergerak mengharuskan mereka, setidaknya wajib mengarah kiblat saat beribadah kepada Allah SWT.

Cara Shalat Menghadap Kiblat untuk Orang Sakit

Ilustrasi shalat menghadap Ka bah (kiblat)
Ilustrasi shalat menghadap Ka'bah (kiblat)
Sumber :
  • iStockPhoto

 

"Cuma bagi yang shalatnya telentang, menghadap kiblatnya adalah kakinya diarahkan ke kiblat, telentang begini, tengkuknya diganjal sedikit biar dadanya sedikit bisa menghadap ke kiblat," jelas dia.

Jenis-jenis penyakit yang berefek pada sistem gerak tubuh, di antaranya Ataksia, Parkinson, Distonia, Myasthenia gravis, Tremor, dan sebagainya.

Penyakit menyebabkan tubuh terasa kaku rata-rata mengalami stroke, sehingga mereka sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuhnya, karena adanya gangguan sistem saraf gerak di tubuhnya.

Namun begitu, pengasuh LPD Al Bahjah itu menegaskan shalat harus menghadap ke kiblat dan hukumnya tidak bisa diubah semena-mena, terlebih lagi sesuai kemauan manusia.

"Harus itu. Kalau di rumah sakit seenggaknya minta izin digeser sedikit (jika tidak sesuai kiblat)," ujarnya.

Buya Yahya mengatakan orang yang sakit jikalau tetap terbatas pada kemampuannya, maka tidak masalah shalat sesuai tenaganya sebagai tolak ukur ibadahnya.

Orang Sakit Boleh Shalat Semampunya

Ilustrasi orang sakit shalat sambil duduk
Ilustrasi orang sakit shalat sambil duduk
Sumber :
  • Freepik

 

"Kalau enggak ada yang menggeser, ya lain cerita, enggak ada yang nolong, shalat semampunya. Enggak bisa kita merubah-ubah, ya sudah shalat semampunya," katanya.

Pelaksanaan shalatnya mendapat keringanan, namun tidak menjadi alasan kondisi yang dialaminya enggan mengarah ke kiblat, jika tidak ada yang menolongnya, masih dimaafkan.

Buya Yahya menyebutkan, keringanan ini hanya berlaku saat sakit. Sebaliknya, apabila sudah sembuh tetap mengganti shalatnya yang tidak sesuai ke arah kiblat.

Qadha shalat tidak sesuai kiblat merupakan salah satu keringanan. Islam memberikan pedoman untuk umatnya yang ingin beribadah saat kedapatan posisi tersulit atau terdesak.

"Selagi bisa menghadap kiblat harus menghadap ke kiblat," tukasnya.

Keringanan Golongan yang Shalat Tidak Menghadap Kiblat

Ilustrasi shalat di kendaraan
Ilustrasi shalat di kendaraan
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Muhammadiyah Yogyakarta

 

Ada dua golongan yang mendapat keringanan jikalau shalat tidak mengarah ke kiblat, yakni golongan orang sakit dan ketika berkendara.

Dikutip dari laman Quran Kemenag, kebebasan shalat tidak mengarah kiblat telah termaktub dari redaksi Surat Al Baqarah Ayat 239, Allah SWT berfirman:

فَاِنْ خِفْتُمْ فَرِجَالًا اَوْ رُكْبَانًا ۚ فَاِذَآ اَمِنْتُمْ فَاذْكُرُوا اللّٰهَ كَمَا عَلَّمَكُمْ مَّا لَمْ تَكُوْنُوْا تَعْلَمُوْنَ

Artinya: "Jika kamu berada dalam keadaan takut, salatlah dengan berjalan kaki atau berkendaraan. Lalu, apabila kamu telah aman, ingatlah Allah (salatlah) sebagaimana Dia telah mengajarkan kepadamu apa yang tidak kamu ketahui." (QS. Al Baqarah, 2:238)

Namun, jika mereka bisa menghadap kiblat, maka wajib melakukannya karena kiblat bagian rukun shalat yang tidak bisa ditinggalkan oleh umat Muslim.

Dalam redaksi hadis riwayat dari Ibnu Umar RA meriwayatkan seseorang menyambangi Rasulullah SAW, begini bunyinya:

"Sesungguhnya Allah SWT telah menurunkan Al Quran (wahyu) pada suatu malam yang berisikan perintah agar menghadap ke arah kiblat, Rasulullah SAW lantas menghadap ke arah kiblat. Saat itu, wajah beliau mengarah ke arah Syam kemudian Rasulullah SAW memutar tubuhnya. (HR. Bukhari & Muslim)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kesimpulan: Orang sakit tetap wajib mengerjakan shalat ke arah kiblat, dengan catatan jikalau kondisinya sudah tidak mampu, masih mendapat keringanan tak menghadap kiblat. Ibaratnya, sama saja seperti orang melakukan perjalanan jauh tidak diwajibkan namun disarankan sesuai mengarah ke Ka'bah.

(far/hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT